Rabu, 29 Oktober 2008
teka teki
teka-teki Imam Al-GhazaliSuatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya, lalu beliau bertanya ( Teka Teki ) : Imam Ghazali: "Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?" Murid 1: "Orang tua" Murid 2: "Guru" Murid 3: "Teman" Murid 4: "Kaum kerabat" Imam Ghazali: "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran :185). Imam Ghazali: "Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?" Murid 1: " Negeri Cina " Murid 2: "Bulan" Murid 3: "Matahari" Murid 4: "Bintang-bintang" Iman Ghazali: "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".Iman Ghazali: "Apa yang paling besar didunia ini ?" Murid 1: "Gunung" Murid 2: "Matahari" Murid 3: "Bumi" Imam Ghazali: "Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A"raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka." Imam Ghazali: "Apa yang paling berat didunia?" Murid 1: "Baja" Murid 2: "Besi" Murid 3: "Gajah" Imam Ghazali: "Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah." Imam Ghazali: "Apa yang paling ringan di dunia ini ?" Murid 1: "Kapas" Murid 2: "Angin " Murid 3: "Debu" Murid 4: "Daun-daun" Imam Ghazali: "Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SHALAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan shalat " Imam Ghazali: "Apa yang paling tajam sekali didunia ini ?" Murid- Murid dengan serentak menjawab: " Pedang " Imam Ghazali: " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasan saudaranya sendiri.
Isnin, 20 Oktober 2008
babi
PENEMUAN MENARIK BERKENAAN KHINZIRHal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropah dan Amerika di mana daging babi adalah makanan asas dalam hidangan mereka.
Dalam kesempatan ini, saya fikir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya mengenai rahsia diharamkannya babi dalam Islam.Mereka bertanya kepada Imam, "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram,kerana ia memakan sampah yang mengandung cacingpita, mikroba-mikroba dan bakteria-bakteria lainnya.
Hal itu sekarang ini sudah tidak ada.Kerana babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteria dan mikroba lainnya.?"Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab,"Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahsia." Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas.
Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut. Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.
Selanjutnya beliau berkata, "Saudara-saudara, daging babi membunuh ghirah' orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanparasa cemburu, dan was-was, kerana daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.
Dalam kesempatan ini, saya fikir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya mengenai rahsia diharamkannya babi dalam Islam.Mereka bertanya kepada Imam, "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram,kerana ia memakan sampah yang mengandung cacingpita, mikroba-mikroba dan bakteria-bakteria lainnya.
Hal itu sekarang ini sudah tidak ada.Kerana babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteria dan mikroba lainnya.?"Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab,"Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahsia." Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas.
Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut. Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.
Selanjutnya beliau berkata, "Saudara-saudara, daging babi membunuh ghirah' orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanparasa cemburu, dan was-was, kerana daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.
babi
PENEMUAN MENARIK BERKENAAN KHINZIRHal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropah dan Amerika di mana daging babi adalah makanan asas dalam hidangan mereka.
Dalam kesempatan ini, saya fikir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya mengenai rahsia diharamkannya babi dalam Islam.Mereka bertanya kepada Imam, "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram,kerana ia memakan sampah yang mengandung cacingpita, mikroba-mikroba dan bakteria-bakteria lainnya.
Hal itu sekarang ini sudah tidak ada.Kerana babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteria dan mikroba lainnya.?"Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab,"Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahsia." Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas.
Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut. Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.
Selanjutnya beliau berkata, "Saudara-saudara, daging babi membunuh ghirah' orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanparasa cemburu, dan was-was, kerana daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.
Dalam kesempatan ini, saya fikir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Mereka bertanya kepadanya mengenai rahsia diharamkannya babi dalam Islam.Mereka bertanya kepada Imam, "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram,kerana ia memakan sampah yang mengandung cacingpita, mikroba-mikroba dan bakteria-bakteria lainnya.
Hal itu sekarang ini sudah tidak ada.Kerana babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteria dan mikroba lainnya.?"Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab,"Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahsia." Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas.
Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut. Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.
Selanjutnya beliau berkata, "Saudara-saudara, daging babi membunuh ghirah' orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanparasa cemburu, dan was-was, kerana daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.
Khamis, 16 Oktober 2008
hamzah fansuri
Hamzah Fansuri tokoh sastera moden?
PERSOALAN siapa yang boleh dianggap tokoh pelopor kesusasteraan Melayu moden sudah dianggap perdebatan `klasik'. Pertanyaan sebegini semakin dilupakan khalayak dan sarjana sastera tempatan mahu pun Nusantara.
Dalam perdebatan klasik ini, Abdullah Abdul Kadir Munshi dianggap bapa kepada perkembangan Kesusasteraan Melayu Moden. Ini berdasarkan ciri-ciri yang ditonjolkan dalam beberapa karyanya, seperti Hikayat Abdullah dan Hikayat Pelayaran Abdullah ke Kelantan.
Persoalannya adakah perdebatan ini telah berakhir dan kesimpulannya `memenangkan' Munshi Abdullah sebagai tokoh tersebut? Apakah tidak ada tokoh lain yang boleh `mencabar' kedudukan ini?
Tidak dinafikan karya-karya Abdullah berjaya memisahkan diri dari mata rantai konsep dan gaya penulisan sastera tradisional dan sastera istana yang sememangnya mempunyai ciri dan karakter tersendiri.
Timbul pula persoalan, di manakah kedudukan tokoh-tokoh lain seperti Hamzah Fansuri yang memperlihatkan beberapa pembaharuan dalam perkembangan sastera Islam dan sufi.
Beliau juga mula memisahkan diri dari konteks sastera istana.
Mengambil pendapat pensyarah Universiti Teknologi Nanyang, Singapura, Prof. Madya Hadijah Rahmat, kedua-dua tokoh tersebut memberi sumbangan besar ke arah perkembangan sastera moden.
1. Hamzah Fansuri: meskipun cenderung kepada aspek-aspek sufisme tetapi karya-karyanya tetap menonjolkan nilai-nilai sastera Melayu yang memisahkan diri dari pelbagai ciri sastera tradisional.
· Karya-karya Hamzah yang sufistik sifatnya `melanggar' ciri-ciri sastera tradisional yang memperlihatkan keakuan sesebuah karya yang melukiskan pertemuan dengan Pencipta, Cinta dan Keindahan Abadi untuk membawa manusia kepada Allah.
· Kenyataan ini amatlah luar biasa jika dibandingkan dengan falsafah hidup pada umumnya, konsep sastera dan kepengarangan yang terungkap dan dilahirkan dalam masyarakat dan sastera Melayu sebelumnya,''
Sufisme
· Karya-karya sufisme dalam bentuk syair telah mengubah perspektif dan fungsi sastera ini. Beliau telah memperkenalkan satu dimensi baru untuk memahami kehidupan dan keindahan.
· Hamzah telah memperkenalkan suatu dimensi baru untuk memahami kehidupan dan keindahan. Karya-karyanya memacarkan kesatuan estetika, kepaduan, keutuhan dan kesejagatan yang membentuk perubahan dan pembangunan dalam sastera Melayu.
· Sesungguhnya, Hamzah melalui pengalaman peribadi dan dirinya sebagai fokus telah menukar konsep sastera, kepengarangan dan konsep diri. Paling penting beliau telah mengungkapkan perubahan dari segi persepsi kehidupan dunia Melayu.
· Hamzah memberi sumbangan yang sangat besar kepada kesusasteraan Melayu dan Nusantara. Hasilan karyanya mengandungi benih-benih inovasi yang kemudiannya di warisi oleh pengarang Melayu seperti Abdullah Munshi, Raja Ali Haji dan Salleh Perang.
· Hamzah berjaya memadukan semua unsur-unsur inovasi tersebut dengan indah dan berkesan. Yang menarik, karya-karya ini dihasilkan jauh lebih awal dari pengarang tersebut, termasuk Abdullah.
· Oleh itu, pembaharuan yang di bawa oleh Hamzah dianggap menjangkau zaman dan generasinya sehingga unsur pembaharuan dan nilai moden berjaya ditonjolkan
PERSOALAN siapa yang boleh dianggap tokoh pelopor kesusasteraan Melayu moden sudah dianggap perdebatan `klasik'. Pertanyaan sebegini semakin dilupakan khalayak dan sarjana sastera tempatan mahu pun Nusantara.
Dalam perdebatan klasik ini, Abdullah Abdul Kadir Munshi dianggap bapa kepada perkembangan Kesusasteraan Melayu Moden. Ini berdasarkan ciri-ciri yang ditonjolkan dalam beberapa karyanya, seperti Hikayat Abdullah dan Hikayat Pelayaran Abdullah ke Kelantan.
Persoalannya adakah perdebatan ini telah berakhir dan kesimpulannya `memenangkan' Munshi Abdullah sebagai tokoh tersebut? Apakah tidak ada tokoh lain yang boleh `mencabar' kedudukan ini?
Tidak dinafikan karya-karya Abdullah berjaya memisahkan diri dari mata rantai konsep dan gaya penulisan sastera tradisional dan sastera istana yang sememangnya mempunyai ciri dan karakter tersendiri.
Timbul pula persoalan, di manakah kedudukan tokoh-tokoh lain seperti Hamzah Fansuri yang memperlihatkan beberapa pembaharuan dalam perkembangan sastera Islam dan sufi.
Beliau juga mula memisahkan diri dari konteks sastera istana.
Mengambil pendapat pensyarah Universiti Teknologi Nanyang, Singapura, Prof. Madya Hadijah Rahmat, kedua-dua tokoh tersebut memberi sumbangan besar ke arah perkembangan sastera moden.
1. Hamzah Fansuri: meskipun cenderung kepada aspek-aspek sufisme tetapi karya-karyanya tetap menonjolkan nilai-nilai sastera Melayu yang memisahkan diri dari pelbagai ciri sastera tradisional.
· Karya-karya Hamzah yang sufistik sifatnya `melanggar' ciri-ciri sastera tradisional yang memperlihatkan keakuan sesebuah karya yang melukiskan pertemuan dengan Pencipta, Cinta dan Keindahan Abadi untuk membawa manusia kepada Allah.
· Kenyataan ini amatlah luar biasa jika dibandingkan dengan falsafah hidup pada umumnya, konsep sastera dan kepengarangan yang terungkap dan dilahirkan dalam masyarakat dan sastera Melayu sebelumnya,''
Sufisme
· Karya-karya sufisme dalam bentuk syair telah mengubah perspektif dan fungsi sastera ini. Beliau telah memperkenalkan satu dimensi baru untuk memahami kehidupan dan keindahan.
· Hamzah telah memperkenalkan suatu dimensi baru untuk memahami kehidupan dan keindahan. Karya-karyanya memacarkan kesatuan estetika, kepaduan, keutuhan dan kesejagatan yang membentuk perubahan dan pembangunan dalam sastera Melayu.
· Sesungguhnya, Hamzah melalui pengalaman peribadi dan dirinya sebagai fokus telah menukar konsep sastera, kepengarangan dan konsep diri. Paling penting beliau telah mengungkapkan perubahan dari segi persepsi kehidupan dunia Melayu.
· Hamzah memberi sumbangan yang sangat besar kepada kesusasteraan Melayu dan Nusantara. Hasilan karyanya mengandungi benih-benih inovasi yang kemudiannya di warisi oleh pengarang Melayu seperti Abdullah Munshi, Raja Ali Haji dan Salleh Perang.
· Hamzah berjaya memadukan semua unsur-unsur inovasi tersebut dengan indah dan berkesan. Yang menarik, karya-karya ini dihasilkan jauh lebih awal dari pengarang tersebut, termasuk Abdullah.
· Oleh itu, pembaharuan yang di bawa oleh Hamzah dianggap menjangkau zaman dan generasinya sehingga unsur pembaharuan dan nilai moden berjaya ditonjolkan
Rabu, 15 Oktober 2008
melayu dan DEB
Antara fakta DEB dan manifesto Chua Jui Meng
Oleh Khairuddin Othman
DAKWAAN calon Presiden MCA, Datuk Chua Jui Meng, dalam manifestonya untuk merebut pucuk pimpinan parti itu baru-baru ini bahawa pelaksanaan Dasar Ekonomi Baru (DEB) perlu dikaji semula kerana ia sekarang sudah tidak lagi menjadi keperluan memandangkan orang Melayu sudah berjaya, adalah mengelirukan. Persoalannya orang Melayu mana yang sudah berjaya? Apa definisi beliau mengenai ‘berjaya’? Masalahnya, data yang ada tidak menunjukkan orang Melayu berjaya jika dibandingkan dengan kaum Cina. Jika pemilikan harta, peluang pekerjaan, dan masa depan yang lebih cemerlang menjadi kayu ukur, malangnya, kaum Melayu masih belum berjaya. Untuk menentukan kenyataan ini, lihat saja penemuan kajian syarikat bebas AC Nielsen Sdn Bhd yang menunjukkan kaum Melayu masih ketinggalan dalam pelbagai aspek ekonomi yang boleh menentukan kejayaan dalam dunia ini.
Pertama, kita lihat carta yang disertakan bersama dan didapati hampir setengah bangsa Melayu tinggal di kawasan luar bandar. Sedarkah Jui Meng bahawa di kawasan ini mereka tidak mempunyai peluang yang lebih baik daripada aspek pekerjaan, kemudahan pendidikan (seperti makmal, perpustakaan dan tenaga pengajar) dan kemudahan sokongan (seperti hospital, pameran, perpustakaan awan, air paip dan elektrik). Keadaan ini jauh berbanding kaum Cina yang 50 peratus mendiami kawasan bandar raya dan 37 peratus di kawasan bandar lain. Keadaan yang serba kekurangan ini turut dirasai di kalangan kaum India di estet. Manifesto Jui Meng yang juga bekas Naib Presiden MCA akan lebih bererti jika beliau memperjuangkan ketidaksamaan dalam jurang ekonomi dan pemilikan harta serta pembahagiannya yang lebih adil di kalangan semua kaum. Jika tidak, ini yang akan menjadi pencetus kepada sebarang keresahan di kalangan rakyat negara ini pada masa akan datang. Dan kita tidak mempunyai masa yang banyak.
Dengan itu, tidak hairan purata pendapatan isu rumah keluarga Melayu adalah RM2,711 sebulan, berbanding RM4,437 bagi isi rumah kaum Cina, seperti dalam carta. Ini menunjukkan pendapatan isi rumah keluarga Melayu kurang 39 peratus daripada pendapatan keluarga kaum Cina. Bukan itu saja, 77 peratus purata isi rumah Melayu mempunyai pendapatan bulanan RM2,000 ke bawah, berbanding 36 peratus dari kaum Cina. Sementara itu, hanya 24 peratus isi rumah Melayu mempunyai purata pendapatan bulanan lebih RM2,000, berbanding 48 peratus kaum Cina. Dengan kekurangan ketara ini, bagaimana Melayu boleh menjamin pendidikan yang baik dan memiliki harta. Bayangkan saja, hampir 40 peratus atau 3.2 juta orang Melayu yang mempunyai pendapatan isi rumah kurang RM1,000 sebulan, berbanding 12 peratus atau 468,000 kaum Cina. Bolehkah Jui Meng merasai keperitan keluarga Melayu (yang paling ramai), Cina dan India yang hidup dengan pendapatan isi rumah kurang RM1,000 sebulan?
Oleh itu, berbalik kepada dakwaan Jui Meng, orang Melayu mana dan berapa ramai yang sudah ‘berjaya’? Inilah tanggungjawab paling besar ahli politik kita yang terlepas pandang. Tanpa persamaan pendidikan dan pendapatan keluarga seperti di bandaraya, besar kemungkinan kaum Melayu dan India akan terus gagal dalam pelbagai persaingan merebut peluang ekonomi dan kesejahteraan hidup. Ini belum diambil kira peluang ‘kejayaan’ mereka. Oleh itu, janganlah kita membuat dakwaan mengikut emosi untuk meraih sokongan daripada satu kaum saja tanpa fakta. Kenyataan emosi, semua orang boleh buat. Contohnya, mengapa syarikat besar kaum Cina amat sukar melantik kaum Melayu di bahagian pengurusannya? Mengapa syarikat kaum Cina enggan membantu syarikat Melayu dalam pemberian tender binaan, pembekalan, perkhidmatan pengiklanan, perhubungan awam, latihan, perundangan dan perakaunan? Saya ingin mengesyorkan bahawa ahli politik kita seharusnya mendapatkan laporan bulanan buletin statistik kependudukan, terbitan Jabatan Perangkaan Malaysia supaya mereka lebih sedar keadaan sebenar yang ditanggung rakyat. Oleh itu, kenyataan mereka akan lebih bernas dan adil. Ketika ini, nampaknya, dalam tempoh 51 tahun merdeka, kita masih lagi tidak bebas untuk memperjuangkan kesejahteraan semua bangsa sebagai rakyat yang bersatu di negara ini. Untuk rekod, Jui Meng terbabit dalam pertandingan satu lawan satu bagi merebut jawatan Presiden MCA Sabtu ini.
Oleh Khairuddin Othman
DAKWAAN calon Presiden MCA, Datuk Chua Jui Meng, dalam manifestonya untuk merebut pucuk pimpinan parti itu baru-baru ini bahawa pelaksanaan Dasar Ekonomi Baru (DEB) perlu dikaji semula kerana ia sekarang sudah tidak lagi menjadi keperluan memandangkan orang Melayu sudah berjaya, adalah mengelirukan. Persoalannya orang Melayu mana yang sudah berjaya? Apa definisi beliau mengenai ‘berjaya’? Masalahnya, data yang ada tidak menunjukkan orang Melayu berjaya jika dibandingkan dengan kaum Cina. Jika pemilikan harta, peluang pekerjaan, dan masa depan yang lebih cemerlang menjadi kayu ukur, malangnya, kaum Melayu masih belum berjaya. Untuk menentukan kenyataan ini, lihat saja penemuan kajian syarikat bebas AC Nielsen Sdn Bhd yang menunjukkan kaum Melayu masih ketinggalan dalam pelbagai aspek ekonomi yang boleh menentukan kejayaan dalam dunia ini.
Pertama, kita lihat carta yang disertakan bersama dan didapati hampir setengah bangsa Melayu tinggal di kawasan luar bandar. Sedarkah Jui Meng bahawa di kawasan ini mereka tidak mempunyai peluang yang lebih baik daripada aspek pekerjaan, kemudahan pendidikan (seperti makmal, perpustakaan dan tenaga pengajar) dan kemudahan sokongan (seperti hospital, pameran, perpustakaan awan, air paip dan elektrik). Keadaan ini jauh berbanding kaum Cina yang 50 peratus mendiami kawasan bandar raya dan 37 peratus di kawasan bandar lain. Keadaan yang serba kekurangan ini turut dirasai di kalangan kaum India di estet. Manifesto Jui Meng yang juga bekas Naib Presiden MCA akan lebih bererti jika beliau memperjuangkan ketidaksamaan dalam jurang ekonomi dan pemilikan harta serta pembahagiannya yang lebih adil di kalangan semua kaum. Jika tidak, ini yang akan menjadi pencetus kepada sebarang keresahan di kalangan rakyat negara ini pada masa akan datang. Dan kita tidak mempunyai masa yang banyak.
Dengan itu, tidak hairan purata pendapatan isu rumah keluarga Melayu adalah RM2,711 sebulan, berbanding RM4,437 bagi isi rumah kaum Cina, seperti dalam carta. Ini menunjukkan pendapatan isi rumah keluarga Melayu kurang 39 peratus daripada pendapatan keluarga kaum Cina. Bukan itu saja, 77 peratus purata isi rumah Melayu mempunyai pendapatan bulanan RM2,000 ke bawah, berbanding 36 peratus dari kaum Cina. Sementara itu, hanya 24 peratus isi rumah Melayu mempunyai purata pendapatan bulanan lebih RM2,000, berbanding 48 peratus kaum Cina. Dengan kekurangan ketara ini, bagaimana Melayu boleh menjamin pendidikan yang baik dan memiliki harta. Bayangkan saja, hampir 40 peratus atau 3.2 juta orang Melayu yang mempunyai pendapatan isi rumah kurang RM1,000 sebulan, berbanding 12 peratus atau 468,000 kaum Cina. Bolehkah Jui Meng merasai keperitan keluarga Melayu (yang paling ramai), Cina dan India yang hidup dengan pendapatan isi rumah kurang RM1,000 sebulan?
Oleh itu, berbalik kepada dakwaan Jui Meng, orang Melayu mana dan berapa ramai yang sudah ‘berjaya’? Inilah tanggungjawab paling besar ahli politik kita yang terlepas pandang. Tanpa persamaan pendidikan dan pendapatan keluarga seperti di bandaraya, besar kemungkinan kaum Melayu dan India akan terus gagal dalam pelbagai persaingan merebut peluang ekonomi dan kesejahteraan hidup. Ini belum diambil kira peluang ‘kejayaan’ mereka. Oleh itu, janganlah kita membuat dakwaan mengikut emosi untuk meraih sokongan daripada satu kaum saja tanpa fakta. Kenyataan emosi, semua orang boleh buat. Contohnya, mengapa syarikat besar kaum Cina amat sukar melantik kaum Melayu di bahagian pengurusannya? Mengapa syarikat kaum Cina enggan membantu syarikat Melayu dalam pemberian tender binaan, pembekalan, perkhidmatan pengiklanan, perhubungan awam, latihan, perundangan dan perakaunan? Saya ingin mengesyorkan bahawa ahli politik kita seharusnya mendapatkan laporan bulanan buletin statistik kependudukan, terbitan Jabatan Perangkaan Malaysia supaya mereka lebih sedar keadaan sebenar yang ditanggung rakyat. Oleh itu, kenyataan mereka akan lebih bernas dan adil. Ketika ini, nampaknya, dalam tempoh 51 tahun merdeka, kita masih lagi tidak bebas untuk memperjuangkan kesejahteraan semua bangsa sebagai rakyat yang bersatu di negara ini. Untuk rekod, Jui Meng terbabit dalam pertandingan satu lawan satu bagi merebut jawatan Presiden MCA Sabtu ini.
Isnin, 13 Oktober 2008
Kenyataan Ketua Wanita Gerakan
Lian Hoe terus dibidas
Oleh ARSHAD KHAN
KUALA LUMPUR 13 Okt. - , Datuk Tan Lian Hoe mencerminkan tahap 'kebijaksanaan' yang agak rendah apabila meletakkan orang Melayu di negara ini sebagai pendatang dari Nusantara.
Setiausaha Satu Gabungan Persatuan Penulis Nasional Malaysia (Gapena), Prof. Madya Datuk Zainal Abidin Borhan berkata, ini kerana Malaysia adalah sebahagian daripada lingkungan Nusantara itu sendiri.
"Bagaimana boleh orang Melayu dikatakan pendatang jika asal mereka adalah dalam lingkungan kawasan yang sama?
"Apa yang disebutkan adalah satu konsep yang tidak tepat daripada segi kerangka budaya ilmu dan antropologi malah termasuk juga arkeologi," katanya kepada Utusan Malaysia di sini hari ini.
Jumaat lalu, Lian Hoe yang juga Timbalan Menteri Penerangan memberi peringatan supaya semua pihak tidak melupakan sejarah selain menyamakan asal usul setiap kaum di negara ini.
Beliau berkata: "Orang Melayu datang dari kepulauan Melayu di Nusantara. Orang Cina dari negara China. Orang India dari negara India."
Zainal menjelaskan, kawasan Nusantara boleh dikatakan sebagai wilayah kebudayaan Melayu yang berbeza dengan wilayah kebudayaan Cina atau India.
Justeru katanya, kenyataan Lian Hoe itu hanya menafikan fakta dan merupakan pandangan yang dangkal.
Beliau menambah, kenyataan itu juga seolah-olah mencerminkan seorang pemilik rumah itu adalah pendatang dalam rumahnya sendiri.
Presiden Persatuan Penterjemahan Malaysia, Professor Emeritus Abdullah Hassan pula berkata, Nusantara adalah satu daerah yang besar untuk orang Melayu.
Sempadan yang wujud dalam Nusantara katanya, adalah kesan penjajahan yang membawa kepada kelahiran negara yang memiliki sempadan.
Namun katanya, walaupun kewujudan negara itu menampakkan pengasingan, tetapi ia tetap satu daerah untuk masyarakat Melayu.
"Kita memanglah datang dari pulau-pulau berlainan tetapi kita berpindah-pindah dalam alam kita sendiri," katanya.
Dalam pada itu, Persatuan Pengguna Islam turut menyelar tindakan Lian Hoe itu sebagai boleh mewujudkan suasana tegang antara kaum.
Setiausaha Agungnya, Datuk Dr. Maamor Osman berkata, kenyataan mempersoalkan status orang Melayu sebagai masyarakat peribumi negara ini jelas tidak boleh diterima.
"Beliau jelas tidak menghormati Perlembagaan Persekutuan dan individu seperti ini patut dikenakan hukuman yang lebih tegas.
"Ini kerana dengan kedudukan Timbalan Menteri Penerangan, beliau menabur api perkauman di kalangan masyarakat negara ini," katanya.
Oleh ARSHAD KHAN
KUALA LUMPUR 13 Okt. - , Datuk Tan Lian Hoe mencerminkan tahap 'kebijaksanaan' yang agak rendah apabila meletakkan orang Melayu di negara ini sebagai pendatang dari Nusantara.
Setiausaha Satu Gabungan Persatuan Penulis Nasional Malaysia (Gapena), Prof. Madya Datuk Zainal Abidin Borhan berkata, ini kerana Malaysia adalah sebahagian daripada lingkungan Nusantara itu sendiri.
"Bagaimana boleh orang Melayu dikatakan pendatang jika asal mereka adalah dalam lingkungan kawasan yang sama?
"Apa yang disebutkan adalah satu konsep yang tidak tepat daripada segi kerangka budaya ilmu dan antropologi malah termasuk juga arkeologi," katanya kepada Utusan Malaysia di sini hari ini.
Jumaat lalu, Lian Hoe yang juga Timbalan Menteri Penerangan memberi peringatan supaya semua pihak tidak melupakan sejarah selain menyamakan asal usul setiap kaum di negara ini.
Beliau berkata: "Orang Melayu datang dari kepulauan Melayu di Nusantara. Orang Cina dari negara China. Orang India dari negara India."
Zainal menjelaskan, kawasan Nusantara boleh dikatakan sebagai wilayah kebudayaan Melayu yang berbeza dengan wilayah kebudayaan Cina atau India.
Justeru katanya, kenyataan Lian Hoe itu hanya menafikan fakta dan merupakan pandangan yang dangkal.
Beliau menambah, kenyataan itu juga seolah-olah mencerminkan seorang pemilik rumah itu adalah pendatang dalam rumahnya sendiri.
Presiden Persatuan Penterjemahan Malaysia, Professor Emeritus Abdullah Hassan pula berkata, Nusantara adalah satu daerah yang besar untuk orang Melayu.
Sempadan yang wujud dalam Nusantara katanya, adalah kesan penjajahan yang membawa kepada kelahiran negara yang memiliki sempadan.
Namun katanya, walaupun kewujudan negara itu menampakkan pengasingan, tetapi ia tetap satu daerah untuk masyarakat Melayu.
"Kita memanglah datang dari pulau-pulau berlainan tetapi kita berpindah-pindah dalam alam kita sendiri," katanya.
Dalam pada itu, Persatuan Pengguna Islam turut menyelar tindakan Lian Hoe itu sebagai boleh mewujudkan suasana tegang antara kaum.
Setiausaha Agungnya, Datuk Dr. Maamor Osman berkata, kenyataan mempersoalkan status orang Melayu sebagai masyarakat peribumi negara ini jelas tidak boleh diterima.
"Beliau jelas tidak menghormati Perlembagaan Persekutuan dan individu seperti ini patut dikenakan hukuman yang lebih tegas.
"Ini kerana dengan kedudukan Timbalan Menteri Penerangan, beliau menabur api perkauman di kalangan masyarakat negara ini," katanya.
makan hati
Benarkah berlaku pertembungan antara sains dengan Islam?
Ustaz Said Mohd Salleh
Masjid Jamik As-Solihin, SEDC Tampoi,
Johor bahru.
Berdasarkan email yang diforwardkan kepada saya. Petikannya seperti berikut;
...sewaktu anak saya berusia 2 tahun, ia sudah menghadapi satu masalah, beliau mudah letih dan tidak bermaya.
...Saya mengajar subjek utama biologi tingkatan 4 dan 5...
...Dalam subjek biologi ini saya menggalakkan pelajar saya untuk memakan hati kerana menurut sains, hati kaya dengan pelbagai khasiat seperti sumber zat besi yang sangat diperlukan oleh tubuh badan. Saya tidak pernah membuktikan sama ada benar dakwaan sains ini tetapi itulah yang perlu saya ajarkan kerana ia terdapat di dalam sukatan pelajaran biologi dari dulu sampai sekarang.
...hati ayam atau hati lembu mengandungi sumber zat besi yang tinggi...
...Namun Islam mengajarkan sesuatu yang bertentangan sama sekali dengan ilmu sains ini iaitu mafhumnya lebih kurang begini “Janganlah kamu makan organ dalaman†. Walau pun Nabi berkata jangan tetapi ulamak lebih menjatuhkan hukum makhruh dalam keadaan ini dan bukan mengharamkannya. Organ dalaman adalah organ selain daging yang terkandung dalam tubuh haiwan seperti:
1. Hati
2. Jantung
3. Paru-paru
4. Perut
5. Hempedal
6. Buah pinggang
7. Jantung
8. Buah pinggang
9. Telur ayam yang belum keluar dari perut ayam
10. Telur ikan.
...Sains menggalakkan makan hati kerana khasiat zat besinya yang sangat diperlukan manusia sedangkan Islam melarang dari memakan hati ini. Mana yang anda pilih? Sains atau pesan Nabi Muhammad SAW ini?
...Kembali kepada pengalaman membesarkan anak sulung 25 tahun lalu...
...Saya dan isteri membawa anak kesayangan ke klinik...
...Setelah membuat semakan dan ujian termasuk melihat di dalam kelopak mata bahagian bawah, doktor mengatakan bahawa anak saya sudah mempunyai masalah anemia atau bahasa mudahnya kurang darah atau lebih tepatnya darah anak saya ini kekurangan sel darah merah menyebabkan warna darahnya kurang merah. Doktor menasihati kami berdua agar memberikan anak sulung kami ini makan banyak hati seperti hati ayam. Doktor juga ada memberikan supplement untuk anak kami
...Walaupun dengan supplement dan hati ayam yang diberikan, keadaan kesihatan anak saya semakin merosot. Ia semakin sangat mudah letih.
...Pada usia anak saya ini 4 tahun, doktor Cina ini dah surrender dan merujukkan kes anak saya ini ke Hospital Universiti Petaling Jaya. Saya dan isteri terpaksa mengambil cuti membawa anak menemui doktor pakar kanak-kanak. Anak saya diambil darahnya dan doktor minta anak saya dimasukkan ke dalam wad kanak-kanak. Bacaan hemoglobin dalam darah anak saya cuma 4.2 sedangkan orang biasa sepatutnya dalam lingkungan 12 dan ke atas. Allah saja yang mengetahuinya azab yang kami lalui. Hasil pemeriksaan doktor, mereka mengatakan anak saya kena anemia Talesemia (umur sel darah merah pendek berbanding normal 120 hari). Saya tidak ada ilmu ketika itu tentang apa itu (Talesemia). Saya menelefon kakak ipar saya...
...Subhanallah, penjelasannya sangat mengerikan. Kanak-kanak penghidap talesemia selalunya meninggal dunia sebelum usia...
...saya berkunjung ke sebuah farmasi di Kajang mencari sesuatu yang boleh saya usahakan untuk mengubati masalah anak saya. Saya ternampak sebuah ubat supplement buatan Amerika dalam bentuk cecair bernama NUTROPLEX. Saya tawakkal membelinya dan memberikan ubat ini kepada anak saya. Alhamdulillah bacaan hemoglobin anak saya meningkat sehingga ada waktunya kepada bacaan 7.
...Satu perkara lain selain masalah masalah yang telah disebutkan di atas, anak saya ini kerap sekali menghadapi demam secara purata 2 kali sebulan dari usia 2 tahun sehingga berusia 13 tahun.
...Kemuncak masalah ini ialah bila satu ketika saya mendapat panggilan telefon dari isteri mengatakan anak saya terpaksa dimasukkan ke hospital kerana demam yang serius.
...Dalam saat kebingungan mengenangkan anak dimasukkan ke hospital kerana demam yang serius, saya menelefon arwah guru saya. Setelah saya menjelaskan cerita sebenarnya, arwah memberitahu saya agar mencari sebanyak mungkin buah delima masak di mana-mana kampung dan berikanlah makan kepada anak saya. Alhamdulillah saya berjaya mencari agak banyak juga buah delima kampung dan saya menyuapkan kepada anak saya. Alhamdulillah selepas beberapa hari, anak saya dibenarkan keluar dari wad hospital.
Bermula dari saat inilah saya terpaksa akur sahaja dengan apa yang disarankan oleh arwah guru saya. Sebelumnya, saya memang banyak membantah kata-kata arwah guru, maklumlah saya lulusan universiti (biologi & kimia) sedangkan arwah guru sekadar pengamal perubatan tradisional dan tok guru agama. Arwah guru saya menasihati agar :
1. Elakkan dari makan sebarang organ dalaman seperti hati dsbnya.
2. Elakkan makanan rapu seperti coklat, maggi mee, twisties, ding dang, double decker, burger, naget, sausage dan sebagainya
3. Elakkan minuman bergas
4. Elakkan jeruk-jeruk kering dan basah
5. Makan sayur-sayuran yang berzat seperti sayuran hijau dan pahit.
6. Makan buah delima
7. Makan epal hijau.
Selepas tiada pilihan (doktor dan pakar sudah diusahakan) melainkan mencuba kaedah rawatan arwah guru semata-mata, akhirnya saya bersyukur kepada Allah SWT bahawa inilah kaedah yang tepat untuk merawat kes anak saya. Sejak dari saat ini, anak saya ini kelihatan semakin sihat dan segar dan akhirnya kekerapan menghidap demam pun telah menjadi sejarah. Syukur Alhamdulillah terima kasih kepada Mu ya Allah di atas rahmatMu.
Bermula dari saat ini saya sudah berpusing 180 darjah. Saya menyumpah kepada ilmu sains yang mengajarkan bahawa makan hati boleh membawa kebaikan kepada manusia. Saya menyumpah juga kepada diri saya yang selama ini mengajarkan kepada pelajar-pelajar saya satu ilmu yang sebenarnya membawa mudharat kepada manusia. Ampunilah dosa ku ya Allah kerana mengajarkan ilmu sesat di sekolah dahulu (ilmu makan hati untuk menambah darah).
...Saya yakin bahawa saranan ilmu sains bahawa memakan hati haiwan adalah baik untuk menambah darah adalah ilmu songsang yang diajarkan oleh orang Yahudi agar umat manusia menjadi tidak sihat. Orang Yahudi ini beranggapan jikalau dunia ini dipenuhi oleh orang Yahudi semata-mata, alangkah indahnya. Mereka ingin membunuh umat lain selain Yahudi secara senyap. Tanggapan saya ini adalah berdasarkan bahawa orang Yahudi ini sangat mempelajari ilmu di dalam Al Quran dan hadis cuma mereka tidak beriman sahaja. Mereka ingin menggunakan ilmu ini untuk merosakkan dan membunuh umat Islam. Saya berkata demikian kerana ilmu sains dari barat mengajarkan untuk memakan hati sedangkan orang Yahudi , Amerika dan England tidak makan hati. Mereka juga tidak makan kepala ikan seperti disarankan Nabi sedangkan orang Melayu Islam di Malaysia makan hati dan kepala ikan.
Memakan hati bukan sekadar tidak membantu meningkatkan paras hemoglobin darah malahan memakannya akan mengundang pelbagai mudharat lain yang Allah dan RasulNya saja yang mengetahui dengan tepat. Pengalaman anak saya serta didiagnosed oleh doktor sebagai pesakit leukemia sudah cukup mengajar saya betapa mudharatnya memakan hati. Anak saya telah memakan hati ayam dengan begitu banyak sekali semenjak berusia 2 hingga 13 tahun. Subhanallah. Kepada mereka yang taksub dengan ilmu sains dan perubatan moden, waspadalah, berbagai agenda tersembunyi dimasukkan oleh Yahudi dan Nasrani di dalam ilmu sains dan perubatan moden. Mereka mengajarkan tidak ada ubat bagi menyembuhkan penyakit seperti diabetes, jantung dan bengkak hati sedangkan Allah dengan jelas menyatakan setiap penyakit diturunkan Allah bersama ubat melainkan mati.
TINDAKBALAS TERHADAP PERMASALAHAN INI
1- Sains dan Islam tidak bertembung - Sains itu Islam dan Islam itu sains. Sains adalah pengetahuan, ilmu yang diajar oleh Allah kepada manusia khususnya.
Firman Allah;
Surah Al-Alaq : Bacalah kamu demi Tuhanmu yang Amat Mulia (3).yang mengajar menggunakan qalam (4). (alat tulis, sekaranga manulis sudah menulis menggunakan komputer). Ia mengajar manusia apa yang ia tidak tahu (5).
Surah Al-Baqarah : ...dan Allah yang mengajar kamu. Bahawa Allahlah yang amat mengetahui segala sesuatu (282).
Allah mendedahkan ilmu sains alam semesta untuk manusia mengajinya... Surah Al-Baqarah: "Sesungguhnya kejadian langit dan bumi, malam dan siang, kapal yang berlayar di lautan, hujan yang mencurah dari langit menumbuhkan tanaman, binatang yang melata, tiupan angin dan awan yang berarak jadi tanda bagi mereka yang mahu menggunakan akal" (164).
Surah Al-Maidad: "Hari ini dihalalkan bagimu makanan yang baik-baik...." (5)
dan banyak lagi yang membuktikan ilmu itu dari Allah termasuklah sains. Kerana kesilapan orang-oran Islam ilmu sains bertukar tangan. Sekarang sarjana-sarjana Islam di semua bidang berpeluang mengembalikan kegemilangan yang lalu. Selami kembali bidang R&D, terokai sedalam-dalamnya. Jangan lalai. Ambil iktbar kejadian sejarah lalu. Orang Islam tinggalkan khazanah yang diwariskan oleh Allah dari Al-Quran dan sunnah, direbut oleh orang kafir.
2- Ulama tidak boleh mengharamkan organ dalaman haiwan halal kerana Rasulullah S.A.W. sendiri menyebutkan dalam hadis bermaksud: "Dihalalkan bagikamu dua jenis bangkai dan dua jenis darah. Dua jenis bangkai ialah ikan dan belalang. Dua jenis darah ialah hati dan limpa".
Haram makan makanan yang memudaratkan seperti makanan itu beracun. Makan yang mendatangkan mudarat seperti makan banyak. Makan sesuatu yang boleh menambahberat penyakit seseorang yang sewajibnya ia berpantang.
Rasulullah suruh bersederhana dalam apa-apa pekerjaan: "Sebaik-baik pekerjaan itu ialah sederhana".
Firman Allah: "Makanlah dan minumlah tetapi jangan melampaui batas, Allah benci orang yang melampau".(Al-A'raf, 31).
Ustaz Said Mohd Salleh
Masjid Jamik As-Solihin, SEDC Tampoi,
Johor bahru.
Berdasarkan email yang diforwardkan kepada saya. Petikannya seperti berikut;
...sewaktu anak saya berusia 2 tahun, ia sudah menghadapi satu masalah, beliau mudah letih dan tidak bermaya.
...Saya mengajar subjek utama biologi tingkatan 4 dan 5...
...Dalam subjek biologi ini saya menggalakkan pelajar saya untuk memakan hati kerana menurut sains, hati kaya dengan pelbagai khasiat seperti sumber zat besi yang sangat diperlukan oleh tubuh badan. Saya tidak pernah membuktikan sama ada benar dakwaan sains ini tetapi itulah yang perlu saya ajarkan kerana ia terdapat di dalam sukatan pelajaran biologi dari dulu sampai sekarang.
...hati ayam atau hati lembu mengandungi sumber zat besi yang tinggi...
...Namun Islam mengajarkan sesuatu yang bertentangan sama sekali dengan ilmu sains ini iaitu mafhumnya lebih kurang begini “Janganlah kamu makan organ dalaman†. Walau pun Nabi berkata jangan tetapi ulamak lebih menjatuhkan hukum makhruh dalam keadaan ini dan bukan mengharamkannya. Organ dalaman adalah organ selain daging yang terkandung dalam tubuh haiwan seperti:
1. Hati
2. Jantung
3. Paru-paru
4. Perut
5. Hempedal
6. Buah pinggang
7. Jantung
8. Buah pinggang
9. Telur ayam yang belum keluar dari perut ayam
10. Telur ikan.
...Sains menggalakkan makan hati kerana khasiat zat besinya yang sangat diperlukan manusia sedangkan Islam melarang dari memakan hati ini. Mana yang anda pilih? Sains atau pesan Nabi Muhammad SAW ini?
...Kembali kepada pengalaman membesarkan anak sulung 25 tahun lalu...
...Saya dan isteri membawa anak kesayangan ke klinik...
...Setelah membuat semakan dan ujian termasuk melihat di dalam kelopak mata bahagian bawah, doktor mengatakan bahawa anak saya sudah mempunyai masalah anemia atau bahasa mudahnya kurang darah atau lebih tepatnya darah anak saya ini kekurangan sel darah merah menyebabkan warna darahnya kurang merah. Doktor menasihati kami berdua agar memberikan anak sulung kami ini makan banyak hati seperti hati ayam. Doktor juga ada memberikan supplement untuk anak kami
...Walaupun dengan supplement dan hati ayam yang diberikan, keadaan kesihatan anak saya semakin merosot. Ia semakin sangat mudah letih.
...Pada usia anak saya ini 4 tahun, doktor Cina ini dah surrender dan merujukkan kes anak saya ini ke Hospital Universiti Petaling Jaya. Saya dan isteri terpaksa mengambil cuti membawa anak menemui doktor pakar kanak-kanak. Anak saya diambil darahnya dan doktor minta anak saya dimasukkan ke dalam wad kanak-kanak. Bacaan hemoglobin dalam darah anak saya cuma 4.2 sedangkan orang biasa sepatutnya dalam lingkungan 12 dan ke atas. Allah saja yang mengetahuinya azab yang kami lalui. Hasil pemeriksaan doktor, mereka mengatakan anak saya kena anemia Talesemia (umur sel darah merah pendek berbanding normal 120 hari). Saya tidak ada ilmu ketika itu tentang apa itu (Talesemia). Saya menelefon kakak ipar saya...
...Subhanallah, penjelasannya sangat mengerikan. Kanak-kanak penghidap talesemia selalunya meninggal dunia sebelum usia...
...saya berkunjung ke sebuah farmasi di Kajang mencari sesuatu yang boleh saya usahakan untuk mengubati masalah anak saya. Saya ternampak sebuah ubat supplement buatan Amerika dalam bentuk cecair bernama NUTROPLEX. Saya tawakkal membelinya dan memberikan ubat ini kepada anak saya. Alhamdulillah bacaan hemoglobin anak saya meningkat sehingga ada waktunya kepada bacaan 7.
...Satu perkara lain selain masalah masalah yang telah disebutkan di atas, anak saya ini kerap sekali menghadapi demam secara purata 2 kali sebulan dari usia 2 tahun sehingga berusia 13 tahun.
...Kemuncak masalah ini ialah bila satu ketika saya mendapat panggilan telefon dari isteri mengatakan anak saya terpaksa dimasukkan ke hospital kerana demam yang serius.
...Dalam saat kebingungan mengenangkan anak dimasukkan ke hospital kerana demam yang serius, saya menelefon arwah guru saya. Setelah saya menjelaskan cerita sebenarnya, arwah memberitahu saya agar mencari sebanyak mungkin buah delima masak di mana-mana kampung dan berikanlah makan kepada anak saya. Alhamdulillah saya berjaya mencari agak banyak juga buah delima kampung dan saya menyuapkan kepada anak saya. Alhamdulillah selepas beberapa hari, anak saya dibenarkan keluar dari wad hospital.
Bermula dari saat inilah saya terpaksa akur sahaja dengan apa yang disarankan oleh arwah guru saya. Sebelumnya, saya memang banyak membantah kata-kata arwah guru, maklumlah saya lulusan universiti (biologi & kimia) sedangkan arwah guru sekadar pengamal perubatan tradisional dan tok guru agama. Arwah guru saya menasihati agar :
1. Elakkan dari makan sebarang organ dalaman seperti hati dsbnya.
2. Elakkan makanan rapu seperti coklat, maggi mee, twisties, ding dang, double decker, burger, naget, sausage dan sebagainya
3. Elakkan minuman bergas
4. Elakkan jeruk-jeruk kering dan basah
5. Makan sayur-sayuran yang berzat seperti sayuran hijau dan pahit.
6. Makan buah delima
7. Makan epal hijau.
Selepas tiada pilihan (doktor dan pakar sudah diusahakan) melainkan mencuba kaedah rawatan arwah guru semata-mata, akhirnya saya bersyukur kepada Allah SWT bahawa inilah kaedah yang tepat untuk merawat kes anak saya. Sejak dari saat ini, anak saya ini kelihatan semakin sihat dan segar dan akhirnya kekerapan menghidap demam pun telah menjadi sejarah. Syukur Alhamdulillah terima kasih kepada Mu ya Allah di atas rahmatMu.
Bermula dari saat ini saya sudah berpusing 180 darjah. Saya menyumpah kepada ilmu sains yang mengajarkan bahawa makan hati boleh membawa kebaikan kepada manusia. Saya menyumpah juga kepada diri saya yang selama ini mengajarkan kepada pelajar-pelajar saya satu ilmu yang sebenarnya membawa mudharat kepada manusia. Ampunilah dosa ku ya Allah kerana mengajarkan ilmu sesat di sekolah dahulu (ilmu makan hati untuk menambah darah).
...Saya yakin bahawa saranan ilmu sains bahawa memakan hati haiwan adalah baik untuk menambah darah adalah ilmu songsang yang diajarkan oleh orang Yahudi agar umat manusia menjadi tidak sihat. Orang Yahudi ini beranggapan jikalau dunia ini dipenuhi oleh orang Yahudi semata-mata, alangkah indahnya. Mereka ingin membunuh umat lain selain Yahudi secara senyap. Tanggapan saya ini adalah berdasarkan bahawa orang Yahudi ini sangat mempelajari ilmu di dalam Al Quran dan hadis cuma mereka tidak beriman sahaja. Mereka ingin menggunakan ilmu ini untuk merosakkan dan membunuh umat Islam. Saya berkata demikian kerana ilmu sains dari barat mengajarkan untuk memakan hati sedangkan orang Yahudi , Amerika dan England tidak makan hati. Mereka juga tidak makan kepala ikan seperti disarankan Nabi sedangkan orang Melayu Islam di Malaysia makan hati dan kepala ikan.
Memakan hati bukan sekadar tidak membantu meningkatkan paras hemoglobin darah malahan memakannya akan mengundang pelbagai mudharat lain yang Allah dan RasulNya saja yang mengetahui dengan tepat. Pengalaman anak saya serta didiagnosed oleh doktor sebagai pesakit leukemia sudah cukup mengajar saya betapa mudharatnya memakan hati. Anak saya telah memakan hati ayam dengan begitu banyak sekali semenjak berusia 2 hingga 13 tahun. Subhanallah. Kepada mereka yang taksub dengan ilmu sains dan perubatan moden, waspadalah, berbagai agenda tersembunyi dimasukkan oleh Yahudi dan Nasrani di dalam ilmu sains dan perubatan moden. Mereka mengajarkan tidak ada ubat bagi menyembuhkan penyakit seperti diabetes, jantung dan bengkak hati sedangkan Allah dengan jelas menyatakan setiap penyakit diturunkan Allah bersama ubat melainkan mati.
TINDAKBALAS TERHADAP PERMASALAHAN INI
1- Sains dan Islam tidak bertembung - Sains itu Islam dan Islam itu sains. Sains adalah pengetahuan, ilmu yang diajar oleh Allah kepada manusia khususnya.
Firman Allah;
Surah Al-Alaq : Bacalah kamu demi Tuhanmu yang Amat Mulia (3).yang mengajar menggunakan qalam (4). (alat tulis, sekaranga manulis sudah menulis menggunakan komputer). Ia mengajar manusia apa yang ia tidak tahu (5).
Surah Al-Baqarah : ...dan Allah yang mengajar kamu. Bahawa Allahlah yang amat mengetahui segala sesuatu (282).
Allah mendedahkan ilmu sains alam semesta untuk manusia mengajinya... Surah Al-Baqarah: "Sesungguhnya kejadian langit dan bumi, malam dan siang, kapal yang berlayar di lautan, hujan yang mencurah dari langit menumbuhkan tanaman, binatang yang melata, tiupan angin dan awan yang berarak jadi tanda bagi mereka yang mahu menggunakan akal" (164).
Surah Al-Maidad: "Hari ini dihalalkan bagimu makanan yang baik-baik...." (5)
dan banyak lagi yang membuktikan ilmu itu dari Allah termasuklah sains. Kerana kesilapan orang-oran Islam ilmu sains bertukar tangan. Sekarang sarjana-sarjana Islam di semua bidang berpeluang mengembalikan kegemilangan yang lalu. Selami kembali bidang R&D, terokai sedalam-dalamnya. Jangan lalai. Ambil iktbar kejadian sejarah lalu. Orang Islam tinggalkan khazanah yang diwariskan oleh Allah dari Al-Quran dan sunnah, direbut oleh orang kafir.
2- Ulama tidak boleh mengharamkan organ dalaman haiwan halal kerana Rasulullah S.A.W. sendiri menyebutkan dalam hadis bermaksud: "Dihalalkan bagikamu dua jenis bangkai dan dua jenis darah. Dua jenis bangkai ialah ikan dan belalang. Dua jenis darah ialah hati dan limpa".
Haram makan makanan yang memudaratkan seperti makanan itu beracun. Makan yang mendatangkan mudarat seperti makan banyak. Makan sesuatu yang boleh menambahberat penyakit seseorang yang sewajibnya ia berpantang.
Rasulullah suruh bersederhana dalam apa-apa pekerjaan: "Sebaik-baik pekerjaan itu ialah sederhana".
Firman Allah: "Makanlah dan minumlah tetapi jangan melampaui batas, Allah benci orang yang melampau".(Al-A'raf, 31).
makanan
Perkembangan Konsep-Konsep Pemakanan
Pendahuluan
Rasulullah s.a.w pernah bersabda bermaksud
“Tidak dipenuhkan oleh seseorang manusia akan karungnya , yang lebih jahat daripada perutnya. Mencukupilah bagi anak Adam itu beberapa suap yang menegakkan sulbinya untuk beribadat. Kalau tidak diperbuatnya yang demikian, maka sepertiga makanan dan sepertiga minuman serta sepertiga udara”
(Sir al-salikin. Jil.2 hlm 3)[1]
Rasulullah juga pernah menganjurkan supaya kita makan hanya apabila kita lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Jika dikaji secara bersungguh-sungguh tentang amalan pemakanan, ternyata saranan bukan sahaja membawa implikasi kesihatan bahkan juga ekonomi dan sosial[2].
Kita di Malaysia mungkin sering mendengar ungkapan iaitu makan untuk hidup atau hidup untuk makan. Pada satu sisi ungkapan pertama bermaksud makan dengan sekadarnya bagi meneruskan kehidupan, manakala ungkapan kedua berkonotasi dengan meletakkan prioriti terhadap hidup semata-mata untuk makan. Bagi sebilangan besar masyarkat majmuk di negara kita, perkembangan dan perubahan tingkat ekonomi dalam masyarakat turut mempengaruhi konsep makanan dan pemakanan. Sewaktu tingkat ekonomi masih rendah, kita tercari-cari apa benda untuk dimakan dan setelah tingkat ekonomi meningkat sedikit perubahan gaya hidup menyebabkan kita mencari-cari tempat di mana untuk makan. Bagi mereka yang bertaraf kasta tinggi, golongan koporat dan jutawan yang sudah cukup kukuh dan mantap ekonominya, terdapat metafora yang dicipta oleh orang Melayu bagi menggambarkan keadaan tersebut iaitu hari ini mahu makan siapa.
Definisi Pemakanan
Pemakanan diertikan sebagai beberapa siri proses yang melaluinya organisma mengambil dan mencerna makanan untuk merangsang tumbesaran, memberikan tenaga, menggantikan tisu yang lama atau rosak dan mencegah sesetengah penyakit[3]. Pengetahuan dalam bidang pemakanan adalah agak baru terutama yang berkaitan dengan vitamin dan unsur-unsur surih. Ahli-ahli perubatan juga adakalanya tidak begitu mengetahui ha-hal berkenaan dengan pemakanan seperti yang sepatutunya[4]. Disebabkan hal ini jugalah menunjukkan bahawa maklumat berkenaan dengan gejala awal kekurangan zat makanan boleh didapati tetapi terdapat beberapa kes sedemikian yang tidak disedari, yang kadang-kadang berbahaya kepada penghidapnya.
Keperluan untuk memastikan diet yang cukup dengan zat-zat makanan telah menyebabkan bertambahnya data yang berkaitan dengan keperluan diet. Dietetik merujuk kepada rawatan penyakit melalui perubahan dalam pengambilan makanan. Jika dilihat dari segi takrifan bagi dua bidang yang berbeza tetapi saling bertindih ini, diperhatikan bahawa dietetik mempunyai sejarah yang lebih panjang. Antara hasil tulisan Hippocrates (460 – 360 S.M.) termasuklah satu injuksi berbunyi “Biarlah makanan anda menjadi ubat anda, dan satu-satunya ubat anda ialah makanan anda.”
Teks perubatan Mesir purba yang kini dikenali sebagai Papyrus Eber (1550 – 1570 S.M) memberi cadangan untuk mengubat penyakit mata dengan memanggang hati lembu dan kemudian memerahnya ke atas mata yang dijangkiti penyakit. Dalam tulisan China purba pula (1600 S.M.) mengatakan bahawa hati yang dicelup dengan madu boleh digunakan untuk tujuan yang sama. Galen (129 – 199 Masehi) pula mencadangkan agar orang yang menderita penyakit rabun malam agar mengamalkan memakan hati kambing[5]. Penyakit skurvi yang kini diketahui berpunca daripada kekurangan vitamin C, telah disingkap dalam Papyrus Eber dan tanda-tandanya (simptom) disenaraikan oleh Hippocrates (460 – 360 S.M.). Penyakit goiter[6] yang kini diketahui berpunca daripada kekurangan iodin, telah disebut dalam teks perubatan China purba oleh seorang doktor Cina, Souen-Sse-Mo (581 – 682 Masehi). Beliau mencadangkan rumpai laut (satu sumber iodin) sebagai ubat bagi goiter[7].
Kemunculan huraian mengenai penyakit rikets agak baru berbanding beberapa penyakit yang disebut sebelum ini. Rikets yang berpunca daripada kekurangan vitamin D dihuraikan oleh Daniel Whistler pada tahun 1645[8]. Namun begitu, minyak hati ikan cod telah digunakan secara tradisi sebagai ubat bagi rikets. Daripada amalan tradisional tersebut, ia mula diperkenalkan dan digunakan dalam amalan perubatan pada lewat kurun ke-18.
Sejarah Konsep-konsep Pemakanan
Sains pemakanan dikatakan telah diasaskan oleh Lavoisier dalam kurun ke-18. Namun ia mempunyai akar-umbi dalam pemerhatian yang dibuat oleh orang Yunani purba. Beberapa prinsip yang dipegang oleh orang Yunani telah didapati salah. Namun ada juga prinsip yang hanya dibuktikan betul selepas 2,000 tahun kemudian (Guggenheim 1981). Sains pada zaman tersebut dan bagi beberapa abad selepas itu, mempercayai bahawa senaman “memakan badan”, manakala makanan menggantikan apa yang telah “digunakan” oleh senaman; makanan turut membekalkan bahan binaan dan tenaga. Sejak zaman itu lagi, mereka dapat membezakan keperluan untuk membesar dan memulihara, dengan keperluan untuk rehat dan aktiviti otot. Penggunaan tenaga oleh badan dalam keadaan rehat kini dikenali sebagai Kadar Metabolisme Asas atau dalam Bahasa Inggeris sebagai Basal Metabolic Rate.
Aristotle (384–322 Masehi) mengatakan bahawa makanan dihancurkan secara mekanikal di dalam mulut, kemudian melalui “bancuhan” pertama di dalam perut (istilah sains moden ialah pepsis). Bahagian cecair daripada bancuhan itu adalah berguna dan diserap oleh saluran darah di perut dan usus. Bahagian pepejal dan yang tidak dapat dihadamkan akan dibuang sebagai tinja. “Apabila banyak makanan diambil, daging dibentuk, selebihnya akan ditukar menjadi lemak, lemak yang terlebih adalah merbahaya”.[9]
Hasil tulisan Galen (129–199 Masehi) begitu berautoriti sehingga ia menjadi asas kepada sains perubatan untuk 1,500 selepas itu. Galen menulis bahawa “pemakanan ialah satu proses metabolik yang berlaku di dalam tisu-tisu – makanan mesti disediakan atau diubahsuai melalui tindakan air liur dan diikuti oleh pengubahsuaian seterusnya dalam perut”. Proses tersebut disifatkan sebagai suatu proses pertukaran kualiti. Beliau turut menulis bahawa sebarang gangguan terhadap penyerapan, penghantaran, metabolisme, asimilasi dan perkumuhan yang merupakan proses yang saling berkait akan menggugat keseimbangan badan yang sensitif. Ini akan membawa kepada penyusutan atau obesiti[10]. Beliau juga menyarankan bahawa “senaman cergas” seperti berlari sebagai satu cara untuk mengurangkan obesiti – suatu konsep yang hanya baru-baru ini ditemui semula.
Sekian lama sebelum Lavoisier, Galen telah membandingkan penjanaan haba daripada makanan dengan proses pembakaran seperti yang berlaku di luar badan, iaitu suatu konsep yang diperam selama 1,500 tahun untuk dibuktikan betul. Pada tahun 1843, Justus von Liebig (1803 – 1873) yang turut dikenali sebagai Bapa Kimia Organik, dalam bukunya “Kimia Haiwan atau Kima Organik seperti diamalkan dalam Fisiologi dan Patologi”, menunjukkan bahawa haba yang digunakan dalam pembakaran makanan di dalam badan merupakan sebab musabab suhu badan sentiasa kekal sama. Walaupun pembakaran[11] ini, boleh berlaku dengan cepat mahupun lambat, pada suhu tinggi mahupun rendah, ia akan sentiasa memberikan haba yang sama. Dalam dekad yang sama dengan penerbitan Liebig, Hukum Pengekalan Tenaga (Law of conservation of energy) ditemui secara berasingan oleh tiga orang: doktor German, Julius Robert Mayer (1814–1878) yang menakrifkan unit ukuran tenaga daripada makanan sebagai kalori; ahli fizik Inggeris, James Precott Joule (1818 – 1889); dan ahli fisiologi Jerman, Hermann-Ludwig Ferndinand Helmholz (1821 – 1894).
Beberapa kurun selepas Galen, Ibn Sina (980 – 1037 Masehi) dari Bukhara, yang dikenali dalam penulisan Barat dan penulisan moden sebagai Avicenna, telah menerbitkan kod perubatan Yunani dan pengetahuan perubatan Islam. Salah satu daripada bukunya yang terkenal, “Al-Qanun al-Tibb” yang mula diterjemah ke bahasa Latin di Rom pada 1593 dengan cepat telah menggantikan teks perubatan Galen, al-Razi dan al-Majusi, sebagai teks pendidikan perubatan di universiti-universiti seluruh Eropah.
Perkembangan seterusnya muncul dalam hasil kerja ahli anatomi berbangsa Flem (di Belgium moden), Andreas Vesalius (1514 – 1564). Vesalius menulis “Mengenai fabrik badan manusia” dalam tahun 1543 untuk tujuan pengajaran. Beliau membincangkan pemakanan dari sudut hubungannya dengan rongga abdomen, namun penulisannya masih mengikut fisiologi Galenik tradisional.
Sebelum William Harvey (1578 – 1657), sistem vena (saluran darah) berpusat di hati. Pada tahan 1628, Harvey menulis esei berjudul “Peredaran darah” yang menunjukkan sistem vena berpusat di jantung. Selepas itu, hati telah hilang kedudukan utamanya dalam perbincangan mengenai fisiologi pemakanan[12].
Paracelsus (1493 – 1547) telah mengumpulkan idea-idea primitif menjadi satu bentuk yang lebih koheren dan mencabar beberapa idea daripada sains perubatan klasik. Walaupun begitu, Paracelsus masih mengekalkan Doktrin Tandatangan, yang mengatakan “benda yang sama menyembuhkan keadaan yang sama” atau dalam bahasa Inggeris, “like cures like”. Mengikut doktrin yang kurang tepat ini, sayur beetroot (sejenis sayur tuber dari Eropah) dapat menyembuhkan penyakit anaemia (kekurangan darah) kerana beetroot berwarna merah. Herba yang mempunyai jus berwarna kuning dapat menyembuhkan penyakit jaundis (penyakit kuning) [13]. Namun begitu, konsep Paracelsus yang lebih tepat ialah komposisi kimia dalam makanan dapat diukur. Ketepatan konsep kedua ini hanya dapat dibuktikan beberapa ratus tahun selepas itu.
Sejak zaman Yunani sehingga zaman Renaissance di Eropah, kebanyakan pengetahuan mengenai pemakanan dan dietetik berpunca daripada pemerhatian dan bukan dari eksperimen yang boleh memberikan bukti empirikal. Antara eksperimen pertama yang dilakukan adalah untuk menghuraikan konsep keseimbangan tenaga. Pada tahun 1614, doktor Itali, Santorio Sanctorius (1561 – 1636) telah menerbitkan keputusan eksperimen beliau yang menimbang semua makanan, minuman dan sisa buangannya. Pengambilan hariannya berjumlah 8 lb., manakala sisa buangannya ialah 3 lb. Beza 5 lb. yang tidak terukur itu dijelaskan sebagai hilang melalui proses “perpeluhan yang tidak dapat diterangkan”. Kerja-kerja Sanctorius tidak mendapat sambutan sehingga penemuan pelbagai jenis gas di dalam udara pada kurun ke-18.
Perkembangan sains semakin ditunjangi oleh eksperimen bermula sejak kurun ke-17 sehingga sekarang. Kini sains pemakanan adalah satu sains bersepadu yang merangkumi sains tulen seperti kimia dan fizik, sains gunaan seperti perubatan, fisiologi, biokimia dan sains sosial. Sumbangan khususnya dari ahli perubatan, kimia, farmasi dan fisiologi, serta suntikan dari bidang kejuruteraan dan fizik telah membantu perkembangan sains pemakanan sehingga ke tahap yang ada kini. Sebagai contoh, rangkaian penemuan yang membawa kepada penerimaan umum Konsep Keseimbangan Tenaga, dari eksperimen pertama Sanctorius pada 1614 sehingga kepada pemahaman moden mengenai konsep itu adalah “sepanjang” hampir 400 tahun.
Selepas eksperimen Sanctorius, ahli sains Ireland, Robert Boyle (1627 – 1691) membuktikan bahawa haiwan memerlukan udara untuk hidup; diikuti dengan saintis Inggeris John Mayow (1640 – 1679) yang menunjukkan hubungan antara pembakaran dan respirasi pada tahun 1674. Pembuktian tersebut diikuti dengan penemuan oksigen pada 1771 oleh ahli farmasi Sweden, Karl Wilhelm Sheele (1742–1786); kemudian ahli kimia Peranchis, Antoine-Laurent Lavoisier (1743–1794) yang menunjukkan pertukaran oksigen kepada karbon dioksida hasil respirasi di dalam badan dan pembakaran di luar badan; dan ahli matematik Peranchis, Pierre-Simon Laplace (1749–1827) yang bekerjasama dengan Lavoisier untuk mengukur hubungan antara jumlah haba yang dijana dan jumlah gas karbon dioksida yang dibebaskan hasil daripada proses tersebut. Rangkaian penemuan ini melahirkan prosedur kalorimetri yang mampu mengukur tenaga yang terkandung dalam makanan[14].
Sejumlah saintis bersilih-ganti, dan sejumlah teori dikemukakan, ditolak dan dibuktikan sehingga ahli kimia Inggeris, Edward Frankland (1825–1899) mengukur jumlah haba yang dihasilkan daripada pembakaran beberapa makanan yang lazim. Frankland menunjukkan sumber utama yang menjana tenaga tersebut bukan berpunca daripada unsur-unsur bernitrogen. Menjelang 1980an, penciptaan prosedur pelabelan air dengan isotop radioaktif berganda membolehkan jumlah tenaga yang digunakan untuk menjalankan aktiviti asas metabolisme dan hampir semua jenis aktiviti fizikal diukur. Walaupun “rangkaian penemuan” tersebut telah berlangsung sepanjang hampir 400 tahun, di ambang kurun ke-21, saintis masih sedang mencari kaedah alternatif yang berasaskan permodelan statistik untuk mengukur jumlah tenaga yang diperolehi dari makanan yang diambil oleh manusia. Hal ini kerana isotop radio yang diperlukan untuk prosedur pelabelan air adalah terlalu mahal dan prosedur tersebut melibatkan kepakaran spesifik. Gabungan kedua-dua faktor ini menghadkan penggunaan prosedur ini dalam eksperimen atau kajian lapangan dalam bidang kesihatan awam.
Di dalam perbincangan yang amat dihadkan oleh ruang ini, pengolahan yang adil mengenai “rangkaian penemuan” bagi protein dan faktor-faktor makanan lain amat sukar dicapai. Barangkali memadai dinyatakan liku-liku perkembangan pemahaman mengenai protein dicetuskan oleh keputusan eksperimen mengenai tenaga yang menunjukkan unsur-unsur bernitrogen diperlukan untuk kehidupan namun tidak pula membekalkan tenaga. Secara amat ringkas, istilah “protein” pertama sekali digunakan oleh ahli kimia Belanda, Gerard Johann Mulder (1802 – 1880) atas cadangan ahli kimia Sweden, Jön Jakob Berzelius (1779 – 1848) yang mengambil ilham dari perkataan Yunani proteios untuk primer atau prtos bermaksud pertama, kerana protein pada masa itu dipercaya merupakan nutrien yang paling penting. Menjelang kurun ke-19, hampir semua asid-asid amino yang merupakan komponen-komponen unsur bernitrogen tersebut telah diasingkan dan struktur kimia masing-masing telah ditentukan. Ahli kimia Peranchis, Jean Baptiste Boussingault (1802 – 1887), ahli-ahli biokimia Inggeris, E.G. Wilcock dan Frederick Gowland Hopkins (1861 – 1947), dan penyelidik Amerika, T.B. Osborne dan L.B. Mendel, melalui penyelidikan berasingkan mereka pada awal kurun ke-20, telah menunjukkan kewujudan “asid-asid amino perlu”, yakni manusia perlu memperolehi “asid amino perlu” ini daripada makanan kerana ia tidak dapat dibentuk di dalam badan (dikenali sebagai “asid-asid amino tak perlu”).
Faktor-faktor makanan lain, secara umum dapat dikategorikan sebagai mineral dan vitamin dalam sains pemakanan moden. Sekali lagi, pemahaman moden mengenai nutrien-nutrien ini adalah hasil penyelidikan sejumlah besar saintis yang menjalankan eksperimen di pelbagai pelusuk dunia. Antara contoh kepelbagaian penyelidikan ini, ialah penerbitan treatise “Food and Diet” pada 1843 oleh ahli famarsi Inggeris, J. Pereira dan pemerhatian epidemiologikal yang digandingkan dengan bukti eksperimental mengenai penyakit beri-beri oleh pakar bedah tentera Belanda, Christiaan Eijkman (1858 – 1930) di Indonesia. Antara penemuan Pereira ialah faktor anti-skorbutik yang didapati dalam jus limau tidak dapat dikelaskan di dalam mana-mana tiga kumpulan nutrien utama yang diketahui pada masa itu. Beliau menyenaraikan 13 elemen penting yang diperlukan dalam makanan – karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur, fosforus, klorin, kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi dan fluorin[15].
Pada tahun 1897, Eijkman yang menjalankan eksperimennya di Indonesia mendapati ayam yang diberi makan beras putih (polished rice) akan mengalami paralisis polineuritis yang sama dengan beri-beri dalam manusia. Simptom berkenaan dapat dipulihkan dan dicegah dengan memberi makan beras kuning (brown rice). Pada awalnya, Eijkman berpendapat kehadiran toksin di dalam beras putih telah dineutralkan oleh suatu bahan yang didapati pada lapisan luar beras yang tidak terproses (beras kuning). Kemudian, pengganti beliau, G. Grijns pada 1901 menemui punca beri-beri disebabkan oleh kehilangan “faktor pelindung” dalam beras putih, dengan kata lain “faktor pelindung” tersebut didapati pada lapisan luar beras kuning. Sedekad kemudian, pada tahun 1911, ahli kimia Poland, Casimir Funk berjaya menemui “faktor pelindung” tersebut iaitu tiamin. Funk merupakan saintis yang mengilhamkan istilah vitamine semasa menjalankan penyelidikan di London pada 1912. Namun selepas itu, penemuan semakin banyak jenis vitamin yang secara kimia bukan terdiri daripada amine, ahli biokimia Inggeris, J.C. Drummond telah mencadangkan agar huruf ‘e’ di hujung digugurkan. Cadangan Drummond kekal sehingga sekarang.
Sejumlah besar eksperimen dari dahulu sehingga kepada eksperimen yang sedang dijalankan sekarang dan yang akan dikendalikan selepas ini, antaranya bidang nutrigenomics yang mengkaji hubungan antara pemakanan dan ekspresi gen dalam badan yang berkemungkinan menyebabkan penyakit kronik, sedang berkembang dengan pesat dan tidak mungkin dapat disingkap di perbincangan pendek ini. Namun suatu perkara menarik yang harus diketengahkan ialah sains pemakanan telah berkembang “full circle”; yakni daripada pemerhatian Yunani dari 2,500 tahun dahulu kepada eksperimen canggih kini; dan Sains Pemakanan Awam sekali lagi kembali kepada pencerapan data melalui pemerhatian. Hanya bezanya sekarang, data yang dicerap dalam Sains Pemakanan Awam disokong dan disahkan dengan data dari makmal atau data klinikal.
Dari tahun 1862 sehingga 1863, ahli fisiologi, ahli pemakanan dan ahli pembaharuan sosial Inggeris, Edward Smith telah mengendalikan kajian (survey) pemakanan yang pertama. Smith telah menyiasat kesan-kesan terhadap kesihatan dan pemakanan akibat episod kebuluran kapas yang berlaku pada masa tersebut. Beliau turut berusaha mewujudkan “diet paling murah” atau “least cost diet” daripada interpretasi data cerapan beliau. Lebih seratus tahun kemudian, Agensi Piawaian Makanan Britain pada tahun1999 telah menerbitkan “Low Cost But Acceptable” bagi makanan yang mampu dibeli oleh golongan berpendapatan rendah, dan pada masa yang sama masih berupaya mengekalkan tahap kesihatan optimum. Banyak kajian lapangan telah dikendalikan di negara-negara maju mahupun membangun sepanjang kurun ke-20 untuk memantau kesihatan rakyat dan ketersediaan makanan serta hubungan antara diet dan kesihatan. Di Malaysia sendiri, kerajaan baru sahaja menyiapkan Kajian Perbelanjaan Isirumah yang terkini pada tahun 2001. Kajian sedemikian rupa turut dikendalikan di kebanyakan negara secara berkala dan dalam penerbitan antarabangsa seringkali dikenali sebagai Household Budget / Expenditure Survey.
Penutup
Sains pemakanan kini telah mencapai tahap di mana penemuan klinikal semakin digunakan untuk membangunkan pemakanan sosial dengan tujuan menentukan kesan pelbagai faktor yang mempengaruhi pilihan makanan oleh individu atau kumpulan masyarakat terhadap pengambilan nutrien. Dengan bertambahnya maklumat mengenai kesan diet terhadap kesihatan dan pelbagai penyakit, aspek ini telah menjadi suatu perkara yang wajar mendapat perhatian. Pada masa yang sama, bukti juga sedang muncul yang menunjukkan potensi manfaat daripada sesetengah nutrien dan bahan lain yang didapati dalam makanan, jika diambil dalam jumlah yang melebihi keperluan minimum untuk mengekalkan tumbesaran, serta potensi rawatan sesetengah penyakit genetik melalui kawalan dietetik. Namun, kenyataan terakhir ini tidak harus diambil sebagai “lesen” bagi orang awam mahupun syarikat-syarikat “kesihatan” atau “perubatan alternatif” atau agen jualan langsung untuk mula menggesa pengambilan nutrien pada tahap berlebihan tanpa nasihat pakar pemakanan atau dietetik. Analoginya samalah seperti meminta bomoh menjalankan pembedahan untuk membuang penyakit kencing manis! Hal ini kerana penyakit kencing manis kini diketahui dapat dikawal dengan gabungan kawalan pemakanan, senaman, ubat-ubatan dan suntikan insulin. Pembedahan pula lazim digunakan dalam prosedur perubatan. Justeru, agak membimbangkan juga jika sekiranya bomoh mengambil tanggapan mudah bahawa pembedahan adalah sesuatu yang lazim. Natijahnya pesakit diabetes turut boleh disembuhkan dengan cara sedemikian, lebih-lebih lagi pembedahan tersebut dilakukan dengan parang yang diasapkan dan bukannya dibasmi kuman.
Rujukan
Garrow, J.H & James, WPT (ed.). 1995. Human Nutrition and Dietetic. Edisi ke-6. Annaralph.
Guggenheim, K.Y. (1981). Nutrition and Nutritional Diseases, the Evolution of Concepts. The Collamore Press, D.C. Health & Cp. Lexington, Massachusetts, Toronto.
Jamal Khair Hashim & Noraini Dato’ Mohd. Othman. 1997. Bahan Kimia dalam Makanan Kita. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Nathan, B.N. 1991. The Medical Aphorisms of Muhammad the Prophet of Islam: A Translation dlm. The American Journal of Chinese Medicine XIX. Hlm 78-81.
Nickerson, John TR & Ronsivalli, Louis J. (terj. Mohd Khan Ayob et al). 1992. Pengenalan Sains Makanan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Mohd. Hamim Rajikin, Baharudin Omar & Suhaina Sulaiman. 1997. Pemakanan dan Kesihatan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Sahih Muslim Jilid 1-1V. 1976. Lahore. Pakistan: Hafeez Press.
[1] Dipetik daripada Mohd. Hamim Rajikin. 1997. Pemakanan dan Kesihatan. Kuala Lumpur, Dewan Bahasa dan Pustaka. Hlm 114.
[2] Ibid.
[3] John, TR & Ronsivalli, Louis J. 1992. Pengenalan Sains Makanan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Hlm 12.
[4] Ibid.
[5] Hati mengandungi retinol dan mengandungi sumber vitamin A yang banyak. Namun kebanyakan manusia tidak mendapatkan vitamin A daripada sumber ini tetapi melalui beta-karotena yang terdapat pada sayu-sayuran atau buah-buahan.
[6] Goiter juga boleh berpunca daripada memakan makanan yang digolongkan sebagai goitrogen, iaitu makanan yang boleh mencetuskan goiter seperti ubi kayu, pucuk ubi dan rebung bamboo. Di kawasan-kawasan pedalaman seperti Sabah dan Sarawak, penduduk memakan ubi kayu apabila simpanan beras mereka telah kehabisan. Dengan demikian, mereka cenderung mengalami goiter.
[7] Nathan, B.N. 1991. The Medical Aphorisms of Muhammad the Prophet of Islam: A Translation dlm. The American Journal of Chinese Medicine XIX. Hlm 78-81.
[8] Guggenheim, K.Y. (1981). Nutrition and Nutritional Diseases, the Evolution of Concepts. The Collamore Press, D.C. Health & Cp. Lexington, Massachusetts, Toronto. Hlm 45-56.
[9] Mohd. Hamim. et. al. hlm 2-10.
[10] Mohd. Hamim Rajikin et al. Ibid. hlm 153.-169.
[11] (tidak dimaksudkan seperti membakar arang atau sampah!)
[12] Guggenheim, 1981. Ibid. hlm 70.
[13]Will, RBH, Mc Glasson, WB et al. 1998. Lepas Tuai. Satu Pengenalan Fisiologi dan Pengendalian Buah-buahan dan Sayur-sayuran. Universiti Sains Malaysia. Hlm 94-101
[14] Guggenheim, 1981. Ibid.
[15] Mohd. Hamim Rajikin. et.al. Ibid. hlm 43-74.
Pendahuluan
Rasulullah s.a.w pernah bersabda bermaksud
“Tidak dipenuhkan oleh seseorang manusia akan karungnya , yang lebih jahat daripada perutnya. Mencukupilah bagi anak Adam itu beberapa suap yang menegakkan sulbinya untuk beribadat. Kalau tidak diperbuatnya yang demikian, maka sepertiga makanan dan sepertiga minuman serta sepertiga udara”
(Sir al-salikin. Jil.2 hlm 3)[1]
Rasulullah juga pernah menganjurkan supaya kita makan hanya apabila kita lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Jika dikaji secara bersungguh-sungguh tentang amalan pemakanan, ternyata saranan bukan sahaja membawa implikasi kesihatan bahkan juga ekonomi dan sosial[2].
Kita di Malaysia mungkin sering mendengar ungkapan iaitu makan untuk hidup atau hidup untuk makan. Pada satu sisi ungkapan pertama bermaksud makan dengan sekadarnya bagi meneruskan kehidupan, manakala ungkapan kedua berkonotasi dengan meletakkan prioriti terhadap hidup semata-mata untuk makan. Bagi sebilangan besar masyarkat majmuk di negara kita, perkembangan dan perubahan tingkat ekonomi dalam masyarakat turut mempengaruhi konsep makanan dan pemakanan. Sewaktu tingkat ekonomi masih rendah, kita tercari-cari apa benda untuk dimakan dan setelah tingkat ekonomi meningkat sedikit perubahan gaya hidup menyebabkan kita mencari-cari tempat di mana untuk makan. Bagi mereka yang bertaraf kasta tinggi, golongan koporat dan jutawan yang sudah cukup kukuh dan mantap ekonominya, terdapat metafora yang dicipta oleh orang Melayu bagi menggambarkan keadaan tersebut iaitu hari ini mahu makan siapa.
Definisi Pemakanan
Pemakanan diertikan sebagai beberapa siri proses yang melaluinya organisma mengambil dan mencerna makanan untuk merangsang tumbesaran, memberikan tenaga, menggantikan tisu yang lama atau rosak dan mencegah sesetengah penyakit[3]. Pengetahuan dalam bidang pemakanan adalah agak baru terutama yang berkaitan dengan vitamin dan unsur-unsur surih. Ahli-ahli perubatan juga adakalanya tidak begitu mengetahui ha-hal berkenaan dengan pemakanan seperti yang sepatutunya[4]. Disebabkan hal ini jugalah menunjukkan bahawa maklumat berkenaan dengan gejala awal kekurangan zat makanan boleh didapati tetapi terdapat beberapa kes sedemikian yang tidak disedari, yang kadang-kadang berbahaya kepada penghidapnya.
Keperluan untuk memastikan diet yang cukup dengan zat-zat makanan telah menyebabkan bertambahnya data yang berkaitan dengan keperluan diet. Dietetik merujuk kepada rawatan penyakit melalui perubahan dalam pengambilan makanan. Jika dilihat dari segi takrifan bagi dua bidang yang berbeza tetapi saling bertindih ini, diperhatikan bahawa dietetik mempunyai sejarah yang lebih panjang. Antara hasil tulisan Hippocrates (460 – 360 S.M.) termasuklah satu injuksi berbunyi “Biarlah makanan anda menjadi ubat anda, dan satu-satunya ubat anda ialah makanan anda.”
Teks perubatan Mesir purba yang kini dikenali sebagai Papyrus Eber (1550 – 1570 S.M) memberi cadangan untuk mengubat penyakit mata dengan memanggang hati lembu dan kemudian memerahnya ke atas mata yang dijangkiti penyakit. Dalam tulisan China purba pula (1600 S.M.) mengatakan bahawa hati yang dicelup dengan madu boleh digunakan untuk tujuan yang sama. Galen (129 – 199 Masehi) pula mencadangkan agar orang yang menderita penyakit rabun malam agar mengamalkan memakan hati kambing[5]. Penyakit skurvi yang kini diketahui berpunca daripada kekurangan vitamin C, telah disingkap dalam Papyrus Eber dan tanda-tandanya (simptom) disenaraikan oleh Hippocrates (460 – 360 S.M.). Penyakit goiter[6] yang kini diketahui berpunca daripada kekurangan iodin, telah disebut dalam teks perubatan China purba oleh seorang doktor Cina, Souen-Sse-Mo (581 – 682 Masehi). Beliau mencadangkan rumpai laut (satu sumber iodin) sebagai ubat bagi goiter[7].
Kemunculan huraian mengenai penyakit rikets agak baru berbanding beberapa penyakit yang disebut sebelum ini. Rikets yang berpunca daripada kekurangan vitamin D dihuraikan oleh Daniel Whistler pada tahun 1645[8]. Namun begitu, minyak hati ikan cod telah digunakan secara tradisi sebagai ubat bagi rikets. Daripada amalan tradisional tersebut, ia mula diperkenalkan dan digunakan dalam amalan perubatan pada lewat kurun ke-18.
Sejarah Konsep-konsep Pemakanan
Sains pemakanan dikatakan telah diasaskan oleh Lavoisier dalam kurun ke-18. Namun ia mempunyai akar-umbi dalam pemerhatian yang dibuat oleh orang Yunani purba. Beberapa prinsip yang dipegang oleh orang Yunani telah didapati salah. Namun ada juga prinsip yang hanya dibuktikan betul selepas 2,000 tahun kemudian (Guggenheim 1981). Sains pada zaman tersebut dan bagi beberapa abad selepas itu, mempercayai bahawa senaman “memakan badan”, manakala makanan menggantikan apa yang telah “digunakan” oleh senaman; makanan turut membekalkan bahan binaan dan tenaga. Sejak zaman itu lagi, mereka dapat membezakan keperluan untuk membesar dan memulihara, dengan keperluan untuk rehat dan aktiviti otot. Penggunaan tenaga oleh badan dalam keadaan rehat kini dikenali sebagai Kadar Metabolisme Asas atau dalam Bahasa Inggeris sebagai Basal Metabolic Rate.
Aristotle (384–322 Masehi) mengatakan bahawa makanan dihancurkan secara mekanikal di dalam mulut, kemudian melalui “bancuhan” pertama di dalam perut (istilah sains moden ialah pepsis). Bahagian cecair daripada bancuhan itu adalah berguna dan diserap oleh saluran darah di perut dan usus. Bahagian pepejal dan yang tidak dapat dihadamkan akan dibuang sebagai tinja. “Apabila banyak makanan diambil, daging dibentuk, selebihnya akan ditukar menjadi lemak, lemak yang terlebih adalah merbahaya”.[9]
Hasil tulisan Galen (129–199 Masehi) begitu berautoriti sehingga ia menjadi asas kepada sains perubatan untuk 1,500 selepas itu. Galen menulis bahawa “pemakanan ialah satu proses metabolik yang berlaku di dalam tisu-tisu – makanan mesti disediakan atau diubahsuai melalui tindakan air liur dan diikuti oleh pengubahsuaian seterusnya dalam perut”. Proses tersebut disifatkan sebagai suatu proses pertukaran kualiti. Beliau turut menulis bahawa sebarang gangguan terhadap penyerapan, penghantaran, metabolisme, asimilasi dan perkumuhan yang merupakan proses yang saling berkait akan menggugat keseimbangan badan yang sensitif. Ini akan membawa kepada penyusutan atau obesiti[10]. Beliau juga menyarankan bahawa “senaman cergas” seperti berlari sebagai satu cara untuk mengurangkan obesiti – suatu konsep yang hanya baru-baru ini ditemui semula.
Sekian lama sebelum Lavoisier, Galen telah membandingkan penjanaan haba daripada makanan dengan proses pembakaran seperti yang berlaku di luar badan, iaitu suatu konsep yang diperam selama 1,500 tahun untuk dibuktikan betul. Pada tahun 1843, Justus von Liebig (1803 – 1873) yang turut dikenali sebagai Bapa Kimia Organik, dalam bukunya “Kimia Haiwan atau Kima Organik seperti diamalkan dalam Fisiologi dan Patologi”, menunjukkan bahawa haba yang digunakan dalam pembakaran makanan di dalam badan merupakan sebab musabab suhu badan sentiasa kekal sama. Walaupun pembakaran[11] ini, boleh berlaku dengan cepat mahupun lambat, pada suhu tinggi mahupun rendah, ia akan sentiasa memberikan haba yang sama. Dalam dekad yang sama dengan penerbitan Liebig, Hukum Pengekalan Tenaga (Law of conservation of energy) ditemui secara berasingan oleh tiga orang: doktor German, Julius Robert Mayer (1814–1878) yang menakrifkan unit ukuran tenaga daripada makanan sebagai kalori; ahli fizik Inggeris, James Precott Joule (1818 – 1889); dan ahli fisiologi Jerman, Hermann-Ludwig Ferndinand Helmholz (1821 – 1894).
Beberapa kurun selepas Galen, Ibn Sina (980 – 1037 Masehi) dari Bukhara, yang dikenali dalam penulisan Barat dan penulisan moden sebagai Avicenna, telah menerbitkan kod perubatan Yunani dan pengetahuan perubatan Islam. Salah satu daripada bukunya yang terkenal, “Al-Qanun al-Tibb” yang mula diterjemah ke bahasa Latin di Rom pada 1593 dengan cepat telah menggantikan teks perubatan Galen, al-Razi dan al-Majusi, sebagai teks pendidikan perubatan di universiti-universiti seluruh Eropah.
Perkembangan seterusnya muncul dalam hasil kerja ahli anatomi berbangsa Flem (di Belgium moden), Andreas Vesalius (1514 – 1564). Vesalius menulis “Mengenai fabrik badan manusia” dalam tahun 1543 untuk tujuan pengajaran. Beliau membincangkan pemakanan dari sudut hubungannya dengan rongga abdomen, namun penulisannya masih mengikut fisiologi Galenik tradisional.
Sebelum William Harvey (1578 – 1657), sistem vena (saluran darah) berpusat di hati. Pada tahan 1628, Harvey menulis esei berjudul “Peredaran darah” yang menunjukkan sistem vena berpusat di jantung. Selepas itu, hati telah hilang kedudukan utamanya dalam perbincangan mengenai fisiologi pemakanan[12].
Paracelsus (1493 – 1547) telah mengumpulkan idea-idea primitif menjadi satu bentuk yang lebih koheren dan mencabar beberapa idea daripada sains perubatan klasik. Walaupun begitu, Paracelsus masih mengekalkan Doktrin Tandatangan, yang mengatakan “benda yang sama menyembuhkan keadaan yang sama” atau dalam bahasa Inggeris, “like cures like”. Mengikut doktrin yang kurang tepat ini, sayur beetroot (sejenis sayur tuber dari Eropah) dapat menyembuhkan penyakit anaemia (kekurangan darah) kerana beetroot berwarna merah. Herba yang mempunyai jus berwarna kuning dapat menyembuhkan penyakit jaundis (penyakit kuning) [13]. Namun begitu, konsep Paracelsus yang lebih tepat ialah komposisi kimia dalam makanan dapat diukur. Ketepatan konsep kedua ini hanya dapat dibuktikan beberapa ratus tahun selepas itu.
Sejak zaman Yunani sehingga zaman Renaissance di Eropah, kebanyakan pengetahuan mengenai pemakanan dan dietetik berpunca daripada pemerhatian dan bukan dari eksperimen yang boleh memberikan bukti empirikal. Antara eksperimen pertama yang dilakukan adalah untuk menghuraikan konsep keseimbangan tenaga. Pada tahun 1614, doktor Itali, Santorio Sanctorius (1561 – 1636) telah menerbitkan keputusan eksperimen beliau yang menimbang semua makanan, minuman dan sisa buangannya. Pengambilan hariannya berjumlah 8 lb., manakala sisa buangannya ialah 3 lb. Beza 5 lb. yang tidak terukur itu dijelaskan sebagai hilang melalui proses “perpeluhan yang tidak dapat diterangkan”. Kerja-kerja Sanctorius tidak mendapat sambutan sehingga penemuan pelbagai jenis gas di dalam udara pada kurun ke-18.
Perkembangan sains semakin ditunjangi oleh eksperimen bermula sejak kurun ke-17 sehingga sekarang. Kini sains pemakanan adalah satu sains bersepadu yang merangkumi sains tulen seperti kimia dan fizik, sains gunaan seperti perubatan, fisiologi, biokimia dan sains sosial. Sumbangan khususnya dari ahli perubatan, kimia, farmasi dan fisiologi, serta suntikan dari bidang kejuruteraan dan fizik telah membantu perkembangan sains pemakanan sehingga ke tahap yang ada kini. Sebagai contoh, rangkaian penemuan yang membawa kepada penerimaan umum Konsep Keseimbangan Tenaga, dari eksperimen pertama Sanctorius pada 1614 sehingga kepada pemahaman moden mengenai konsep itu adalah “sepanjang” hampir 400 tahun.
Selepas eksperimen Sanctorius, ahli sains Ireland, Robert Boyle (1627 – 1691) membuktikan bahawa haiwan memerlukan udara untuk hidup; diikuti dengan saintis Inggeris John Mayow (1640 – 1679) yang menunjukkan hubungan antara pembakaran dan respirasi pada tahun 1674. Pembuktian tersebut diikuti dengan penemuan oksigen pada 1771 oleh ahli farmasi Sweden, Karl Wilhelm Sheele (1742–1786); kemudian ahli kimia Peranchis, Antoine-Laurent Lavoisier (1743–1794) yang menunjukkan pertukaran oksigen kepada karbon dioksida hasil respirasi di dalam badan dan pembakaran di luar badan; dan ahli matematik Peranchis, Pierre-Simon Laplace (1749–1827) yang bekerjasama dengan Lavoisier untuk mengukur hubungan antara jumlah haba yang dijana dan jumlah gas karbon dioksida yang dibebaskan hasil daripada proses tersebut. Rangkaian penemuan ini melahirkan prosedur kalorimetri yang mampu mengukur tenaga yang terkandung dalam makanan[14].
Sejumlah saintis bersilih-ganti, dan sejumlah teori dikemukakan, ditolak dan dibuktikan sehingga ahli kimia Inggeris, Edward Frankland (1825–1899) mengukur jumlah haba yang dihasilkan daripada pembakaran beberapa makanan yang lazim. Frankland menunjukkan sumber utama yang menjana tenaga tersebut bukan berpunca daripada unsur-unsur bernitrogen. Menjelang 1980an, penciptaan prosedur pelabelan air dengan isotop radioaktif berganda membolehkan jumlah tenaga yang digunakan untuk menjalankan aktiviti asas metabolisme dan hampir semua jenis aktiviti fizikal diukur. Walaupun “rangkaian penemuan” tersebut telah berlangsung sepanjang hampir 400 tahun, di ambang kurun ke-21, saintis masih sedang mencari kaedah alternatif yang berasaskan permodelan statistik untuk mengukur jumlah tenaga yang diperolehi dari makanan yang diambil oleh manusia. Hal ini kerana isotop radio yang diperlukan untuk prosedur pelabelan air adalah terlalu mahal dan prosedur tersebut melibatkan kepakaran spesifik. Gabungan kedua-dua faktor ini menghadkan penggunaan prosedur ini dalam eksperimen atau kajian lapangan dalam bidang kesihatan awam.
Di dalam perbincangan yang amat dihadkan oleh ruang ini, pengolahan yang adil mengenai “rangkaian penemuan” bagi protein dan faktor-faktor makanan lain amat sukar dicapai. Barangkali memadai dinyatakan liku-liku perkembangan pemahaman mengenai protein dicetuskan oleh keputusan eksperimen mengenai tenaga yang menunjukkan unsur-unsur bernitrogen diperlukan untuk kehidupan namun tidak pula membekalkan tenaga. Secara amat ringkas, istilah “protein” pertama sekali digunakan oleh ahli kimia Belanda, Gerard Johann Mulder (1802 – 1880) atas cadangan ahli kimia Sweden, Jön Jakob Berzelius (1779 – 1848) yang mengambil ilham dari perkataan Yunani proteios untuk primer atau prtos bermaksud pertama, kerana protein pada masa itu dipercaya merupakan nutrien yang paling penting. Menjelang kurun ke-19, hampir semua asid-asid amino yang merupakan komponen-komponen unsur bernitrogen tersebut telah diasingkan dan struktur kimia masing-masing telah ditentukan. Ahli kimia Peranchis, Jean Baptiste Boussingault (1802 – 1887), ahli-ahli biokimia Inggeris, E.G. Wilcock dan Frederick Gowland Hopkins (1861 – 1947), dan penyelidik Amerika, T.B. Osborne dan L.B. Mendel, melalui penyelidikan berasingkan mereka pada awal kurun ke-20, telah menunjukkan kewujudan “asid-asid amino perlu”, yakni manusia perlu memperolehi “asid amino perlu” ini daripada makanan kerana ia tidak dapat dibentuk di dalam badan (dikenali sebagai “asid-asid amino tak perlu”).
Faktor-faktor makanan lain, secara umum dapat dikategorikan sebagai mineral dan vitamin dalam sains pemakanan moden. Sekali lagi, pemahaman moden mengenai nutrien-nutrien ini adalah hasil penyelidikan sejumlah besar saintis yang menjalankan eksperimen di pelbagai pelusuk dunia. Antara contoh kepelbagaian penyelidikan ini, ialah penerbitan treatise “Food and Diet” pada 1843 oleh ahli famarsi Inggeris, J. Pereira dan pemerhatian epidemiologikal yang digandingkan dengan bukti eksperimental mengenai penyakit beri-beri oleh pakar bedah tentera Belanda, Christiaan Eijkman (1858 – 1930) di Indonesia. Antara penemuan Pereira ialah faktor anti-skorbutik yang didapati dalam jus limau tidak dapat dikelaskan di dalam mana-mana tiga kumpulan nutrien utama yang diketahui pada masa itu. Beliau menyenaraikan 13 elemen penting yang diperlukan dalam makanan – karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur, fosforus, klorin, kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi dan fluorin[15].
Pada tahun 1897, Eijkman yang menjalankan eksperimennya di Indonesia mendapati ayam yang diberi makan beras putih (polished rice) akan mengalami paralisis polineuritis yang sama dengan beri-beri dalam manusia. Simptom berkenaan dapat dipulihkan dan dicegah dengan memberi makan beras kuning (brown rice). Pada awalnya, Eijkman berpendapat kehadiran toksin di dalam beras putih telah dineutralkan oleh suatu bahan yang didapati pada lapisan luar beras yang tidak terproses (beras kuning). Kemudian, pengganti beliau, G. Grijns pada 1901 menemui punca beri-beri disebabkan oleh kehilangan “faktor pelindung” dalam beras putih, dengan kata lain “faktor pelindung” tersebut didapati pada lapisan luar beras kuning. Sedekad kemudian, pada tahun 1911, ahli kimia Poland, Casimir Funk berjaya menemui “faktor pelindung” tersebut iaitu tiamin. Funk merupakan saintis yang mengilhamkan istilah vitamine semasa menjalankan penyelidikan di London pada 1912. Namun selepas itu, penemuan semakin banyak jenis vitamin yang secara kimia bukan terdiri daripada amine, ahli biokimia Inggeris, J.C. Drummond telah mencadangkan agar huruf ‘e’ di hujung digugurkan. Cadangan Drummond kekal sehingga sekarang.
Sejumlah besar eksperimen dari dahulu sehingga kepada eksperimen yang sedang dijalankan sekarang dan yang akan dikendalikan selepas ini, antaranya bidang nutrigenomics yang mengkaji hubungan antara pemakanan dan ekspresi gen dalam badan yang berkemungkinan menyebabkan penyakit kronik, sedang berkembang dengan pesat dan tidak mungkin dapat disingkap di perbincangan pendek ini. Namun suatu perkara menarik yang harus diketengahkan ialah sains pemakanan telah berkembang “full circle”; yakni daripada pemerhatian Yunani dari 2,500 tahun dahulu kepada eksperimen canggih kini; dan Sains Pemakanan Awam sekali lagi kembali kepada pencerapan data melalui pemerhatian. Hanya bezanya sekarang, data yang dicerap dalam Sains Pemakanan Awam disokong dan disahkan dengan data dari makmal atau data klinikal.
Dari tahun 1862 sehingga 1863, ahli fisiologi, ahli pemakanan dan ahli pembaharuan sosial Inggeris, Edward Smith telah mengendalikan kajian (survey) pemakanan yang pertama. Smith telah menyiasat kesan-kesan terhadap kesihatan dan pemakanan akibat episod kebuluran kapas yang berlaku pada masa tersebut. Beliau turut berusaha mewujudkan “diet paling murah” atau “least cost diet” daripada interpretasi data cerapan beliau. Lebih seratus tahun kemudian, Agensi Piawaian Makanan Britain pada tahun1999 telah menerbitkan “Low Cost But Acceptable” bagi makanan yang mampu dibeli oleh golongan berpendapatan rendah, dan pada masa yang sama masih berupaya mengekalkan tahap kesihatan optimum. Banyak kajian lapangan telah dikendalikan di negara-negara maju mahupun membangun sepanjang kurun ke-20 untuk memantau kesihatan rakyat dan ketersediaan makanan serta hubungan antara diet dan kesihatan. Di Malaysia sendiri, kerajaan baru sahaja menyiapkan Kajian Perbelanjaan Isirumah yang terkini pada tahun 2001. Kajian sedemikian rupa turut dikendalikan di kebanyakan negara secara berkala dan dalam penerbitan antarabangsa seringkali dikenali sebagai Household Budget / Expenditure Survey.
Penutup
Sains pemakanan kini telah mencapai tahap di mana penemuan klinikal semakin digunakan untuk membangunkan pemakanan sosial dengan tujuan menentukan kesan pelbagai faktor yang mempengaruhi pilihan makanan oleh individu atau kumpulan masyarakat terhadap pengambilan nutrien. Dengan bertambahnya maklumat mengenai kesan diet terhadap kesihatan dan pelbagai penyakit, aspek ini telah menjadi suatu perkara yang wajar mendapat perhatian. Pada masa yang sama, bukti juga sedang muncul yang menunjukkan potensi manfaat daripada sesetengah nutrien dan bahan lain yang didapati dalam makanan, jika diambil dalam jumlah yang melebihi keperluan minimum untuk mengekalkan tumbesaran, serta potensi rawatan sesetengah penyakit genetik melalui kawalan dietetik. Namun, kenyataan terakhir ini tidak harus diambil sebagai “lesen” bagi orang awam mahupun syarikat-syarikat “kesihatan” atau “perubatan alternatif” atau agen jualan langsung untuk mula menggesa pengambilan nutrien pada tahap berlebihan tanpa nasihat pakar pemakanan atau dietetik. Analoginya samalah seperti meminta bomoh menjalankan pembedahan untuk membuang penyakit kencing manis! Hal ini kerana penyakit kencing manis kini diketahui dapat dikawal dengan gabungan kawalan pemakanan, senaman, ubat-ubatan dan suntikan insulin. Pembedahan pula lazim digunakan dalam prosedur perubatan. Justeru, agak membimbangkan juga jika sekiranya bomoh mengambil tanggapan mudah bahawa pembedahan adalah sesuatu yang lazim. Natijahnya pesakit diabetes turut boleh disembuhkan dengan cara sedemikian, lebih-lebih lagi pembedahan tersebut dilakukan dengan parang yang diasapkan dan bukannya dibasmi kuman.
Rujukan
Garrow, J.H & James, WPT (ed.). 1995. Human Nutrition and Dietetic. Edisi ke-6. Annaralph.
Guggenheim, K.Y. (1981). Nutrition and Nutritional Diseases, the Evolution of Concepts. The Collamore Press, D.C. Health & Cp. Lexington, Massachusetts, Toronto.
Jamal Khair Hashim & Noraini Dato’ Mohd. Othman. 1997. Bahan Kimia dalam Makanan Kita. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Nathan, B.N. 1991. The Medical Aphorisms of Muhammad the Prophet of Islam: A Translation dlm. The American Journal of Chinese Medicine XIX. Hlm 78-81.
Nickerson, John TR & Ronsivalli, Louis J. (terj. Mohd Khan Ayob et al). 1992. Pengenalan Sains Makanan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Mohd. Hamim Rajikin, Baharudin Omar & Suhaina Sulaiman. 1997. Pemakanan dan Kesihatan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Sahih Muslim Jilid 1-1V. 1976. Lahore. Pakistan: Hafeez Press.
[1] Dipetik daripada Mohd. Hamim Rajikin. 1997. Pemakanan dan Kesihatan. Kuala Lumpur, Dewan Bahasa dan Pustaka. Hlm 114.
[2] Ibid.
[3] John, TR & Ronsivalli, Louis J. 1992. Pengenalan Sains Makanan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Hlm 12.
[4] Ibid.
[5] Hati mengandungi retinol dan mengandungi sumber vitamin A yang banyak. Namun kebanyakan manusia tidak mendapatkan vitamin A daripada sumber ini tetapi melalui beta-karotena yang terdapat pada sayu-sayuran atau buah-buahan.
[6] Goiter juga boleh berpunca daripada memakan makanan yang digolongkan sebagai goitrogen, iaitu makanan yang boleh mencetuskan goiter seperti ubi kayu, pucuk ubi dan rebung bamboo. Di kawasan-kawasan pedalaman seperti Sabah dan Sarawak, penduduk memakan ubi kayu apabila simpanan beras mereka telah kehabisan. Dengan demikian, mereka cenderung mengalami goiter.
[7] Nathan, B.N. 1991. The Medical Aphorisms of Muhammad the Prophet of Islam: A Translation dlm. The American Journal of Chinese Medicine XIX. Hlm 78-81.
[8] Guggenheim, K.Y. (1981). Nutrition and Nutritional Diseases, the Evolution of Concepts. The Collamore Press, D.C. Health & Cp. Lexington, Massachusetts, Toronto. Hlm 45-56.
[9] Mohd. Hamim. et. al. hlm 2-10.
[10] Mohd. Hamim Rajikin et al. Ibid. hlm 153.-169.
[11] (tidak dimaksudkan seperti membakar arang atau sampah!)
[12] Guggenheim, 1981. Ibid. hlm 70.
[13]Will, RBH, Mc Glasson, WB et al. 1998. Lepas Tuai. Satu Pengenalan Fisiologi dan Pengendalian Buah-buahan dan Sayur-sayuran. Universiti Sains Malaysia. Hlm 94-101
[14] Guggenheim, 1981. Ibid.
[15] Mohd. Hamim Rajikin. et.al. Ibid. hlm 43-74.
Khamis, 9 Oktober 2008
presiden iran
Kisah Kehidupan Presiden IranNovember 20, 2007 – 11:36 pm
Fox News TV (Amerika Syarikat) di dalam temuramahnya bertanya kepada Presiden Iran, Dr Mahmoud Ahmadinejad "Apabila anda melihat ke cermin setiap pagi, apa yang anda perkatakan kepada diri sendiri ?" Beliau menjawab : Saya melihat kepada insan yang berada dalam cermin tersebut dan berkata kepadanya, "Ingatlah, anda adalah tidak lebih daripada seorang hamba yang lemah, menanti di hadapan anda hari ini adalah sebuah tanggungjawab yang amat berat dan ianya adalah berkhidmat kepada negara dan rakyat Iran. Ahmadinejad, Presiden Iran yang mengejutkan ramai sewaktu mula-mula tiba di pejabat Presiden apabila beliau mendermakan segala permaidani Iran yang berharga kepada sebuah masjid di Tehran dan menggantikannya dengan permaidani murah yang biasa.
Beliau mendapati bahawa terdapat sebuah bilik istirahat yang besar lagi mewah yang berfungsi untuk menerima dan menyambut kehadiran tetamu VIP, lalu beliau telah mengarahkan agar bilik itu ditutup dan meminta pejabat protokol untuk menyediakan sebuah bilik lain yang sederhana serta hanya dilengkapi dengan kerusi-kerusi kayu. Beliau juga telah banyak kali turut bersama-sama dengan pekerja-pekerja majlis perbandaran untuk membersihkan jalan-jalan yang berada di sekitar kawasan rumah serta pejabatnya. Di bawah pentadbirannya, setiap kali beliau melantik mana-mana individu untuk memegang jawatan menteri, beliau akan mengarahkan individu tersebut untuk menandatangani sebuah dokumen yang menggariskan pelbagai syarat-syarat yang perlu dipatuhi, terutamanya yang menekankan bahawa individu tersebut harus sentiasa kekal dalam kesederhanaan dan akaun-akaun persendirian serta milik ahli keluarganya akan sentiasa diperhatikan dan perlu meninggalkan pejabatnya kelak dalam keadaan yang bermaruah. Oleh itu, adalah satu kesalahan yang besar untuk individu tersebut dan ahli keluarganya mengambil kesempatan ke atas jawatan yang dipegangnya itu. Perkara pertama yang beliau isytiharkan selepas memegang jawatan Presiden adalah pemilikan hartanya yang ‘Besar’ iaitu sebuah kereta Peugeot 504 model tahun 1977, sebuah rumah lama yang kecil yang diwarisi daripada bapanya 40 tahun yang lalu di salah sebuah kawasan yang termiskin di Tehran, akaun simpanannya yang tidak berbaki dan sumber kewangan yang masuk ke dalam akaunnya hanyalah daripada gaji yang diterimanya sebagai seorang pensyarah di Universiti yang berjumlah hanya 250 Dolar Amerika sebulan. Beliau masih lagi tinggal di rumahnya yang lama itu. Itulah sahaja harta yang dimilikinya. Beginilah kehidupan seorang Presiden kepada salah sebuah negara yang terpenting di dunia ini, dari sudut lokasinya yang strategik, ekonomi, politik serta pemilikan sumber minyak dan sistem pertahanannya. Beliau malah langsung tidak mengusik gaji Presidennya dengan sebuah hujjah bahawa segala kekayaan adalah menjadi hak milik negaranya dan beliau mempunyai amanah untuk memeliharanya. Salah satu perkara yang amat menakjubkan buat kakitangan-kakitangan di pejabatnya adalah sebuah beg yang sentiasa dibawa setiap hari. Di dalamnya mengandungi makanan sarapan paginya, sedikit roti sandwic atau roti biasa dengan minyak zaitun dan keju yang disediakan oleh isterinya. Beliau menikmati makanan-makanan tersebut dengan begitu ceria sekali. Perubahan lain yang dilakukannya adalah menukar jet peribadinya sebagai seorang Presiden menjadi kapal terbang kargo untuk menjimatkan perbelanjaan daripada hasil wang rakyat dan beliau menegaskan bahawa beliau akan terbang menggunakan pesawat awam biasa pada kelas ekonomi. Beliau kerap mengadakan mesyuarat dengan semua para menteri untuk mengetahui segala aktiviti mereka dan keberkesanan pelaksanaannya. Di samping itu, beliau juga telah menutup pejabat pengurus Presiden demi untuk memudahkan para menteri untuk berjumpa dengannya tanpa perlu meminta keizinan terlebih dahulu. Beliau telah membubarkan beberapa acara seperti majlis karpet merah untuk menyambut tetamu, sesi fotografi serta segala bentuk pengiklanan atau promosi peribadi sewaktu mengadakan lawatan ke pelbagai tempat di dalam negaranya. Setiap kali beliau perlu untuk menginap di hotel, beliau akan memastikan bahawa beliau hanya akan diberikan bilik tanpa katil yang besar kerana tidak gemar untuk tidur di atas katil sebaliknya lebih suka untuk tidur di atas lantai dengan sebuah tilam sederhana dan sehelai kain selimut. Dalam salah sebuah gambar berikut menunjukkan beliau sedang tidur di dalam bilik tetamu di rumahnya tanpa ditemani oleh para pengawal peribadinya yang sentiasa bersama dengannya ke mana sahaja beliau pergi. Gambar tersebut telah diambil oleh adiknya, menurut laporan akhbar Wifaq yang kemudian menyiarkannya di dalam ruangan akhbar mereka. Pada keesokan harinya, gambar tersebut telah disiarkan di dalam kebanyakan akhbar-akhbar di seluruh dunia termasuklah di Amerika Syarikat.
Fox News TV (Amerika Syarikat) di dalam temuramahnya bertanya kepada Presiden Iran, Dr Mahmoud Ahmadinejad "Apabila anda melihat ke cermin setiap pagi, apa yang anda perkatakan kepada diri sendiri ?" Beliau menjawab : Saya melihat kepada insan yang berada dalam cermin tersebut dan berkata kepadanya, "Ingatlah, anda adalah tidak lebih daripada seorang hamba yang lemah, menanti di hadapan anda hari ini adalah sebuah tanggungjawab yang amat berat dan ianya adalah berkhidmat kepada negara dan rakyat Iran. Ahmadinejad, Presiden Iran yang mengejutkan ramai sewaktu mula-mula tiba di pejabat Presiden apabila beliau mendermakan segala permaidani Iran yang berharga kepada sebuah masjid di Tehran dan menggantikannya dengan permaidani murah yang biasa.
Beliau mendapati bahawa terdapat sebuah bilik istirahat yang besar lagi mewah yang berfungsi untuk menerima dan menyambut kehadiran tetamu VIP, lalu beliau telah mengarahkan agar bilik itu ditutup dan meminta pejabat protokol untuk menyediakan sebuah bilik lain yang sederhana serta hanya dilengkapi dengan kerusi-kerusi kayu. Beliau juga telah banyak kali turut bersama-sama dengan pekerja-pekerja majlis perbandaran untuk membersihkan jalan-jalan yang berada di sekitar kawasan rumah serta pejabatnya. Di bawah pentadbirannya, setiap kali beliau melantik mana-mana individu untuk memegang jawatan menteri, beliau akan mengarahkan individu tersebut untuk menandatangani sebuah dokumen yang menggariskan pelbagai syarat-syarat yang perlu dipatuhi, terutamanya yang menekankan bahawa individu tersebut harus sentiasa kekal dalam kesederhanaan dan akaun-akaun persendirian serta milik ahli keluarganya akan sentiasa diperhatikan dan perlu meninggalkan pejabatnya kelak dalam keadaan yang bermaruah. Oleh itu, adalah satu kesalahan yang besar untuk individu tersebut dan ahli keluarganya mengambil kesempatan ke atas jawatan yang dipegangnya itu. Perkara pertama yang beliau isytiharkan selepas memegang jawatan Presiden adalah pemilikan hartanya yang ‘Besar’ iaitu sebuah kereta Peugeot 504 model tahun 1977, sebuah rumah lama yang kecil yang diwarisi daripada bapanya 40 tahun yang lalu di salah sebuah kawasan yang termiskin di Tehran, akaun simpanannya yang tidak berbaki dan sumber kewangan yang masuk ke dalam akaunnya hanyalah daripada gaji yang diterimanya sebagai seorang pensyarah di Universiti yang berjumlah hanya 250 Dolar Amerika sebulan. Beliau masih lagi tinggal di rumahnya yang lama itu. Itulah sahaja harta yang dimilikinya. Beginilah kehidupan seorang Presiden kepada salah sebuah negara yang terpenting di dunia ini, dari sudut lokasinya yang strategik, ekonomi, politik serta pemilikan sumber minyak dan sistem pertahanannya. Beliau malah langsung tidak mengusik gaji Presidennya dengan sebuah hujjah bahawa segala kekayaan adalah menjadi hak milik negaranya dan beliau mempunyai amanah untuk memeliharanya. Salah satu perkara yang amat menakjubkan buat kakitangan-kakitangan di pejabatnya adalah sebuah beg yang sentiasa dibawa setiap hari. Di dalamnya mengandungi makanan sarapan paginya, sedikit roti sandwic atau roti biasa dengan minyak zaitun dan keju yang disediakan oleh isterinya. Beliau menikmati makanan-makanan tersebut dengan begitu ceria sekali. Perubahan lain yang dilakukannya adalah menukar jet peribadinya sebagai seorang Presiden menjadi kapal terbang kargo untuk menjimatkan perbelanjaan daripada hasil wang rakyat dan beliau menegaskan bahawa beliau akan terbang menggunakan pesawat awam biasa pada kelas ekonomi. Beliau kerap mengadakan mesyuarat dengan semua para menteri untuk mengetahui segala aktiviti mereka dan keberkesanan pelaksanaannya. Di samping itu, beliau juga telah menutup pejabat pengurus Presiden demi untuk memudahkan para menteri untuk berjumpa dengannya tanpa perlu meminta keizinan terlebih dahulu. Beliau telah membubarkan beberapa acara seperti majlis karpet merah untuk menyambut tetamu, sesi fotografi serta segala bentuk pengiklanan atau promosi peribadi sewaktu mengadakan lawatan ke pelbagai tempat di dalam negaranya. Setiap kali beliau perlu untuk menginap di hotel, beliau akan memastikan bahawa beliau hanya akan diberikan bilik tanpa katil yang besar kerana tidak gemar untuk tidur di atas katil sebaliknya lebih suka untuk tidur di atas lantai dengan sebuah tilam sederhana dan sehelai kain selimut. Dalam salah sebuah gambar berikut menunjukkan beliau sedang tidur di dalam bilik tetamu di rumahnya tanpa ditemani oleh para pengawal peribadinya yang sentiasa bersama dengannya ke mana sahaja beliau pergi. Gambar tersebut telah diambil oleh adiknya, menurut laporan akhbar Wifaq yang kemudian menyiarkannya di dalam ruangan akhbar mereka. Pada keesokan harinya, gambar tersebut telah disiarkan di dalam kebanyakan akhbar-akhbar di seluruh dunia termasuklah di Amerika Syarikat.
sastera tradisi
KESUSASTERAAN MELAYU TRADISIONAL ABAD KE-19
· Pakar Peranchis-Hippolyte Taine : Ksstrn sst bangsa mencerminkan segala keadaan yg wujud dlm masy spt kep yg diliputi oleh karya itu serta ruang lingkungan atau daerah yg terlibat.
· Drp idntt sst bangs, yg ditemui dlm Ks, kita kenal kerohanian, kejiwaan @ semangat serta sikap terhdp kehidupan yg dipusakai & dikembangkan ke generasi lain.
· Ruang waktu-mcerminkan perkembangan jiwa dan semangat yg dialami oleh masy. Semasa hasil karya dihasilkan.
· Justeru, karya pasti menyumbangkn gambaran2 ttg keadaan sos, eko,pol & bud masy.
1. Kesusasteraan:
- Ist. Digunakan dgn pendekatan yg luas iaitu meliputi segala hasil penciptaan yg mgunakan alat p’tuturan/bahasa /tulisan sbg alat penyampaiannya.
- Digunakan seiring dgn maksud yg sama iaitu hasil penulisan wlp asalnya kata dasar sastera dlm Sanskrit merujuk tulisan2 yg mgandungi pengajaran, arahan @ petunjuk cara bgm sst patut dilakukan.
- Ia jg mbwa maksud kindahan bhs yg asalnya bhs sans –su-yg kini diganti ngn –teks-
- Ismail Hussein: literature in the Malay or Nusantara concept include everything that uses or languages in a creative way, creative in a broad sense. There is no boundry between mythical fiction and a historical description for ex and there is sometimes no boundry between an enumeration of the adat law with a love poem.
2. Melayu dan Nusantara:
- Daerah yg mhasilkan Ks. Mel trad. – kaw Gugusan Kepulauan Melayu/Nusantara/Alam Melayu/Dunia Melayu (Indo, Mel, Sing, Brune, Sri Langka, Siam).
- Melayu: bhas Mel dlm Ks & bangsa Mel.
3. Tradisional:
- menggantikn lama / klasik.
- Sec. Keseluruhan, ada karya trad tidak capai tahap klasik yg punya nila tinggi dr sudut pandgn antarabangsa.
- Klasik: wujud keindahan / ketahanan / kenikmatan / penerimaan masy yg melampaui zaman.
- Tradisional: maksd Ks Mel trd yg punya ciri dan btk tsendiri. Tbyng nilai yg berakar umbi drp masy dahulu yg mengandungi makna waktu dan masa ia dihasilkan.
LATAR BELAKANG SEJ & PKEMBANGAN AWAL
- Aktiviti penulisan dikaitkan dgn kedtngn Islam – perkenalkan JAWI.
- Sblm Islam, wujud kecenderungan bersastera dan ada askara2 sendiri. Sriwijaya sbg pusat pkembgn Buddha-Mahayana. –pusat penyalinan dan penulisan naskah.
- Seblm Islam : terhad pd tulisan peraturan keagamaan, undg2, peristiwa2 penting, dan pantang larang yg punya signifikan social.
- Sas bertulis hanya pd padenda
- Sas lisan- rakyat
- Voorhoeve:
Before the Jawi script was introduced from India together woth Islamic literature and before the introduction of European paper, the Malays were nit illiterate, There are a number of pre-Islamic inscriptions on stone. There are also Malay manuscripts in pre-Jawi scripts and of undoubtbly.
3. Bahan-banhan yg digunakan utk menulis:
- Menurut I-Tsing orng Mely tulis pakai kulit kayu. Kec. Gol pedanda yg guna kertas dr China.
- Sebelum itu, mrk tulis atas logam, kulit binatang (vellum), kulit kayu, daun lontarm buluh, daluang dan kain-kelemahan, rapuh, kecil mudah musnah sukar diukir krn keras. Mesti ada kepakaran, sukar disediakan, dan diperolehi.
- Islam bukan shj bawa agama, ttp perkenalkan tulisan. Sejajar itum bawa istilah qalam, dakwat, kertas, istilah spt huruf, surat dsb.
- Pena dibuat drp buluh yg diraut dan bulu ayam yg dicelup dlm dakwat.
- Dlm Hik. Abdullah penulis mmaklumkan neneknya mbekalkan sebatg kalam resam (papan loh) dan dakwat beras masa neneknya ajar mengaji.
- Sukar dibuktikan bilakan kertas digunakan oleh org mel.
- 1501: sewaktu org Portugis tiba di Nusantara, tdk sebut ttg manuskrip
- dikatakan bhw 1511 H.Amir Hamzah dan Hmuhammad Hanafiah telah wujud di Melaka.
- 1696 baru muncul sebutan ttg 70 buah manuskrip Mel dikumpulkan oleh Isaac de Saint Martin.
- Pembukaan Melaka abad ke-15 menyediakan era baharu bagi perkembangan kess. Mel.
- Islam yg telah bertapak di Pasai bertambah pesat.
- Perkembgn Islam di Melaka pesat secara lisan dan praktis. (awal)
- Pd pkat lebih tinggi, ia perlu bahan bacaan dan rujukan krn tidak mahu sec lisan shj.
- Peringkat awal, tulisan jawi terus diajar krn ibadat perlu pbacaan dan hafalan ayat.
- Utk faham surah, perlu tahu tulisan jawi utk baca al-quran. Tdk dinafikan, tulisan jawi diterima sama dgn penerimaan terhadap agama.
- Kitab bahasa Arab diterjemahkan dlm bahsa Melayu dgn tulisan jawi,
- Tulisan Jawi adalah milik masy. Tidak spt bhs Pallava abad k14 yg terhad pd gol istana, biara,
- Ulama guna Jawi utk kitab mkala, rakyat utk penulisan hasil sastera yg sblm ini btk lisan shj.
- Hal ini berlaku pd abad k-15. Tradisi lisan ttp berlangsung.
- Kebanyakan karya dicipta utk tujuan didengar drp didengar.
- Van der Tuuk : Sas Mel adl sastera dagang. Interpretasi: istilah dagang bg gol sufi yg belayar. Dagang-keagamaan. Kedua, sastera dagang berkembang di kalangan org berniaga. Ketiga, bgm org Barat mengenali manuskrip Mel yg asalnya dtg utk berniaga
- Brakel membuktikan salah satu naskah tertua ialah Hikayat Muhammad Hanafiah yg ditulis dlm tahun 1632[1]. Hikayat Iskandar juga ditulis dlm jangka waktu yg sama, ttp tidak ada bukti tarikh penulisan yg tepat.
- Bukti tertua yg didpt ialah pengaruhnya dlm Sejarah Melayu dan Hikayat Hang Tuah
- Brakel membuktikan HMHanafiah sbg hik. Melayu-Islam tertua. Sblm itu, ia diberikan kpd Hseri Rama. Jadi kini dianggap sbg hikayat berunsur hindu tertua. (1633) versi hikayat terdpt pd Paderi Laud.
- Syd Nquib kata ‘Aqaid al-Nasafi’ sbg karya mel tertua kerana ditulis sekitar 1590an. Namun, ia adlh terjemahan drp kitab Arab (kitab terjemahan Mel-Arab tertua).
- Amin Sweeney kata: Tidak ada naskah Mel-Hindu ttp pelbagai versi Melayu utk Ramayana dan Mahabharata yg sebenarnya tidak dpt kita masukkan dlm kelompok hasil ksstrn mel yg tercipta pd zmn Hindu, biarpun dlm teks bnyk unsure hindu.
[1] Syed Muhammad Naquib al-Attas, 1988. The Oldest Known Malay Manuskript: A16th Century Malay Translation of the ‘Aqaid of al-Nasafi. Kuala Lumpur: Department of Publications, U.Malaya.
· Pakar Peranchis-Hippolyte Taine : Ksstrn sst bangsa mencerminkan segala keadaan yg wujud dlm masy spt kep yg diliputi oleh karya itu serta ruang lingkungan atau daerah yg terlibat.
· Drp idntt sst bangs, yg ditemui dlm Ks, kita kenal kerohanian, kejiwaan @ semangat serta sikap terhdp kehidupan yg dipusakai & dikembangkan ke generasi lain.
· Ruang waktu-mcerminkan perkembangan jiwa dan semangat yg dialami oleh masy. Semasa hasil karya dihasilkan.
· Justeru, karya pasti menyumbangkn gambaran2 ttg keadaan sos, eko,pol & bud masy.
1. Kesusasteraan:
- Ist. Digunakan dgn pendekatan yg luas iaitu meliputi segala hasil penciptaan yg mgunakan alat p’tuturan/bahasa /tulisan sbg alat penyampaiannya.
- Digunakan seiring dgn maksud yg sama iaitu hasil penulisan wlp asalnya kata dasar sastera dlm Sanskrit merujuk tulisan2 yg mgandungi pengajaran, arahan @ petunjuk cara bgm sst patut dilakukan.
- Ia jg mbwa maksud kindahan bhs yg asalnya bhs sans –su-yg kini diganti ngn –teks-
- Ismail Hussein: literature in the Malay or Nusantara concept include everything that uses or languages in a creative way, creative in a broad sense. There is no boundry between mythical fiction and a historical description for ex and there is sometimes no boundry between an enumeration of the adat law with a love poem.
2. Melayu dan Nusantara:
- Daerah yg mhasilkan Ks. Mel trad. – kaw Gugusan Kepulauan Melayu/Nusantara/Alam Melayu/Dunia Melayu (Indo, Mel, Sing, Brune, Sri Langka, Siam).
- Melayu: bhas Mel dlm Ks & bangsa Mel.
3. Tradisional:
- menggantikn lama / klasik.
- Sec. Keseluruhan, ada karya trad tidak capai tahap klasik yg punya nila tinggi dr sudut pandgn antarabangsa.
- Klasik: wujud keindahan / ketahanan / kenikmatan / penerimaan masy yg melampaui zaman.
- Tradisional: maksd Ks Mel trd yg punya ciri dan btk tsendiri. Tbyng nilai yg berakar umbi drp masy dahulu yg mengandungi makna waktu dan masa ia dihasilkan.
LATAR BELAKANG SEJ & PKEMBANGAN AWAL
- Aktiviti penulisan dikaitkan dgn kedtngn Islam – perkenalkan JAWI.
- Sblm Islam, wujud kecenderungan bersastera dan ada askara2 sendiri. Sriwijaya sbg pusat pkembgn Buddha-Mahayana. –pusat penyalinan dan penulisan naskah.
- Seblm Islam : terhad pd tulisan peraturan keagamaan, undg2, peristiwa2 penting, dan pantang larang yg punya signifikan social.
- Sas bertulis hanya pd padenda
- Sas lisan- rakyat
- Voorhoeve:
Before the Jawi script was introduced from India together woth Islamic literature and before the introduction of European paper, the Malays were nit illiterate, There are a number of pre-Islamic inscriptions on stone. There are also Malay manuscripts in pre-Jawi scripts and of undoubtbly.
3. Bahan-banhan yg digunakan utk menulis:
- Menurut I-Tsing orng Mely tulis pakai kulit kayu. Kec. Gol pedanda yg guna kertas dr China.
- Sebelum itu, mrk tulis atas logam, kulit binatang (vellum), kulit kayu, daun lontarm buluh, daluang dan kain-kelemahan, rapuh, kecil mudah musnah sukar diukir krn keras. Mesti ada kepakaran, sukar disediakan, dan diperolehi.
- Islam bukan shj bawa agama, ttp perkenalkan tulisan. Sejajar itum bawa istilah qalam, dakwat, kertas, istilah spt huruf, surat dsb.
- Pena dibuat drp buluh yg diraut dan bulu ayam yg dicelup dlm dakwat.
- Dlm Hik. Abdullah penulis mmaklumkan neneknya mbekalkan sebatg kalam resam (papan loh) dan dakwat beras masa neneknya ajar mengaji.
- Sukar dibuktikan bilakan kertas digunakan oleh org mel.
- 1501: sewaktu org Portugis tiba di Nusantara, tdk sebut ttg manuskrip
- dikatakan bhw 1511 H.Amir Hamzah dan Hmuhammad Hanafiah telah wujud di Melaka.
- 1696 baru muncul sebutan ttg 70 buah manuskrip Mel dikumpulkan oleh Isaac de Saint Martin.
- Pembukaan Melaka abad ke-15 menyediakan era baharu bagi perkembangan kess. Mel.
- Islam yg telah bertapak di Pasai bertambah pesat.
- Perkembgn Islam di Melaka pesat secara lisan dan praktis. (awal)
- Pd pkat lebih tinggi, ia perlu bahan bacaan dan rujukan krn tidak mahu sec lisan shj.
- Peringkat awal, tulisan jawi terus diajar krn ibadat perlu pbacaan dan hafalan ayat.
- Utk faham surah, perlu tahu tulisan jawi utk baca al-quran. Tdk dinafikan, tulisan jawi diterima sama dgn penerimaan terhadap agama.
- Kitab bahasa Arab diterjemahkan dlm bahsa Melayu dgn tulisan jawi,
- Tulisan Jawi adalah milik masy. Tidak spt bhs Pallava abad k14 yg terhad pd gol istana, biara,
- Ulama guna Jawi utk kitab mkala, rakyat utk penulisan hasil sastera yg sblm ini btk lisan shj.
- Hal ini berlaku pd abad k-15. Tradisi lisan ttp berlangsung.
- Kebanyakan karya dicipta utk tujuan didengar drp didengar.
- Van der Tuuk : Sas Mel adl sastera dagang. Interpretasi: istilah dagang bg gol sufi yg belayar. Dagang-keagamaan. Kedua, sastera dagang berkembang di kalangan org berniaga. Ketiga, bgm org Barat mengenali manuskrip Mel yg asalnya dtg utk berniaga
- Brakel membuktikan salah satu naskah tertua ialah Hikayat Muhammad Hanafiah yg ditulis dlm tahun 1632[1]. Hikayat Iskandar juga ditulis dlm jangka waktu yg sama, ttp tidak ada bukti tarikh penulisan yg tepat.
- Bukti tertua yg didpt ialah pengaruhnya dlm Sejarah Melayu dan Hikayat Hang Tuah
- Brakel membuktikan HMHanafiah sbg hik. Melayu-Islam tertua. Sblm itu, ia diberikan kpd Hseri Rama. Jadi kini dianggap sbg hikayat berunsur hindu tertua. (1633) versi hikayat terdpt pd Paderi Laud.
- Syd Nquib kata ‘Aqaid al-Nasafi’ sbg karya mel tertua kerana ditulis sekitar 1590an. Namun, ia adlh terjemahan drp kitab Arab (kitab terjemahan Mel-Arab tertua).
- Amin Sweeney kata: Tidak ada naskah Mel-Hindu ttp pelbagai versi Melayu utk Ramayana dan Mahabharata yg sebenarnya tidak dpt kita masukkan dlm kelompok hasil ksstrn mel yg tercipta pd zmn Hindu, biarpun dlm teks bnyk unsure hindu.
[1] Syed Muhammad Naquib al-Attas, 1988. The Oldest Known Malay Manuskript: A16th Century Malay Translation of the ‘Aqaid of al-Nasafi. Kuala Lumpur: Department of Publications, U.Malaya.
asmaul husna
ASMA UL-HUSNA , MAKNA DAN KEGUNAANNYA
1. Allah2. Ar-Rahman - Maha Pemurah3. Ar-Rahim - Maha Penyayang4. Al-Malik - Maha Merajai/Pemerintah5. Al-Quddus - Maha Suci6. As-Salam - Maha Penyelamat7. Al-Mu'min - Maha Pengaman8. Al-Muhaymin - Maha Pelindung/Penjaga9. Al-^Aziz - Maha Mulia/Perkasa10. Al-Jabbar - Maha Pemaksa11. Al-Mutakabbir - Maha Besar12. Al-Khaliq - Maha Pencipta13. Al-Bari' - Maha Perancang14. Al-Musawwir - Maha Menjadikan Rupa Bentuk15. Al-Ghaffar - Maha Pengampun16. Al-Qahhar - Maha Menundukkan17. Al-Wahhab - Maha Pemberi18. Ar-Razzaq - Maha Pemberi Rezeki19. Al-Fattah - Maha Pembuka20. Al-^Alim - Maha Mengetahui21. Al-Qabid - Maha Penyempit Hidup22. Al-Basit - Maha Pelapang Hidup23. Al-Khafid - Maha Penghina24. Ar-Rafi^ - Maha Tinggi25. Al-Mu^iz - Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan26. Al-Muthil - Maha Merendahkan27. As-Sami^ - Maha Mendengar28. Al-Basir - Maha Melihat29. Al-Hakam - Maha Menghukum30. Al-^Adl - Maha Adil31. Al-Latif - Maha Halusi32. Al-Khabir - Maha Waspada33. Al-Halim - Maha Penyantun34. Al-^Azim - Maha Agong35. Al-Ghafur - Maha Pengampun36. Ash-Shakur - Maha Pengampun37. Al-^Aliyy - Maha Tinggi Martabat-Nya38. Al-Kabir - Maha Besar39. Al-Hafiz - Maha Pelindung40. Al-Muqit - Maha Pemberi Keperluan41. Al-Hasib - Maha Mencukupi42. Aj-Jalil - Maha Luhur43. Al-Karim - Maha Mulia44. Ar-Raqib - Maha Pengawas45. Al-Mujib - Maha Mengabulkan46. Al-Wasi^ - Maha Luas Pemberian-Nya47. Al-Hakim - Maha Bijaksana48. Al-Wadud - Maha Pencinta49. Al-Majid - Maha Mulia50. Al-Ba^ith - Maha Membangkitkan51. Ash-Shahid - Maha Menyaksikan52. Al-Haqq - Maha Benar53. Al-Wakil - Maha Berserah54. Al-Qawiyy - Maha Memiliki Kekuatan55. Al-Matin - Maha Sempurna Kekuatan-Nya56. Al-Waliyy - Maha Melinuingi57. Al-Hamid - Maha Terpuji58. Al-Muhsi - Maha Menghitung59. Al-Mubdi' - Maha Memulai/Pemula60. Al-Mu^id - Maha Mengembalikan61. Al-Muhyi - Maha Menghidupkan62. Al-Mumit - Maha Mematikan63. Al-Hayy - Maha Hidup64. Al-Qayyum - Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya65. Al-Wajid - Maha Menemukan66. Al-Majid - Maha Mulia67. Al-Wahid - Maha Esa68. As-Samad - Maha Diminta69. Al-Qadir - Maha Kuasa70. Al-Muqtadir - Maha Menentukan71. Al-Muqaddim - Maha Mendahulukan72. Al-Mu'akhkhir - Maha Melambat-lambatkan73. Al-'Awwal - Maha Pemulaan74. Al-'Akhir - Maha Penghabisan75. Az-Zahir - Maha Menyatakan76. Al-Batin - Maha Tersembunyi77. Al-Wali - Maha Menguasai Urusan78. Al-Muta^ali - Maha Suci/Tinggi79. Al-Barr - Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan)80. At-Tawwab - Maha Penerima Taubat81. Al-Muntaqim - Maha Penyiksa82. Al-^Afuww - Maha Pemaaf83. Ar-Ra'uf - Maha Mengasihi84. Malik Al-Mulk - Maha Pemilik Kekuasaan85. Thul-Jalali wal-Ikram - Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan86. Al-Muqsit - Maha Mengadili87. Aj-Jami^ - Maha Mengumpulkan88. Al-Ghaniyy - Maha Kaya Raya89. Al-Mughni - Maha Penberi Kekayaan90. Al-Mani^ - Maha Membela/Menolak91. Ad-Darr - Maha Pembuat Bahaya92. An-Nafi^ - Maha Pemberi Manfaat93. An-Nur - Maha Pemberi Cahaya94. Al-Hadi - Maha Pemberi Petunjuk95. Al-Badi^ - Maha Indah/Tiada Bandingan96. Al-Baqi - Maha Kekal97. Al-Warith - Maha Membahagi/Mewarisi98. Ar-Rashid - Maha Pandai/Bijaksana99. As-Sabur - Maha Penyabar
(fadhilat ini dipetik dari tajuk buku Khasiat Asmaul-Husna & Himpunan Ayat-Ayat Al-Quran, susunan : Abu Nur Husnina, keluaran Pustaka Ilmi).
1. "Ya Allah!" apabila dizikirkan 500 x setiap malam, lebih-lebih lagi selepas solat tahajjud atau solat sunat 2 rakaat mempunyai pengaruh yang besar di dalam mencapai segala yang dihajati.
2. "Ya Rahman!" apabila dizikirkan sesudah solat 5 waktu sebanyak 500x, maka hati kita akan menjadi terang, tenang & sifat-sifat pelupa & gugup akan hilang dengan izin Allah.
3. "Ya Rahim!" apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap hari, InsyaAllah kita akan mempunyai daya penarik yang besar sekali hingga manusia merasa cinta & kasih serta sayang terhadap kita.
4. "Ya Malik!" apabila dizikirkan sebanyak 121 x setiap pagi atau setelah tergelincirnya matahari, segala perkerjaan yang dilakukan setiap hari akan mendatangkan berkat & kekayaan yang diredhai Allah.
5. "Ya Quddus!" apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap pagi setelah tergelincir matahari, maka hati kita akan terjaga dari semua penyakit hati seperti sombong, iri hari, dengki dll.
6. "Ya Salam!" apabila dizikirkan sebanyak 136 x, InsyaAllah jasmani & rohani kita akan terhindar dari segala penyakit sehingga badan menjadi segar sihat & sejahtera.
7. "Ya Mukmin!" apabila dizikirkan sebanyak 236 x, InsyaAllah diri kita, keluarga & segala kekayaan yang dimiliki akan terpelihara & aman dari segala macam gangguan yang merosakkan.
8. "Ya Muhaimin!" apabila dizikirkan sebanyak 145 x sesudah solat fardhuIsyak, Insyaallah fikiran & hati kita akan menjadi terang & bersih.
9. "Ya 'Aziz!" apabila dizikirkan sebanyak 40 x sesudah solat subuh, InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang mulia, disegani orang kerana penuh kewibawaan.
10."Ya Jabbar!" apabila dizikirkan sebanyak 226 x pagi & petang, semua musuh akan menjadi tunduk & patuh dengan izin Allah.
11. "Ya Mutakabbir!" apabila dizikirkan sebanyak 662 x, maka dengan kebijaksanaan bertindak, kita akan dapat menundukkan semua musuh, bahkan mereka akan menjadi pembantu yg setia.
12."Ya Khaliq!" dibaca mengikut kemampuan atau sebanyak 731x, InsyaAllah yang ingin otak cerdas, cepat menerima sesuatu pelajaran , amalan ini akan memberikan otak kita cerdas dan cepat tangkap (faham).
13."Ya Baarii'!" sekiranya kita berada didalam kesukaran atau sedang sakit, dibaca sebanyak 100 x selama 7 hari berturut-turut, InsyaAllah kita akan terlepas dari kesukaran & sembuh dari penyakit tersebut.
14."Ya Musawwir!" sekiranya seorang isteri yang sudah lama belum mempunyai anak, maka cubalah ikhtiar ini dengan berpuasa selama 7 hari dari hari Ahad hingga Sabtu. Di waktu hendak berbuka puasa, ambil segelas air & dibacakan "Ya Musawwir" sebanyak 21 x, kemudian diminum air tersebut untuk berbuka puasa. Bagi sang suami, hendaklah berbuat perkara yang sama tetapi hanya dengan berpuasa selama 3 hari. Kemudian pada waktu hendak berjimak, bacalah zikir ini sebanyak 10 x, InsyaAllah akan dikurniakan anak yang soleh.
15."Ya Ghaffaar!" sambil beri'tikaf (diam dalam masjid dalam keadaan suci) bacalah zikir ini sebanyak 100 x sambil menunggu masuknya waktu solat Jumaat, InsyaAllah akan diampunkan dosa-dosa kita.
16."Ya Qahhaar!" dizikir menurut kemampuan atau sebanyak 306 x, maka hati kita akan dijaga dari ketamakkan & kemewahan dunia & InsyaAllah orang-orang yang selalu memusuhi kita akan sedar & tunduk akhirnya.
17. "Ya Wahhaab!" dizikir sebanyak 100 x sesudah solat fardhu, barang siapa yang selalu didalam kesempitan, Insya Allah segala kesulitan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.
18. "Ya Razzaq!" dizikir mengikut kemampuan sesudah solat fardhu khususnya solat subuh, Insya Allah akan dipermudahkan rezeki yang halal & membawa berkat. Rezeki akan datang tanpa diduga!! tetapi perlulah dilakukan dengan ikhtiar yang zahir.
19. "Ya Fattah!" dizikir sebanyak 71 x sesudah selesai solat subuh, InsyAllah hati kita akan dibuka oleh Allah, sehingga mudah menerima nasihat agama.
20. "Ya 'Aalim!" dizikir sebanyak 100 x setiap kali selesai solat Maktubah, Insya Allah akan mendapat kemakrifatan yang sempurna.
21. "Ya Qaabidhu!" dizikirkan 100 x setiap hari, maka dirinya akan semakin dekat dengan Allah & terlepas dari segala bentuk ancaman.
22. "Ya Baasithu!" Bagi mereka yg berniaga atau mempunyai usaha2 lain, kuatkanlah usaha & berniaga itu dengan memperbanyakkan membaca zikir ini setiap hari, InsyaAllah rezeki akan menjadi murah.
23. "Ya Khaa'fidh!" dizikirkan sebanyak 500 x setiap hari, dalam keadaan suci, khusyuk & tawaduk, InsyaAllah segala maksud akan ditunaikan Allah. Juga apabila mempunyai musuh, musuh itu akan jatuh martabatnya.
24. "Ya Raafi!" dizikirkan setiap hari, baik siang atau malam sebanyak 70 x, InsyaAllah keselamatan harta benda di rumah, di kedai atau di tempat-tempat lain akan selamat & terhindar dari kecurian.
25. "Ya Mu'izz!" dizikirkan sebanyak 140 x setiap hari, Insya Allah akan memperolehi kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.
26. "Ya Muzill!" Perbanyakkanlah zikir ini setiap hari, sekiranya ada orang berhutang kepada kita & sukar untuk memintanya, InsyaAllah si penghutang akan sedar & membayar hutangnya kembali.
27. "Ya Samii'!" Sekiranya inginkan doa kita makbul & pendengaran telinga kita tajam, biasakanlah zikir ini setiap hari menurut kemampuan, lebih-lebih lagi sesudah solah Dhuha, InsyaAllah doa akan mustajab.
28. "Ya Bashiir!" Dizikirkan sebanyak 100 x sebelum solat Jumaat, InsyaAllah akan menjadikan kita terang hati, cerdas otak & selalu diberikan taufik & hidayah dari Allah.
29. "Ya Hakam!" dizikirkan sebanyak 68 x pada tengah malam dalam keadaan suci, InsyaAllah dapat membuka hati seseorang itu mudah menerima ilmu-ilmu agama & membantu kecepatan mempelajari ilmu-ilmu agama.
30. "Ya Adllu!" dizikirkan sebanyak 104 x setiap hari sesudah selesai solat 5 waktu, InsyaAllah diri kita selalu dapat berlaku adil.
31. "Ya Lathiif!" Dengan memperbanyakkan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah bagi para peniaga, ikhtiar ini akan menjadikan barangan jualannya menjadi laris & maju.32. "Ya Khabiir!" Dengan memperbanyakkan zikir ini setiap hari, terkandung faedah yang teramat banyak sekali sesuai dengan maksud zikir ini antara lain faedahnya ialah dapat bertemu dengan teman atau anak yang telah terpisah sekian lama.
33. "Ya Haliim!" Dizikirkan sebanyak 88 x selepas solat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan di dalam pemerintahan, syarikat atau apa saja, InsyaAllah dipastikan kedudukannya tidak akan dicabar atau diungkit-ungkit atau tergugat.
34. "Ya 'Aziim!" dizikirkan sebanyak 12 x setiap hari untuk orang yang sekian lama menderitai sakit, InsyaAllah akan sembuh. Juga apabila dibaca 12 x kemudian ditiupkan pada tangan lalu diusap-usap pada seluruh badan, maka dengan izin Allah akan terhindar dari gangguan jin, jin syaitan & sebagainya.
35. "Ya Ghafuur!" bagi orang yang bertaubat, hendaklah memperbanyakkan zikir ini dengan mengakui dosa-dosa & beriktikad untuk tidak mengulanginya, InsyaAllah akan diterima taubatnya oleh Allah.
36. "Ya Syakuur!" dizikirkan sebanyak 40 x sehabis solat hajat, sebagai pengucapan terima kasih kepada Allah, InsyaAllah semua hajat kita akan dimakbulkan Allah. Lakukanlah setiap kali kita mempunyai hajat yang penting & terdesak.
37. "Ya 'Aliy!" Untuk mencerdaskan otak anak kita yang bebal, tulislah zikir ini sebanyak 110 x (** di dalam bahasa Arab bukan Bahasa Malaysia!!) lalu direndam pada air yang dingin & diberikan si anak meminumnya, InsyaAllah lama kelamaan otak si anak itu akan berubah cemerlang & tidak dungu lagi. InsyaAllah mujarab.
38. "Ya Kabiir!" Bagi seseorang yang kedudukannya telah dirampas atau dilucut gara-gara sesuatu fitnah, maka bacalah zikir ini sebanyak 1,000 x selama 7 hari berturut-turut dalam keadaan suci sebagai pengaduan kepada Allah. Lakukanlah sesudah solat malam (tahajud atau hajat).
39. "Ya Hafiiz!" dizikir sebanyak 99 x, InsyaAllah diri kita akan terlindung dari gangguan binatang buas terutamanya apabila kita berada di dalam hutan.
40. "Ya Muqiit!" Sekiranya kita berada di dalam kelaparan seperti ketika sesat di dalam hutan atau di mana sahaja sehingga sukar untuk mendapatkan bekalan makanan, maka perbanyakkan zikir ini. InsyaAllah badan kita akan menjadi kuat & segar kerana rasa lapar akan hilang.
41. "Ya Hasiib!" Untuk memperteguhkan kedudukan yang telah kita jawat, amalkan zikir ini sebanyak 777 x sebelum matahari terbit & selepas solat Maghrib, InsyaAllah akan meneguhkan kedudukan kita tanpa sebarang gangguan.
42. "Ya Jaliil!" Barangsiapa mengamalkan zikir ini pada sepertiga malam yang terakhir, InsyaAllah kita akan mendapati perubahaan yang mengkagumkan - perniagaan akan bertambah maju. Andai seorang pegawai, maka tanpadisedari kedudukan kita akan lebih tinggi dan terhormat & begitulah seterusnya dengan izin Allah.
43. "Ya Kariim!" Untuk mencapai darjat yang tinggi & mulia di dunia mahupun di akhirat kelak, maka amalkan zikir ini sebanyak 280 x ketika hendak masuk tidur. Nescaya Allah akan mengangkat darjat mereka yang mengamalkan zikir ini.
44. "Ya Raqiib!" Bagi meminta pertolongan kepada Allah terhadap penjagaan barang yang dikhuatirkan, maka zikirkan sebanyak 50 x setiap hari dengan niat agar barang-barang yang dikhuatirkan yang berada di tempat yang jauh & sukar dijaga terhindar dari sebarang kecurian mahupun gangguan lainnya. Bertawakkal & yakinlah kepada Allah. InsyaAllah....
45. "Ya Mujiib!" Sesungguhnya Allah adalah Zat yang menerima doa hambaNya & agar doa kita mustajab & selalu diterima Allah, hendaklah mengamalkan zikir ini sebanyak 55 x sesudah solat subuh. Insyaallah Tuhan akan mengabulkan doa kita.
46. "Ya Waasi!" Apabila di dalam kesulitan maka amalkan zikir ini sebanyak 128 x setiap pagi & petang, InsyaAllah segala kesulitan akan hilang berkat pertolongan Allah. Andai zikir ini sentiasa diamalkan, InsyaAllah Tuhan akan menjaga kita dari hasad dengki sesama makhluk.
47. "Ya Hakiim!" Bagi pelajar atau sesiapa sahaja yang memperbanyakkan zikir ini setiap hari, InsyaAllah akalnya akan menjadi cerdas & lancar didalam menghafal & mengikuti pelajaran. Amalkanlah sekurang-kurangnya 300x setiap hari.
48. "Ya Waduud!" Amalkan zikir ini sebanyak 11,000 x pada setiap malam. InsyaAllah kita akan menjadi insan yang sentiasa bernasib baik, disayangi & rumahtangga kita akan sentiasa berada didalam keadaan harmoni.
49. "Ya Majiid!" Untuk ketenteraman keluarga di mana setiap anggota keluarga sentiasa menyayangi & menghormati & khasnya kita sebagai ketua keluarga, maka amalkan zikir ini sebanyak 99 x, sesudah itu hembuskan kedua belah tapak tangan & usap ke seluruh muka. InsyaAllah semua anggota keluarga kita akan menyayangi & menghormati kita sebagai ketua keluarga.
50. "Ya Baa'its!" Zikirkan sebanyak 100 x dengan meletakkan kedua tangan ke dada, InsyaAllah akan memberi kelapangan dada dengan ilmu & hikmah.
51. "Ya Syahiid!" Apabila ada di kalangan anggota keluarga kita yang suka membangkang dan sebagainya, maka zikirkan sebanyak 319 x secara berterusan setiap malam sehingga si pembangkang akan sedar & berubah perangainya.
52. "Ya Haq"! Perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah ianya sangat berfaedah sekali untuk menebalkan iman & taat di dalam menjalankan perintah Allah.
53. "Ya Wakiil" Sekiranya terjadi hujan yang disertai ribut yang kuat, atau terjadi gempa, maka ketika itu perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah bencana tersebut akan menjadi reda & kembali seperti sediakala.
54. "Ya Qawiy!" Amalkan zikir ini sebanyak mungkin agar kita tidak gentar apabila berdepan dengan sebarang keadaan mahupun berdepan dengan si zalim.
55. "Ya Matiin!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin kerana ianya mempunyai fadhilat yang besar sekali, antaranya untuk mengembalikan kekuatan sehingga musuh merasa gentar untuk mengganggu.
56. "Ya Waliy!" Barangsiapa yang menjawat sebarang jawatan atau kedudukan, maka amatlah elok sekali mengamalkan zikir ini sebanyak mungkin kerana dengan izinNya,kedudukan kita akan kukuh & terhindar dari sebarang gangguan oleh orang-orang yang bersifat dengki.
57. "Ya Hamiid!" Perbanyakkan zikir ini sebagai pengakuan bahawa hanya Allah sahaja yang paling berhak menerima segala pujian.
58. "Ya Muhshiy!" Sekiranya kita inginkan diri kita digolongkan didalam pertolongan yang selalu dekat dengan Allah (muraqabah), maka amalkan zikir ini sebanyak mungkin sesudah solat 5 waktu.
59. "Ya Mubdiu!" Agar segala apa yang kita rancangkan akan berhasil, maka zikirkan sebanyak 470 x setiap hari. InsyaAllah....
60. "Ya Mu'id!" Andai ada anggota keluarga yang menghilangkan diri dan sebagainya, amalkan zikir ini sebanyak 124 x setiap hari sesudah solat. InsyaAllah dipertunjukkan akan hasilnya.
61. "Ya Muhyiy!" amalkan zikir ini sebanyak 58 x setiap hari, InsyaAllah kita akan diberikan kemuliaan darjat dunia & akhirat kelak.
62. "Ya Mumiit!" Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah akan dipermudahkan didalam perniagaan, berpolitik dan sebagainya.
63. "Ya Hayyu!" Untuk mencapai kekuatan mental/batiniah didalam menjalani kehidupan, perbanyakkanlah zikir ini.
64. "Ya Qayyuum!" Telah berkata Imam Ghazali bahawa barangsiapa yang ingin memperolehi harta yang banyak lagi berkat, ingin dikasihi oleh setiap manusia, ingin berwibawa, ditakuti musuh & ingin menjadi insan yang terhormat, maka berzikirlah dgn "Ya Hayyu Ya Qayyuum..." sebanyak 1,000 x setiap malam atau siang hari. Hendaklah melakukannya secara berterusan, Insya Allah akan tercapai segala hajat.
65. "Ya Waajid!" Andai berkeinginan keperibadian yang kukuh, tidak mudah terpengaruh & teguh pendirian, maka perbanyakkan zikir ini.
66. "Ya Maajid!" Demi kecerdasan otak dan agar dipermudahkan hati untuk menerima pelajaran, maka hendaklah pelajar tersebut memperbanyakkan zikir ini setiap hari.
67. "Ya Waahid!" Bagi pasangan yang belum mempunyai cahayamata & tersangat ingin untuk menimangnya, amalkanlah zikir ini sebanyak 190 x setiap kali selesai menunaikan solat 5 waktu selama satu bulan & selama itu juga hendaklah berpuasa sunat Isnin & Khamis, Insya Allah...
68. "Ya Somad! Ketika dalam kelaparan akibat sesat atau kesempitan hidup, maka pohonlah kepada Allah dengan zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah, diri akan berasa segar & sentiasa.
69. "Ya Qaadir!" Apabila kita berhajatkan sesuatu namun ianya selalu gagal, maka amalkan zikir ini sebanyak 305 x setiap hari, Insya Allah segala hajat akan berhasil.
70. "Ya Muqtadir!" Agar tercapai tujuan yang dikehendaki, selain dari berikhtiar secara lahariah, maka berzikirlah dengan zikir ini seberapa mampu sehingga ikhtiar kita itu berhasil kerana zikir ini akan mempercepatkan keberhasilan hajat kita.
71. "Ya Muqaddim!" Menurut Imam Ahmad bin Ali Al-Buuniy, beliau berkata "Barangsiapa yang berzikir dengan zikir ini sebanyak 184 x setiap hari, InsyaAllah, nescaya segala usahanya akan berhasil".
72. "Ya Muahkhir"! Bagi meninggikan lagi ketaatan kita kepada Allah, perbanyakkanlah zikir ini.
73. "Ya Awwal!!" Barangsiapa yang mengamalkan zikir ini sebanyak 37 x setiap hari, InsyaAllah segala apa yang dihajati akan diperkenankan Allah.
74. "Ya Aakhir!" Amalkan berzikir sebanyak 200 x sesudah solat 5 waktu selama satu bulan, InsyaAllah Tuhan akan membuka pintu rezeki yang halal.
75. "Ya Dhaahir!" Amalkanlah zikir ini sebanyak 1,106 x selesai solat waktu di tempat yang sunyi (khalwat), nescaya Allah akan membuka hijab padanya dari segala rahsia yang pelik & sukar serta diberi kefahaman ilmu.
76. "Ya Baathinu!" Seperti no. 75 jugak, tetapi amalkan sebanyak 30 x sesudah solat fardhu.
77. "Ya Waaliy!" Memperbanyakkan zikir ini setiap pagi & petang boleh menyebabkan seseorang itu menjadi orang yang ma'rifat, iaitu hatinya dibuka oleh Allah. Difahamkan para wali Allah selalu memperbanyakkan zikir ini
78. "Ya Muta'aAliy!" Sekiranya kita akan berjumpa dengan mereka yang berkedudukan tinggi atau mereka yang sukar untuk ditemui, maka bacalah zikir ini sebanyak mungkin sewaktu mengadap. InsyaAllah dengan mudah kita akan berjumpa dengannya & segala hajat yang penting-penting akan berhasil.
79. "Ya Bar!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin setiap hari, InsyaAllah segala apa yang kita hajati akan terlaksana dengan mudah.
80. "Ya Tawwaab!" Bagi orang yang selalu membuat dosa & ingin bertaubat maka hendaklah memperbanyakkan zikir ini supaya dengan mudah diberikan petunjuk kembali ke jalan yang lurus.
81. "Ya Muntaqim!" Jika kita berhadapan dengan orang yang zalim, supaya dia tidak melakukan kezalimannya terhadap kita, maka hendaklah kita memperbanyakkan zikir ini setiap kali sesudah solat fardhu. Insyaallah, kita akan mendpt pertolongan Allah.
82. "Ya 'Afuww!" Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, nescaya dia akan diampuni segala dosanya oleh Allah.
83. "Ya Rauuf!" Bagi sesiapa yang inginkan dirinya disenangi oleh teman atau sesiapa sahaja yang memandangnya, amalkan zikir ini seberapa mampu samada pada waktu siang mahupun malam.
84. "Ya Maalikul Mulki!" Seseorang pengarah atau ketua yang ingin kedudukan yang kekal & tetap tanpa diganggu gugat, hendaklah selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 212 x sesudah solat fardhu & 212 pada setiap malam selama sebulan. InsyaAllah akan mendapat pertolongan Allah.
85. "Ya Zul Jalaali wal Ikraam!" Amalkanlah zikir ini sebanyak 65 x setiap hari selama sebulan, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai dengan pertolongan Allah.
86. "Ya Muqsith!" Berzikirlah dengan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah Tuhan akan menganugerahkan sifat adil kepada mereka yang mengamalkannya.
87. "Ya Jaami'!" Sekiranya ada dikalangan keluarga kita atau isteri kita yang lari dari rumah, maka amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin pada setiap hari dengan niat semoga Allah menyedarkan orang tersebut. Dengan izin Allah orang yang lari itu akan pulang dalam jangka waktu yang singkat.
88. "Ya Ghaniy!" Amalkanlah zikir ini pada setiap hari sebanyak mungkin, InsyaAllah apa yang kita usahakan akan cepat berhasil & kekayaan yang kita perolehi itu akan mendapat berkat.
89. "Ya Mughniy!" Mintalah kekayaan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia & akhirat kepada Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai.
90. "Ya Maani'!" Andai kita selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 161 x pada waktu menjelang solat subuh setiap hari, InsyaAllah kita akan terhindar dari orang-orang yang zalim & suka membuat angkara.
91. "Ya Dhaarr!" Asma ini sangat berguna didalam ikhtiar kita untuk menyembuhkan sesuatu penyakit yang mana sudah lama dihidapi & telah puas dihidapi & telah puas diubati. Amalkanlah zikir ini sebanyak 1001 x pada setiap hari, InsyaAllah dengan ikhtiar ini penyaki itu akan cepat sembuh.
92. "Ya Naafi' "! Menurut Imam Ahmad Al-Buuniy, barangsiapa mengamalkan zikir ini setiap hari, maka bagi orang yang sakit, sakitnya akan sembuh, & bagi orang yang susah akan dihilangkan kesusahannya dengan izin Allah.
93. "Ya Nuur!" Menurut Sheikh Ahmad bin Muhammad As Shawi, barangsiapa yang menghendaki kemuliaan yang agung & memperolehi apa yang dimaksudkan baik kebaikan dunia mahupun kebaikandi akhirat kelak, maka hendaklah selalu berzikir dengan zikir ini setiap pagi & petang.
94. "Ya Haadiy!" Bagi sesiapa yang dalam perjalanan ke suatu tempat tertentu, kemudian ia tersesat, hendaklah ia memohon petunjuk Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, Insya Allah akan diberikan pertolongan Allah akan cepat lepas dari kesesatan tersebut.
95. "Ya Baadii!" Andai kita mempunyai rancangan yang sangat penting & bagi memastikan rancangan kita itu berjaya & berjalan lancar, maka berzikirlah dengan zikir ini sebanyak 500 x selepas solat fardhu. InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan hingga rancangan kita berjaya & berjalan lancar.
96. "Ya Baaqy!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin tanpa mengira batas waktu, InsyaAllah dengan ikhtiar ini semua perkerjaan yang telah menjadi punca rezeki tidak akan mudah terlepas, perniagaan tidak akan rugi atau bankrap dengan berkat zikir ini.
97. "Ya Waarits!" Sekiranya kita berzikir sebanyak 500 x selepas solat fardhu atau sebagainya, supaya segala urusan kita itu berjalan lancar, maka hendaklah pada setiap malam berzikir dengan zikir ini sebanyak 707 x. InsyaAllah berkat zikir ini Allah akan memberi petunjuk sehingga usaha kita akan berhasil dengan baik & memberangsangkan.
98. "Ya Rasyiid!" Walaupun kita tergolong didalam golongan yang cerdas otak, namun biasakanlah zikir ini sebanyak mungkin, nescaya otak kita akan menjadi bertambah cerdas.
99. "Ya Shabuur!" Agar kita diberi kesabaran oleh Allah dalam segala hal, maka perbanyakkanlah zikir ini menurut kemampuan. Dengan sifat sabar & penuh pengharapan kepada Allah, maka segala usaha & upaya akan mencapaikejayaan.
Doa-doa Yang Makbul:
1. Orang yang terdesak.2. Orang yang teraniaya/dizalimi.3. Anak yang berbuat baik terhadap kedua ibubapanya.4. Doa seorang Muslim yang tidak berbuat zalim & tidak memutuskan silaturrahim.
Tanda-tanda Doa Yang Makbul:1. Terasa sesuatu yang menakutkan.2. Menangis tatkala berdoa.3. Terasa menggeletar.
Cara-cara Berdoa:1. Bersungguh-sungguh semasa berdoa. Rasulullah s.a.w pernah bersabda:"Sesungguhnya Allah amat menyukai orang yang bersungguh-sungguh semasa ia berdoa"
2. Menghadirkan diri kpd Allah dengan penuh kekhusyukkan kerana Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai.
3. Hendaklah makanan, minuman, pakaian dan sebagainya dari harta yang halal kerana sesungguhnya Allah itu baik & menerima melainkan yang baik belaka.
4. Doa itu bukan bertujuan untuk melakukan dosa, khianat, memutuskan silaturrahim & jangan sesekali memohon SEGERA dimakbulkan doa tersebut.
5. Digalakkan memperbanyakkan menyebut Asmaul Husna, dimulai dengan bertaubat, istighfar, hamdalah serta selawat ke atas Rasulullah s.a.w & para sahabat.
6. Sebelum berdoa, bersedekahlah terlebih dahulu (al-fatihah dan sebagainya).
KATA-KATA NASIHAT IBNU QAYYIM
Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah swt.
Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan dengan Allah swt
Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali seronok mengenali Allah swt
Di dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak akan tenang damai kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya
Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam kecuali redha dengan suruhan dan laranganNya serta qadha dan qadarNya serta kesenantiasaan sabar sehingga menemuiNya
Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung kecuali kecintaan kepadaNya dan bermohon kepadaNya.
Kesentiasaan berzikir kepadaNya adalah keikhlasan sebenar kepadaNya. . . . . . Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendunghajat hati sihamba itu.
Wassalam
1. Allah2. Ar-Rahman - Maha Pemurah3. Ar-Rahim - Maha Penyayang4. Al-Malik - Maha Merajai/Pemerintah5. Al-Quddus - Maha Suci6. As-Salam - Maha Penyelamat7. Al-Mu'min - Maha Pengaman8. Al-Muhaymin - Maha Pelindung/Penjaga9. Al-^Aziz - Maha Mulia/Perkasa10. Al-Jabbar - Maha Pemaksa11. Al-Mutakabbir - Maha Besar12. Al-Khaliq - Maha Pencipta13. Al-Bari' - Maha Perancang14. Al-Musawwir - Maha Menjadikan Rupa Bentuk15. Al-Ghaffar - Maha Pengampun16. Al-Qahhar - Maha Menundukkan17. Al-Wahhab - Maha Pemberi18. Ar-Razzaq - Maha Pemberi Rezeki19. Al-Fattah - Maha Pembuka20. Al-^Alim - Maha Mengetahui21. Al-Qabid - Maha Penyempit Hidup22. Al-Basit - Maha Pelapang Hidup23. Al-Khafid - Maha Penghina24. Ar-Rafi^ - Maha Tinggi25. Al-Mu^iz - Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan26. Al-Muthil - Maha Merendahkan27. As-Sami^ - Maha Mendengar28. Al-Basir - Maha Melihat29. Al-Hakam - Maha Menghukum30. Al-^Adl - Maha Adil31. Al-Latif - Maha Halusi32. Al-Khabir - Maha Waspada33. Al-Halim - Maha Penyantun34. Al-^Azim - Maha Agong35. Al-Ghafur - Maha Pengampun36. Ash-Shakur - Maha Pengampun37. Al-^Aliyy - Maha Tinggi Martabat-Nya38. Al-Kabir - Maha Besar39. Al-Hafiz - Maha Pelindung40. Al-Muqit - Maha Pemberi Keperluan41. Al-Hasib - Maha Mencukupi42. Aj-Jalil - Maha Luhur43. Al-Karim - Maha Mulia44. Ar-Raqib - Maha Pengawas45. Al-Mujib - Maha Mengabulkan46. Al-Wasi^ - Maha Luas Pemberian-Nya47. Al-Hakim - Maha Bijaksana48. Al-Wadud - Maha Pencinta49. Al-Majid - Maha Mulia50. Al-Ba^ith - Maha Membangkitkan51. Ash-Shahid - Maha Menyaksikan52. Al-Haqq - Maha Benar53. Al-Wakil - Maha Berserah54. Al-Qawiyy - Maha Memiliki Kekuatan55. Al-Matin - Maha Sempurna Kekuatan-Nya56. Al-Waliyy - Maha Melinuingi57. Al-Hamid - Maha Terpuji58. Al-Muhsi - Maha Menghitung59. Al-Mubdi' - Maha Memulai/Pemula60. Al-Mu^id - Maha Mengembalikan61. Al-Muhyi - Maha Menghidupkan62. Al-Mumit - Maha Mematikan63. Al-Hayy - Maha Hidup64. Al-Qayyum - Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya65. Al-Wajid - Maha Menemukan66. Al-Majid - Maha Mulia67. Al-Wahid - Maha Esa68. As-Samad - Maha Diminta69. Al-Qadir - Maha Kuasa70. Al-Muqtadir - Maha Menentukan71. Al-Muqaddim - Maha Mendahulukan72. Al-Mu'akhkhir - Maha Melambat-lambatkan73. Al-'Awwal - Maha Pemulaan74. Al-'Akhir - Maha Penghabisan75. Az-Zahir - Maha Menyatakan76. Al-Batin - Maha Tersembunyi77. Al-Wali - Maha Menguasai Urusan78. Al-Muta^ali - Maha Suci/Tinggi79. Al-Barr - Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan)80. At-Tawwab - Maha Penerima Taubat81. Al-Muntaqim - Maha Penyiksa82. Al-^Afuww - Maha Pemaaf83. Ar-Ra'uf - Maha Mengasihi84. Malik Al-Mulk - Maha Pemilik Kekuasaan85. Thul-Jalali wal-Ikram - Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan86. Al-Muqsit - Maha Mengadili87. Aj-Jami^ - Maha Mengumpulkan88. Al-Ghaniyy - Maha Kaya Raya89. Al-Mughni - Maha Penberi Kekayaan90. Al-Mani^ - Maha Membela/Menolak91. Ad-Darr - Maha Pembuat Bahaya92. An-Nafi^ - Maha Pemberi Manfaat93. An-Nur - Maha Pemberi Cahaya94. Al-Hadi - Maha Pemberi Petunjuk95. Al-Badi^ - Maha Indah/Tiada Bandingan96. Al-Baqi - Maha Kekal97. Al-Warith - Maha Membahagi/Mewarisi98. Ar-Rashid - Maha Pandai/Bijaksana99. As-Sabur - Maha Penyabar
(fadhilat ini dipetik dari tajuk buku Khasiat Asmaul-Husna & Himpunan Ayat-Ayat Al-Quran, susunan : Abu Nur Husnina, keluaran Pustaka Ilmi).
1. "Ya Allah!" apabila dizikirkan 500 x setiap malam, lebih-lebih lagi selepas solat tahajjud atau solat sunat 2 rakaat mempunyai pengaruh yang besar di dalam mencapai segala yang dihajati.
2. "Ya Rahman!" apabila dizikirkan sesudah solat 5 waktu sebanyak 500x, maka hati kita akan menjadi terang, tenang & sifat-sifat pelupa & gugup akan hilang dengan izin Allah.
3. "Ya Rahim!" apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap hari, InsyaAllah kita akan mempunyai daya penarik yang besar sekali hingga manusia merasa cinta & kasih serta sayang terhadap kita.
4. "Ya Malik!" apabila dizikirkan sebanyak 121 x setiap pagi atau setelah tergelincirnya matahari, segala perkerjaan yang dilakukan setiap hari akan mendatangkan berkat & kekayaan yang diredhai Allah.
5. "Ya Quddus!" apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap pagi setelah tergelincir matahari, maka hati kita akan terjaga dari semua penyakit hati seperti sombong, iri hari, dengki dll.
6. "Ya Salam!" apabila dizikirkan sebanyak 136 x, InsyaAllah jasmani & rohani kita akan terhindar dari segala penyakit sehingga badan menjadi segar sihat & sejahtera.
7. "Ya Mukmin!" apabila dizikirkan sebanyak 236 x, InsyaAllah diri kita, keluarga & segala kekayaan yang dimiliki akan terpelihara & aman dari segala macam gangguan yang merosakkan.
8. "Ya Muhaimin!" apabila dizikirkan sebanyak 145 x sesudah solat fardhuIsyak, Insyaallah fikiran & hati kita akan menjadi terang & bersih.
9. "Ya 'Aziz!" apabila dizikirkan sebanyak 40 x sesudah solat subuh, InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang mulia, disegani orang kerana penuh kewibawaan.
10."Ya Jabbar!" apabila dizikirkan sebanyak 226 x pagi & petang, semua musuh akan menjadi tunduk & patuh dengan izin Allah.
11. "Ya Mutakabbir!" apabila dizikirkan sebanyak 662 x, maka dengan kebijaksanaan bertindak, kita akan dapat menundukkan semua musuh, bahkan mereka akan menjadi pembantu yg setia.
12."Ya Khaliq!" dibaca mengikut kemampuan atau sebanyak 731x, InsyaAllah yang ingin otak cerdas, cepat menerima sesuatu pelajaran , amalan ini akan memberikan otak kita cerdas dan cepat tangkap (faham).
13."Ya Baarii'!" sekiranya kita berada didalam kesukaran atau sedang sakit, dibaca sebanyak 100 x selama 7 hari berturut-turut, InsyaAllah kita akan terlepas dari kesukaran & sembuh dari penyakit tersebut.
14."Ya Musawwir!" sekiranya seorang isteri yang sudah lama belum mempunyai anak, maka cubalah ikhtiar ini dengan berpuasa selama 7 hari dari hari Ahad hingga Sabtu. Di waktu hendak berbuka puasa, ambil segelas air & dibacakan "Ya Musawwir" sebanyak 21 x, kemudian diminum air tersebut untuk berbuka puasa. Bagi sang suami, hendaklah berbuat perkara yang sama tetapi hanya dengan berpuasa selama 3 hari. Kemudian pada waktu hendak berjimak, bacalah zikir ini sebanyak 10 x, InsyaAllah akan dikurniakan anak yang soleh.
15."Ya Ghaffaar!" sambil beri'tikaf (diam dalam masjid dalam keadaan suci) bacalah zikir ini sebanyak 100 x sambil menunggu masuknya waktu solat Jumaat, InsyaAllah akan diampunkan dosa-dosa kita.
16."Ya Qahhaar!" dizikir menurut kemampuan atau sebanyak 306 x, maka hati kita akan dijaga dari ketamakkan & kemewahan dunia & InsyaAllah orang-orang yang selalu memusuhi kita akan sedar & tunduk akhirnya.
17. "Ya Wahhaab!" dizikir sebanyak 100 x sesudah solat fardhu, barang siapa yang selalu didalam kesempitan, Insya Allah segala kesulitan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.
18. "Ya Razzaq!" dizikir mengikut kemampuan sesudah solat fardhu khususnya solat subuh, Insya Allah akan dipermudahkan rezeki yang halal & membawa berkat. Rezeki akan datang tanpa diduga!! tetapi perlulah dilakukan dengan ikhtiar yang zahir.
19. "Ya Fattah!" dizikir sebanyak 71 x sesudah selesai solat subuh, InsyAllah hati kita akan dibuka oleh Allah, sehingga mudah menerima nasihat agama.
20. "Ya 'Aalim!" dizikir sebanyak 100 x setiap kali selesai solat Maktubah, Insya Allah akan mendapat kemakrifatan yang sempurna.
21. "Ya Qaabidhu!" dizikirkan 100 x setiap hari, maka dirinya akan semakin dekat dengan Allah & terlepas dari segala bentuk ancaman.
22. "Ya Baasithu!" Bagi mereka yg berniaga atau mempunyai usaha2 lain, kuatkanlah usaha & berniaga itu dengan memperbanyakkan membaca zikir ini setiap hari, InsyaAllah rezeki akan menjadi murah.
23. "Ya Khaa'fidh!" dizikirkan sebanyak 500 x setiap hari, dalam keadaan suci, khusyuk & tawaduk, InsyaAllah segala maksud akan ditunaikan Allah. Juga apabila mempunyai musuh, musuh itu akan jatuh martabatnya.
24. "Ya Raafi!" dizikirkan setiap hari, baik siang atau malam sebanyak 70 x, InsyaAllah keselamatan harta benda di rumah, di kedai atau di tempat-tempat lain akan selamat & terhindar dari kecurian.
25. "Ya Mu'izz!" dizikirkan sebanyak 140 x setiap hari, Insya Allah akan memperolehi kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.
26. "Ya Muzill!" Perbanyakkanlah zikir ini setiap hari, sekiranya ada orang berhutang kepada kita & sukar untuk memintanya, InsyaAllah si penghutang akan sedar & membayar hutangnya kembali.
27. "Ya Samii'!" Sekiranya inginkan doa kita makbul & pendengaran telinga kita tajam, biasakanlah zikir ini setiap hari menurut kemampuan, lebih-lebih lagi sesudah solah Dhuha, InsyaAllah doa akan mustajab.
28. "Ya Bashiir!" Dizikirkan sebanyak 100 x sebelum solat Jumaat, InsyaAllah akan menjadikan kita terang hati, cerdas otak & selalu diberikan taufik & hidayah dari Allah.
29. "Ya Hakam!" dizikirkan sebanyak 68 x pada tengah malam dalam keadaan suci, InsyaAllah dapat membuka hati seseorang itu mudah menerima ilmu-ilmu agama & membantu kecepatan mempelajari ilmu-ilmu agama.
30. "Ya Adllu!" dizikirkan sebanyak 104 x setiap hari sesudah selesai solat 5 waktu, InsyaAllah diri kita selalu dapat berlaku adil.
31. "Ya Lathiif!" Dengan memperbanyakkan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah bagi para peniaga, ikhtiar ini akan menjadikan barangan jualannya menjadi laris & maju.32. "Ya Khabiir!" Dengan memperbanyakkan zikir ini setiap hari, terkandung faedah yang teramat banyak sekali sesuai dengan maksud zikir ini antara lain faedahnya ialah dapat bertemu dengan teman atau anak yang telah terpisah sekian lama.
33. "Ya Haliim!" Dizikirkan sebanyak 88 x selepas solat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan di dalam pemerintahan, syarikat atau apa saja, InsyaAllah dipastikan kedudukannya tidak akan dicabar atau diungkit-ungkit atau tergugat.
34. "Ya 'Aziim!" dizikirkan sebanyak 12 x setiap hari untuk orang yang sekian lama menderitai sakit, InsyaAllah akan sembuh. Juga apabila dibaca 12 x kemudian ditiupkan pada tangan lalu diusap-usap pada seluruh badan, maka dengan izin Allah akan terhindar dari gangguan jin, jin syaitan & sebagainya.
35. "Ya Ghafuur!" bagi orang yang bertaubat, hendaklah memperbanyakkan zikir ini dengan mengakui dosa-dosa & beriktikad untuk tidak mengulanginya, InsyaAllah akan diterima taubatnya oleh Allah.
36. "Ya Syakuur!" dizikirkan sebanyak 40 x sehabis solat hajat, sebagai pengucapan terima kasih kepada Allah, InsyaAllah semua hajat kita akan dimakbulkan Allah. Lakukanlah setiap kali kita mempunyai hajat yang penting & terdesak.
37. "Ya 'Aliy!" Untuk mencerdaskan otak anak kita yang bebal, tulislah zikir ini sebanyak 110 x (** di dalam bahasa Arab bukan Bahasa Malaysia!!) lalu direndam pada air yang dingin & diberikan si anak meminumnya, InsyaAllah lama kelamaan otak si anak itu akan berubah cemerlang & tidak dungu lagi. InsyaAllah mujarab.
38. "Ya Kabiir!" Bagi seseorang yang kedudukannya telah dirampas atau dilucut gara-gara sesuatu fitnah, maka bacalah zikir ini sebanyak 1,000 x selama 7 hari berturut-turut dalam keadaan suci sebagai pengaduan kepada Allah. Lakukanlah sesudah solat malam (tahajud atau hajat).
39. "Ya Hafiiz!" dizikir sebanyak 99 x, InsyaAllah diri kita akan terlindung dari gangguan binatang buas terutamanya apabila kita berada di dalam hutan.
40. "Ya Muqiit!" Sekiranya kita berada di dalam kelaparan seperti ketika sesat di dalam hutan atau di mana sahaja sehingga sukar untuk mendapatkan bekalan makanan, maka perbanyakkan zikir ini. InsyaAllah badan kita akan menjadi kuat & segar kerana rasa lapar akan hilang.
41. "Ya Hasiib!" Untuk memperteguhkan kedudukan yang telah kita jawat, amalkan zikir ini sebanyak 777 x sebelum matahari terbit & selepas solat Maghrib, InsyaAllah akan meneguhkan kedudukan kita tanpa sebarang gangguan.
42. "Ya Jaliil!" Barangsiapa mengamalkan zikir ini pada sepertiga malam yang terakhir, InsyaAllah kita akan mendapati perubahaan yang mengkagumkan - perniagaan akan bertambah maju. Andai seorang pegawai, maka tanpadisedari kedudukan kita akan lebih tinggi dan terhormat & begitulah seterusnya dengan izin Allah.
43. "Ya Kariim!" Untuk mencapai darjat yang tinggi & mulia di dunia mahupun di akhirat kelak, maka amalkan zikir ini sebanyak 280 x ketika hendak masuk tidur. Nescaya Allah akan mengangkat darjat mereka yang mengamalkan zikir ini.
44. "Ya Raqiib!" Bagi meminta pertolongan kepada Allah terhadap penjagaan barang yang dikhuatirkan, maka zikirkan sebanyak 50 x setiap hari dengan niat agar barang-barang yang dikhuatirkan yang berada di tempat yang jauh & sukar dijaga terhindar dari sebarang kecurian mahupun gangguan lainnya. Bertawakkal & yakinlah kepada Allah. InsyaAllah....
45. "Ya Mujiib!" Sesungguhnya Allah adalah Zat yang menerima doa hambaNya & agar doa kita mustajab & selalu diterima Allah, hendaklah mengamalkan zikir ini sebanyak 55 x sesudah solat subuh. Insyaallah Tuhan akan mengabulkan doa kita.
46. "Ya Waasi!" Apabila di dalam kesulitan maka amalkan zikir ini sebanyak 128 x setiap pagi & petang, InsyaAllah segala kesulitan akan hilang berkat pertolongan Allah. Andai zikir ini sentiasa diamalkan, InsyaAllah Tuhan akan menjaga kita dari hasad dengki sesama makhluk.
47. "Ya Hakiim!" Bagi pelajar atau sesiapa sahaja yang memperbanyakkan zikir ini setiap hari, InsyaAllah akalnya akan menjadi cerdas & lancar didalam menghafal & mengikuti pelajaran. Amalkanlah sekurang-kurangnya 300x setiap hari.
48. "Ya Waduud!" Amalkan zikir ini sebanyak 11,000 x pada setiap malam. InsyaAllah kita akan menjadi insan yang sentiasa bernasib baik, disayangi & rumahtangga kita akan sentiasa berada didalam keadaan harmoni.
49. "Ya Majiid!" Untuk ketenteraman keluarga di mana setiap anggota keluarga sentiasa menyayangi & menghormati & khasnya kita sebagai ketua keluarga, maka amalkan zikir ini sebanyak 99 x, sesudah itu hembuskan kedua belah tapak tangan & usap ke seluruh muka. InsyaAllah semua anggota keluarga kita akan menyayangi & menghormati kita sebagai ketua keluarga.
50. "Ya Baa'its!" Zikirkan sebanyak 100 x dengan meletakkan kedua tangan ke dada, InsyaAllah akan memberi kelapangan dada dengan ilmu & hikmah.
51. "Ya Syahiid!" Apabila ada di kalangan anggota keluarga kita yang suka membangkang dan sebagainya, maka zikirkan sebanyak 319 x secara berterusan setiap malam sehingga si pembangkang akan sedar & berubah perangainya.
52. "Ya Haq"! Perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah ianya sangat berfaedah sekali untuk menebalkan iman & taat di dalam menjalankan perintah Allah.
53. "Ya Wakiil" Sekiranya terjadi hujan yang disertai ribut yang kuat, atau terjadi gempa, maka ketika itu perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah bencana tersebut akan menjadi reda & kembali seperti sediakala.
54. "Ya Qawiy!" Amalkan zikir ini sebanyak mungkin agar kita tidak gentar apabila berdepan dengan sebarang keadaan mahupun berdepan dengan si zalim.
55. "Ya Matiin!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin kerana ianya mempunyai fadhilat yang besar sekali, antaranya untuk mengembalikan kekuatan sehingga musuh merasa gentar untuk mengganggu.
56. "Ya Waliy!" Barangsiapa yang menjawat sebarang jawatan atau kedudukan, maka amatlah elok sekali mengamalkan zikir ini sebanyak mungkin kerana dengan izinNya,kedudukan kita akan kukuh & terhindar dari sebarang gangguan oleh orang-orang yang bersifat dengki.
57. "Ya Hamiid!" Perbanyakkan zikir ini sebagai pengakuan bahawa hanya Allah sahaja yang paling berhak menerima segala pujian.
58. "Ya Muhshiy!" Sekiranya kita inginkan diri kita digolongkan didalam pertolongan yang selalu dekat dengan Allah (muraqabah), maka amalkan zikir ini sebanyak mungkin sesudah solat 5 waktu.
59. "Ya Mubdiu!" Agar segala apa yang kita rancangkan akan berhasil, maka zikirkan sebanyak 470 x setiap hari. InsyaAllah....
60. "Ya Mu'id!" Andai ada anggota keluarga yang menghilangkan diri dan sebagainya, amalkan zikir ini sebanyak 124 x setiap hari sesudah solat. InsyaAllah dipertunjukkan akan hasilnya.
61. "Ya Muhyiy!" amalkan zikir ini sebanyak 58 x setiap hari, InsyaAllah kita akan diberikan kemuliaan darjat dunia & akhirat kelak.
62. "Ya Mumiit!" Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah akan dipermudahkan didalam perniagaan, berpolitik dan sebagainya.
63. "Ya Hayyu!" Untuk mencapai kekuatan mental/batiniah didalam menjalani kehidupan, perbanyakkanlah zikir ini.
64. "Ya Qayyuum!" Telah berkata Imam Ghazali bahawa barangsiapa yang ingin memperolehi harta yang banyak lagi berkat, ingin dikasihi oleh setiap manusia, ingin berwibawa, ditakuti musuh & ingin menjadi insan yang terhormat, maka berzikirlah dgn "Ya Hayyu Ya Qayyuum..." sebanyak 1,000 x setiap malam atau siang hari. Hendaklah melakukannya secara berterusan, Insya Allah akan tercapai segala hajat.
65. "Ya Waajid!" Andai berkeinginan keperibadian yang kukuh, tidak mudah terpengaruh & teguh pendirian, maka perbanyakkan zikir ini.
66. "Ya Maajid!" Demi kecerdasan otak dan agar dipermudahkan hati untuk menerima pelajaran, maka hendaklah pelajar tersebut memperbanyakkan zikir ini setiap hari.
67. "Ya Waahid!" Bagi pasangan yang belum mempunyai cahayamata & tersangat ingin untuk menimangnya, amalkanlah zikir ini sebanyak 190 x setiap kali selesai menunaikan solat 5 waktu selama satu bulan & selama itu juga hendaklah berpuasa sunat Isnin & Khamis, Insya Allah...
68. "Ya Somad! Ketika dalam kelaparan akibat sesat atau kesempitan hidup, maka pohonlah kepada Allah dengan zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah, diri akan berasa segar & sentiasa.
69. "Ya Qaadir!" Apabila kita berhajatkan sesuatu namun ianya selalu gagal, maka amalkan zikir ini sebanyak 305 x setiap hari, Insya Allah segala hajat akan berhasil.
70. "Ya Muqtadir!" Agar tercapai tujuan yang dikehendaki, selain dari berikhtiar secara lahariah, maka berzikirlah dengan zikir ini seberapa mampu sehingga ikhtiar kita itu berhasil kerana zikir ini akan mempercepatkan keberhasilan hajat kita.
71. "Ya Muqaddim!" Menurut Imam Ahmad bin Ali Al-Buuniy, beliau berkata "Barangsiapa yang berzikir dengan zikir ini sebanyak 184 x setiap hari, InsyaAllah, nescaya segala usahanya akan berhasil".
72. "Ya Muahkhir"! Bagi meninggikan lagi ketaatan kita kepada Allah, perbanyakkanlah zikir ini.
73. "Ya Awwal!!" Barangsiapa yang mengamalkan zikir ini sebanyak 37 x setiap hari, InsyaAllah segala apa yang dihajati akan diperkenankan Allah.
74. "Ya Aakhir!" Amalkan berzikir sebanyak 200 x sesudah solat 5 waktu selama satu bulan, InsyaAllah Tuhan akan membuka pintu rezeki yang halal.
75. "Ya Dhaahir!" Amalkanlah zikir ini sebanyak 1,106 x selesai solat waktu di tempat yang sunyi (khalwat), nescaya Allah akan membuka hijab padanya dari segala rahsia yang pelik & sukar serta diberi kefahaman ilmu.
76. "Ya Baathinu!" Seperti no. 75 jugak, tetapi amalkan sebanyak 30 x sesudah solat fardhu.
77. "Ya Waaliy!" Memperbanyakkan zikir ini setiap pagi & petang boleh menyebabkan seseorang itu menjadi orang yang ma'rifat, iaitu hatinya dibuka oleh Allah. Difahamkan para wali Allah selalu memperbanyakkan zikir ini
78. "Ya Muta'aAliy!" Sekiranya kita akan berjumpa dengan mereka yang berkedudukan tinggi atau mereka yang sukar untuk ditemui, maka bacalah zikir ini sebanyak mungkin sewaktu mengadap. InsyaAllah dengan mudah kita akan berjumpa dengannya & segala hajat yang penting-penting akan berhasil.
79. "Ya Bar!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin setiap hari, InsyaAllah segala apa yang kita hajati akan terlaksana dengan mudah.
80. "Ya Tawwaab!" Bagi orang yang selalu membuat dosa & ingin bertaubat maka hendaklah memperbanyakkan zikir ini supaya dengan mudah diberikan petunjuk kembali ke jalan yang lurus.
81. "Ya Muntaqim!" Jika kita berhadapan dengan orang yang zalim, supaya dia tidak melakukan kezalimannya terhadap kita, maka hendaklah kita memperbanyakkan zikir ini setiap kali sesudah solat fardhu. Insyaallah, kita akan mendpt pertolongan Allah.
82. "Ya 'Afuww!" Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, nescaya dia akan diampuni segala dosanya oleh Allah.
83. "Ya Rauuf!" Bagi sesiapa yang inginkan dirinya disenangi oleh teman atau sesiapa sahaja yang memandangnya, amalkan zikir ini seberapa mampu samada pada waktu siang mahupun malam.
84. "Ya Maalikul Mulki!" Seseorang pengarah atau ketua yang ingin kedudukan yang kekal & tetap tanpa diganggu gugat, hendaklah selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 212 x sesudah solat fardhu & 212 pada setiap malam selama sebulan. InsyaAllah akan mendapat pertolongan Allah.
85. "Ya Zul Jalaali wal Ikraam!" Amalkanlah zikir ini sebanyak 65 x setiap hari selama sebulan, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai dengan pertolongan Allah.
86. "Ya Muqsith!" Berzikirlah dengan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah Tuhan akan menganugerahkan sifat adil kepada mereka yang mengamalkannya.
87. "Ya Jaami'!" Sekiranya ada dikalangan keluarga kita atau isteri kita yang lari dari rumah, maka amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin pada setiap hari dengan niat semoga Allah menyedarkan orang tersebut. Dengan izin Allah orang yang lari itu akan pulang dalam jangka waktu yang singkat.
88. "Ya Ghaniy!" Amalkanlah zikir ini pada setiap hari sebanyak mungkin, InsyaAllah apa yang kita usahakan akan cepat berhasil & kekayaan yang kita perolehi itu akan mendapat berkat.
89. "Ya Mughniy!" Mintalah kekayaan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia & akhirat kepada Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai.
90. "Ya Maani'!" Andai kita selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 161 x pada waktu menjelang solat subuh setiap hari, InsyaAllah kita akan terhindar dari orang-orang yang zalim & suka membuat angkara.
91. "Ya Dhaarr!" Asma ini sangat berguna didalam ikhtiar kita untuk menyembuhkan sesuatu penyakit yang mana sudah lama dihidapi & telah puas dihidapi & telah puas diubati. Amalkanlah zikir ini sebanyak 1001 x pada setiap hari, InsyaAllah dengan ikhtiar ini penyaki itu akan cepat sembuh.
92. "Ya Naafi' "! Menurut Imam Ahmad Al-Buuniy, barangsiapa mengamalkan zikir ini setiap hari, maka bagi orang yang sakit, sakitnya akan sembuh, & bagi orang yang susah akan dihilangkan kesusahannya dengan izin Allah.
93. "Ya Nuur!" Menurut Sheikh Ahmad bin Muhammad As Shawi, barangsiapa yang menghendaki kemuliaan yang agung & memperolehi apa yang dimaksudkan baik kebaikan dunia mahupun kebaikandi akhirat kelak, maka hendaklah selalu berzikir dengan zikir ini setiap pagi & petang.
94. "Ya Haadiy!" Bagi sesiapa yang dalam perjalanan ke suatu tempat tertentu, kemudian ia tersesat, hendaklah ia memohon petunjuk Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, Insya Allah akan diberikan pertolongan Allah akan cepat lepas dari kesesatan tersebut.
95. "Ya Baadii!" Andai kita mempunyai rancangan yang sangat penting & bagi memastikan rancangan kita itu berjaya & berjalan lancar, maka berzikirlah dengan zikir ini sebanyak 500 x selepas solat fardhu. InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan hingga rancangan kita berjaya & berjalan lancar.
96. "Ya Baaqy!" Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin tanpa mengira batas waktu, InsyaAllah dengan ikhtiar ini semua perkerjaan yang telah menjadi punca rezeki tidak akan mudah terlepas, perniagaan tidak akan rugi atau bankrap dengan berkat zikir ini.
97. "Ya Waarits!" Sekiranya kita berzikir sebanyak 500 x selepas solat fardhu atau sebagainya, supaya segala urusan kita itu berjalan lancar, maka hendaklah pada setiap malam berzikir dengan zikir ini sebanyak 707 x. InsyaAllah berkat zikir ini Allah akan memberi petunjuk sehingga usaha kita akan berhasil dengan baik & memberangsangkan.
98. "Ya Rasyiid!" Walaupun kita tergolong didalam golongan yang cerdas otak, namun biasakanlah zikir ini sebanyak mungkin, nescaya otak kita akan menjadi bertambah cerdas.
99. "Ya Shabuur!" Agar kita diberi kesabaran oleh Allah dalam segala hal, maka perbanyakkanlah zikir ini menurut kemampuan. Dengan sifat sabar & penuh pengharapan kepada Allah, maka segala usaha & upaya akan mencapaikejayaan.
Doa-doa Yang Makbul:
1. Orang yang terdesak.2. Orang yang teraniaya/dizalimi.3. Anak yang berbuat baik terhadap kedua ibubapanya.4. Doa seorang Muslim yang tidak berbuat zalim & tidak memutuskan silaturrahim.
Tanda-tanda Doa Yang Makbul:1. Terasa sesuatu yang menakutkan.2. Menangis tatkala berdoa.3. Terasa menggeletar.
Cara-cara Berdoa:1. Bersungguh-sungguh semasa berdoa. Rasulullah s.a.w pernah bersabda:"Sesungguhnya Allah amat menyukai orang yang bersungguh-sungguh semasa ia berdoa"
2. Menghadirkan diri kpd Allah dengan penuh kekhusyukkan kerana Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai.
3. Hendaklah makanan, minuman, pakaian dan sebagainya dari harta yang halal kerana sesungguhnya Allah itu baik & menerima melainkan yang baik belaka.
4. Doa itu bukan bertujuan untuk melakukan dosa, khianat, memutuskan silaturrahim & jangan sesekali memohon SEGERA dimakbulkan doa tersebut.
5. Digalakkan memperbanyakkan menyebut Asmaul Husna, dimulai dengan bertaubat, istighfar, hamdalah serta selawat ke atas Rasulullah s.a.w & para sahabat.
6. Sebelum berdoa, bersedekahlah terlebih dahulu (al-fatihah dan sebagainya).
KATA-KATA NASIHAT IBNU QAYYIM
Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah swt.
Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan dengan Allah swt
Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali seronok mengenali Allah swt
Di dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak akan tenang damai kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa denganNya
Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam kecuali redha dengan suruhan dan laranganNya serta qadha dan qadarNya serta kesenantiasaan sabar sehingga menemuiNya
Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung kecuali kecintaan kepadaNya dan bermohon kepadaNya.
Kesentiasaan berzikir kepadaNya adalah keikhlasan sebenar kepadaNya. . . . . . Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendunghajat hati sihamba itu.
Wassalam
Labels:
khasiat asmaul husna
Rabu, 8 Oktober 2008
gurindam
Gurindam Lambang Cinta Mohd Ariffin Mohd Arif
Apa tanda Melayu berbangsa !
Lihat sahaja ketika ia berkata-kata, {baca: jatidiri bukan kelompoknya}
Kata-katanya indah, pemikirannya penuh hikmah {baca: bahasa Melayu}
Gerak laku santun penuh berhemah { baca: budaya Melayu}
Yang diucapkan itulah diamalkan{ baca : agama Islam}
Mukadimah
Rupa-rupanya masih ada yang sayang. Gurindam adalah terangkum sebahagian yang termasuk dalam kantung perbendaharaan sastera tradisional Melayu. Adapun gurindam itu disebutkan oleh Raja Ali Haji iaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan syarat dan sajak yang kedua itu seperti jawab. Tidak ramai yang masih sayang, berminat apatah lagi mahir menggunakan ranah sastera tradisional. Tatkala diri mereka dipalitkan dengan tradisional ramai orang Melayu zaman sekarang yang melatah marah-marah. Seolah-olah kemarahan mereka sama nasabnya pabila dicalitkan sehelai bulu khinzir ke atas muka mereka. Hingga membesarkan kemaluan, bila dikaitkan mereka dengan tradisional. Tidak kurang juga menganjal melolong melaungkan bahawa mereka amat tajam indera sentuh dengan perkembangan semasa. Anggapan mereka yang tradisional bernuansa lama semuanya kolot, kuno ketinggalan zaman tak uptodate. Sekarang zaman alaf baru,moden, kotemporari, canggih manggih. Kerangka pemikiran ini dipanggil dikotomi sosial(social dichotomy). Rupa-rupanya lima puluh tahun merdeka, sayang akal mereka dibius dengan virus kuning; sekuning rambut hitam yang dikaratkan menjadi perang{hakikatnya kuning}.Terpesona dengan warna-warna bangsa penjajah. Mereka yang cuba meniru, menampal diri dengan siratan warna menjarah hakikatnya tetap tidak akan diterima oleh masyarakat barat. Untuk menjadi ahli komuniti mereka. Tinggallah si Tanggang moden ini hidup dalam dunia fantasia. Yang dikejar tak dapat yang dikendong berciciran. Walau apa pun yang berlaku, dikhianati oleh pencabulan bangsa sendiri. Sastera tradisional Melayu terus belayar, kukuh mantap segar sepanjang zaman. Biarpun arus kemodenan menerkam ganas. Persoalan tradisional dan moden berakartunjang daripada falsafah ciptaan bangsa Barat. Ia adalah satu kaedah guna untuk membahagi cara hidup manusia kepada tradisional lawan moden. Sebagaimana dinyatakan oleh Prof Shamsul Amri,(2007:5) “bahawa asas kepada kerangka pemikiran ini dilakukan oleh orang Eropah atas prinsip agama Kristian ortodoks yang melihat bangsa bukan Eropah tidak bertamadun,kolot, kasar dan mundur. Penjajahan dihalalkan atas prinsip dakwah bagi bangsa tersebut”.
Mohd Ariffin Mohd Ariff
Gurindam berkumandang lagi di PWTC disebabkan gemuk dek berpupuk segar dek bersiram. Gurindam yang dulunya kurang di apresiasi berbanding genre pantun dan syair, tetapi kini sudah bergema membelah Pusat Dagangan Dunia Putera. Ini semua angkara seorang insan dari kampung pimping yang masih sayang khazanah budaya bangsanya. Gara-gara gurindamnya Yang Berhormat Hj. Mohd Ariffin Mohd Arif[MAMA] membuatkan hingar bingar manusia Melayu dalam dewan terkatup terkunci tiada yang terkucil mendengar dengan penuh kyusuk. Bersalut baju Melayu sedondon hijau, ucapan MAMA pada pagi hari jumaat penuh berkat ketika itu yang selari dipancarkan dalam media elektronik secara langsung menyihir khalayak pengikut setia untuk memperdengarkannya sehingga usai. Tanpa perlu menjerit-menjerit seperti kena histeria sebagaimana yang disukai oleh para pembahas lain, MAMA tampil dengan fikrah semulajadinya tenang, bersahaja, ikhlas dan penuh tawaduk. Citra peribadi inilah yang membezakan MAMA yang berwibawa tanpa perlu meniru, memaksa diri untuk bernostalgia dengan ikon pemidato pemuka terdahulu. Tampil vokal dengan gaya bahasa Melayu tinggi, baku menyerlahkan daya pengamatan dan hasil penaakulan MAMA iaitu bersiap siaga dengan membuat pertimbangan, penilaian atas kehebatan potensi akal yang dianugerahi illahi. Tepat dalam melenturkan bahasa emotif terus menusuk ke dalam hati tepat pula kena pada sasaran yang dituju, iaitu temanya yang bersangkut dengan usul agama dan isu sosial. MAMA mencapai matlamat utama perbahasan, dengan menjadi seorang pembahas yang efektif , berkeyakinan diri seraya menatar ilmu. Sesuai dengan darjat MAMA sebagai seorang pendakwah tersohor di bumi bawah bayu sebelum terjun ke dunia sepak terajang dalam bidang siasah. Semenjak ikut terlibat dengan menjadi Ahli Dewan Undangan Membakut (ADUN) Yang Berhormat Hj. Mohd Ariffin Mohd. Ariff tidak pernah jemu menobatkan dakwah Islamiah tanpa lupa menyelitkan kecintaan beliau terhadap elemen sastera. Kemantapan ilmu agama dan kecintaan terhadap sastera, inilah yang menjadi dua faktor dalam melonjakkan MAMA sebagai seorang tokoh muda politik negara yang duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi sebaris para pemidato arus nasional yang lain. Tidak keterlaluan untuk mengatakan bahawa di Sabah telah lahir seorang tokoh yang bakal mengepalai kepimpinan negeri ini pada satu masa kelak.
Gurindam
Secara konsepnya gurindam dikenal pasti menerusi perincian yang pernah dibuat oleh Zaaba. Bagi Zaaba(1965:42) mentakrifkan gurindam, seraya mengaitkannya berasal daripada bahasa Sanskrit yang menyerap masuk menerusi bahasa Tamil. “Ertinya biasa difahamkannya rangkap yang telah jadi bidalan atau sebutan biasa pada orang ramai, ataupun sesuatu pepatah berangkap yang disebut berpadan dengan tempatnya”. Ranah sastera tradisional Melayu melakar nama Raja Ali Haji sebagai pelopor genre gurindam yang tersohor. Gurindam Dua Belas adalah karya Raja Ali Haji yang mengesankan, terkarang kira-kira dalam tahun 1846. Raja Ali Haji membezakan syair(1) dengan gurindam(2a,2b) menerusi dapatan berikut:
(1) Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah-gulana
Barangkali gurindam tiada kena
Tuan betulkan dengan sempurna
(2a) Persimpangan yang indah-indah
Iaitulah ilmu yang memberi faedah
(2b) Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang teratur
Raja Ali Haji menyimpulkan gurindam sebagai puisi Melayu, terdiri daripada dua baris yang berpasangan, bersajak(berima), membentuk satu kesatuan idea dalam setiap regu(pasangannya). Setiap baris mempunyai maksud yang tepat lazimnya pemisahan baris pertama mewakili isyarat manakala baris kedua berfungsi sebagai penyambut(pelengkap). Kendatipun, beliau membezakannya dengan syair iaitu perkataan yang bersajak yang sempurna perkataan pada satu-satu pasangannya. Gurindam secara struktur dapat dipecahkan berbentuk terikat dan bebas. Maksudnya bentuk gurindam tidak statik, boleh di lentur-lentur ikut keserasian si penuturnya. Unsur utama yang jelas membezakan gurindam dengan syair terletak pada pemikiran yang dikemukakan dalam gurindam iaitu bersifat serius menyatakan perihal nasihat, pengajaran, pemupukan nilai etika, dengan bersumberkan agama Islam. Dengan itu nyatalah gurindam bukan medium untuk seronok-seronok, pernyataan emosi yang membuak-buak atau hiburan yang memesongkan akidah sebagaimana banyak yang digambarkan dalam syair.
Sesungguhnya sesuai benarlah, MAMA membawa fragmen-fragmen gurindam dalam menambah kelazatan rasa ilmu dalam perbahasan usul agama, sebagai wakil pembahas Sabah pada ketika itu. Terdapat tiga persamaan antara pendekatan Islam Hadhari dengan ciri-ciri Ulul Albab yang cuba diperincikan oleh MAMA. Beliau memulakan perbahasan dengan menyelar pihak ketiga yang dengan sengaja memilih untuk tidak mahu berkompromi dalam memahami Islam Hadhari. Penegasan beliau terhadap pihak berkenaan dinyatakan menerusi:
(3a) Bila hati sudah tertutup, bunga yang mekar dilihat kuncup
Bila hati sudah tertutup, awan yang cerah dilihat redup
(3b) Bila hati sudah tertutup, yang kemas dilihat kusut
Bila hati sudah tertutup,gunung dilihat bagikan busut
(3c) Bila hati sudah tertutup, air jernih dilihat menjadi kabut
Bila hati sudah tertutup, hidup gemar hasad dan hasut
(3d) Bila hati sudah tertutup, segala langkah kita menjadi kelam dan kabut
Menerusi gurindam (3a,3b,3c,3d) di atas diperlihatkan gaya bahasa penegasan yang ditandai frasa bila hati sudah tertutup. Pemakaian frasa penegasan sedemikian menimbulkan makna peneguhan di samping meninggalkan kesan rasa dukacita terhadap tindak tanduk sebahagian kita umat Islam di Malaysia. Tatkala umat Islam di seluruh dunia diasak bertubi-tubi dengan pelbagai tuduhan dan prejudis agama, sebilangan umat Islam di negara kita mengambil kesempatan untuk mengumpul sokongan politik dengan mempersoalkan pendekatan Hadhari. Golongan partisan inilah yang meneguk di air yang keruh untuk membangkitkan soal titik- bengik semacam memperkecilkan pendekatan hadhari. Pada bahagian (3b) baris pertama MAMA membidas golongan sedemikian dengan menyatakan bila hati sudah tertutup, yang kemas dilihat kusut. Ia disusuli pula dengan baris kedua(3c) yang menyerlahkan sifat keperibadian sesetengah pemimpin kumpulan terbabit yang lebih gemar mengamalkan hasad dengki dan budaya hasut-menghasut dalam menuju cita-cita politik mereka. Akhirnya dalam (3d) dengan tegas MAMA meninggalkan peringatan tatkala hati sudah tertutup nescaya segala perbuatan dan langkah yang diambil akan mendatangkan ketidaktentuan dalam segala hal. Satu hal yang menarik dalam memerhatikan gurindam yang digunakan MAMA dalam ucapannya itu adalah berkenaan pemilihan unsur alam semula jadinya. Beliau terus tegar dalam menunjukkan minat dan kepekaan terhadap elemen alam semula jadi ciptaan illahi. Lihat sahaja pengamatan beliau dalam pemakaian diksi; awan, bunga, gunung, busut dan air jernih . Keupayaan beliau dalam menyerap alam semula jadi yang dipakai sebagai perlambangan ini bukan sahaja meninggalkan kesan keindahan pengucapan tetapi tempiasnya turut terkena indera dengar kita sebagai khalayak.
Menerusi gurindam (4a,4b,4c,4d) MAMA menggunakan frasa hari jumaat sebagai asas penekanan fikrahnya. Segmen ini penting dalam membina asas penghujahan MAMA dalam bahagian kedua ucapan beliau. Selanjutnya beliau telah menyentuh mengenai ciri-ciri ulul albab. Iaitu dalam mengutamakan syura dengan melihat kepada nilai-nilai Awlawiyat. Pada segmen kedua beliau cuba menggambarkan mengutamakan yang lebih utama, yakni isu yang menekankan kepentingan musyawarah sebagaimana yang diperjuangkan oleh Yang Berhormat Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi. Keseluruhan gurindam yang diucapkan beliau dapat diperlihatkan menerusi petikan berikut:
(4a) Hari jumaat mohon kepada Allah
Dengan musyawarah perjuangan kita terarah
(4b) Hari jumaat mohon maghfirah
Dengan musyawarah keputusan kita beroleh berakah
(4c) Hari jumaat mohon inanyah
Dengan musyawarah kekuatan dikurnia allah
(4d) Hari jumaat mohon hidayah
Dengan musyawarah kesejahteraan menaungi ummah
Penutup
Secara keseluruhan, gurindam yang dipraktiskan dalam ucapan MAMA memperlihatkan satu usaha untuk keluar daripada skema lingkaran stereotaip para pembahas. Jika diperhalusi ucapan para pembahas lain yang rata-rata cenderung mengguna serta menyelitkan pantun-pantun dalam ucapan mereka tetapi kehadiran MAMA dengan gurindamnya memberikan impak yang cukup besar. Malah media massa di Malaysia memberikan perhatian dan ulasan yang panjang lebar menyentuh penglibatan MAMA dalam ucapannya semasa membahaskan usul agama tersebut. Salah satu laporan berkenaan dapat diikuti seperti berikut sebagaimana yang dicatatkan dalam akhbar Utusan Malaysia 17 November 2006: “Perbahasan usul agama dan sosial wakil UMNO Sabah YB Hj Mohd Ariffin Mohd Arif begitu mencuri perhatian perwakilan apabila ia disampaikan menerusi gurindam, pantun dan nasihat yang begitu mencuit hati khalayak”.
Barangkali juga bentuk pemakaian gurindam ini memberikan kesegaran dan nafas baru, setelah khalayak pendengar sudah terlalu jemu dihidangkan dengan penggunaan pantun. Adalah diharapkan pada masa akan datang MAMA akan tampil dengan pendekatan baru selain gurindam. Kesempatan tersebut mungkin digunakan untuk menyelinap masuk dalam memakai teromba, sundait, seloka dan lagu-lagu tradisi rakyat Sabah. Oleh sebab, rupa-rupanya masih ada ahli politik yang masih cintakan warisan tradisi leluhur mereka walaupun sebahagaian besar warga bangsa Melayu hari ini memilih untuk menjadi lebih barat daripada bangsa Eropah sendiri!
Langgan:
Catatan (Atom)
















